Aku selalu tertarik pada langit malam sejak kecil. Rasanya seperti berada di dimensi lain, dikelilingi oleh banyaknya bintang cerah yang bersinar dalam kosongnya malam.
Terlebih lagi saat aku memandang angkasa, kelap-kelip dari gemintang itu membuatku merasa penasaran. Kenapa bintang itu selalu berada di tempat yang berbeda tiap kali aku melihatnya.
Kemudian, tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Tak disangka saat ini aku telah berada di bangku SMP dan masih tetap menyukai bintang.
"Andromeda, Vega, Sirus, Rigel," gumam ku saat melihat ke angkasa dengan teleskopku.
Nama-nama itu cukup cantik, sama seperti pemiliknya. Bercahaya dengan indahnya menghiasi lukisan kanvas hitam. Karena mempesonanya gugusan bintang itu, membuatku semakin penasaran.
Apakah benar jika tiap bintang itu merupakan arwah seseorang yang telah meninggal dan mengamati bumi? Lalu benarkah ketika ada bintang jatuh itu permohonan yang di doakan akan terkabul? Banyak hal yang ingin ku ketahui tentang benda-benda angkasa, terutama bintang.
Ketika aku bertanya kepada orang tua atau guru, mengenai mitos tersebut. Mereka hanya tertawa kemudian menjelaskan mengenai benda-benda angkasa dengan rinci padaku. Membuat ku paham akan semesta yang diciptakan.
Setelah mendengar itu, ternyata pemikiran ku benar. Jika ucapan ku itu hanyalah mitos belaka, tapi aku tidak menyesal menanyakan hal itu.
Aku justru senang. Karena begitu eloknya angkasa sampai-sampai ada yang membuat mitos cantik seperti hal tersebut.
Ternyata alam memanglah luar biasa, banyak hal di luar sana yang belum aku ketahui. Berharap suatu saat nanti aku kan pergi mencari banyaknya bintang kemudian memberinya nama.
-Tamat.