Sosok anak kecil itu menghilang dari pandanganku...
Namaku Alifia,seorang gadis berumur 17 tahun. Aku tinggal di sebuah desa yang kental dengan misterinya. Banyak sekali cerita horor yang yang sering dibicarakan warga. Salah satunya anak kecil penunggu gardu.
Sebuah gardu terletak disalah satu sudut pertigaan jalan, gardu yang sudah cukup lama, memperlihatkan kondisi gardu yang kotor, belum lagi kondisi jalan yang sedikit gelap hanya ada lampu teras rumah warga yang menyinari.
Dari aku kecil memang sudah banyak cerita cerita horor yang sering dibicarakan masyarakat, dari mulai anak kecil penunggu gardu, hantu penunggu WC sekolah, kepala harimau, dan masih banyak lagi.
Saat adzan Maghrib aku bergegas berwudhu dan keluar rumah menuju mushola, mushola cukup dekat dengan rumah, hanya saja aku akan melewati titik-titik dimana ada cerita yg sering dibicarakan masyarakat.
Aku berjalan sedikit terburu-buru, supaya lebih cepat sampai di mushola,juga dengan perasaan sedikit takut.
Sampai lah aku di mushola mengikuti sholat magrib berjamaah, saat para jamaah berdzikir sesuai sholat, aku memutuskan untuk pulang terlebih dahulu. Kondisi jalan yang gelap dan sepi membuat ku untuk berjalan sedikit lebih cepat. Saat berjalan aku melihat sekelebat bayangan anak kecil memakai baju putih dan berambut panjang sedang duduk didalam gardu, aku menghentikan langkahku. Aku terdiam dan berfikir mana mungkin ada anak kecil malam malam duduk sendiri didalam gardu, gumamku..
Aku memastikan kembali anak kecil itu, ku arahkan mataku ke tempat dimana dia duduk, alangkah terkejutnya diriku. Anak kecil itu berada tepat disampingku, aku mematung, tubuhku tak bisa digerakkan tak lama kemudian terdengar suara lolongan anjing dan gerimis pun turun. Anak kecil itu tak miliki muka, rata. Anak kecil muka rata yang aku lihat. Aku berdoa dalam hati, aku membaca surah surah Al-Quran yang aku tau, tak berselang lama tubuhku bisa digerakkan kembali, aku menoleh ke arah gardu yang kulihat hanya keadaan kotor dan gelap. Yaa sosok anak kecil itu sudah menghilang.
Buru buru aku berjalan untuk sampai kerumah, aku tak berani menceritakan kejadian tadi kepada ibu, aku takut jika nanti hantu anak kecil itu menampakkan diri kembali didepan ku.