Dimalam hari yang dingin dan cerah,aku kembali membuka semua buku-buku dan kenangan masa SMPku yang akan segera kutinggalkan di kampung halaman ini. Aku menyisiri rak buku yang sudah usang, dan meja belajar yang selalu menemani ku saat menempuh pendidikan SMP kemarin. Aku meningangat lagi saat aku khusuk belajar sebelum ulangan atau ujian, mengerjakan tugas saat udah mau deadline. Tidak terasa tiga tahun sudah berlalu kini saatnya aku akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, yaitu SMA. Aku akan meninggalkan kampung halaman ku dan merantau ke kota demi untuk mendapatkan pendidikan tersebut. Tiga hari lagi aku akan berangkat, sedih sekali rasanya harus meninggalkan semua kenangan indah yang pernah dilalui bersama keluarga, teman, dan semua kerabat yang ada di kampung ini. Itu harus aku lakukan demi mendapatkan pendidikan yang terbaik, dan agak aku bisa dan mudah mendapatkan akses untuk menggapai cita-cita ku.
Malam sudah menunjukkan jam 9:30 waktu nya untuk tidur, aku merapikan lagi buku-buku yang masih berantakan dan merangkak ke tempat tidur, lalu terlelap.
Aku terbangun karena sinar matahari mengenai wajahku dan oowwww silau sekali ternyata sudah pagi. Aku bergegas bangun dan keluar kamar, menuju dapur ternyata disana sudah ada mama "tumben siang amat bangunnya?" Tanya mama kepadaku, aku tidak menjawab karena belum terlalu sadar. Mama sudah memasak nasi goreng kesukaan ku, lalu ayah datang dan bilang "nanti kamu ingat-ingat lagi barang apa aja yang mau kamu bawa ya" aku cuma mengangguk karena gak sanggup untuk membuka mulut. oh ya kenalin nama ku Kanaya Andini, aku anak tunggal, dan kami sekeluarga tinggal disebuah desa yang lumayan terpencil tapi syahdu. Ayahku seorang guru SMP sekaligus SD karena ayahku udah PNS, dan ibuku seorang ibu rumah tangga yang membuka warung didepan rumah.
Ayah sudah mau berangkat ke sekolah dengan sepeda motor nya, aku melambaikan tangan kepada ayah yang sudah menyalakan motornya dan berlalu pergi. Lalu kegiatan pagiku diawali dengan sarapan lalu bantu ibu cuci piring dan ngepel lantai. Yesss bantu ibu udah beress tinggal melihat dan mengingat apa lagi yang mau dibawa nanti ke rumah tanteku di kota.