Jatuh Cinta
Kisah ini bermula saat aku di SD, aku mempunyai lima sahabat yang setia menemaniku dikala sedih dan senang. Aku bersahabat dengan mereka sejak masuk SD sampai SMP. Kami selalu bersama disetiap waktu, merekalah yang dapat menghiburku dikala aku sedih.
Saat SMP, aku dan kelima sahabatku sudah mulai banyak perubahan. Tidak hanya penampilan, kami juga mulai merasakan suatu getaran. Getaran yang membuat kami selalu salah tingkah dengan lawan jenis. yap, apalagi kalau bukan cinta? Satu kata yang penuh dengan makna itu membuat hari-hari kami penuh dengan cerita. Kami saling berbagi cerita tentang lelaki yang kami kagumi secara diam diam. Aku mengagumi seorang lelaki yang saat itu tak aku tahu bagaimana perasaannya terhadapku. Namun aku tetap bertahan dan menunggu hingga ia tahu tentang perasaanku yang sebenarnya kepadaku.
Berbulan-bulan masa putih biru kami lewati. Kami semakin mengerti apa itu cinta dan bagaimana menanggapinya. Terkadang cinta juga membuatku gelisah karena perasaan yang campur aduk antara senang, sedih, dan cemburu. Rasa itu hanya bisa aku pendam hingga aku duduk di bangku SMP kelas IX. Sepertinya kali ini lelaki. itu bisa merespon isi hatiku, lelaki itu mulai mendekatiku hingga kami berpacaran. Ada sedikit rasa penyesalan dihatiku karena kejadian ini tidak terjadi sejak dahulu. Berbulan-bulan kami lewati. hubungan ini harus kami akhiri cukup sampai disini karena orang tua lelaki itu telah menjodohkannya dengan wanita yang mereka pilih.
Betapa hancur perasaanku setelah mengetahui semua itu. Aku tak bisa begitu saja melepasnya karena rasa sayang yang masih melekat dihatiku padanya. Aku tak bisa melupakannya meskipun kini aku telah menemukan penggantinya. Kenangan itu tak akan ku lupakan hingga nafasku terhenti, dan aku akan belajar mencintai. orang yang mencintaiku saat ini.
"Citra's work"