"Bunda belum pulang", tanya Dinda dengan terbata.
Ya Dinda gadis cantik berkebutuhan khusus,celebral palsy satu satu nya anak didik ku yang memanggil bunda.
"Belum sayang,bunda masih menunggu temen yang lain yang belum di jemput", jawab ku dengan pelan dan penekanan.
Setelah satu jam berlalu, hanya Dinda yang belum di jemput, entah siapa yang biasa menjemput nya karena aku baru masuk lagi setelah beberapa minggu cuti.
"Dinda belum juga di jemput sayang", gadis itu hanya diam menunduk.
"Belum Bun mungkin papa masih di tempat kerja", jawabannya.
"Ya sudah Dinda sama bunda ya, jangan kemana mana", sambil menuntun duduk di samping ku.
Niat awal pengen langsung pulang kerumah ibu, tapi ya masih ada anak anak yang belum dijemput orang tuanya, padahal pihak sekolah selalu memberi info kepulangan anak anak entah itu lebih cepat atau pun terlambat.
Sudah hampir jam 5 nyatanya ayah Dinda belum datang juga untuk menjemput, akhirnya aku tanyakan lagi Dinda.
"Dinda selain papa ada gak yang jemput kamu sekolah", dengan perlahan ku tanya lagi.
"Mama dinda ada tidak di rumah?", sambil menautkan rambutnya ke belakang telinga.
Gadis itu hanya menunduk, kemudian menatap ku dengan mata mengembun.
"Mama pergi ninggalin Dinda dan papa"sambil menautkan jari nya
Sejenak aku tertegun, "Mama sudah meninggal?", tanya ku kemudian dijawab dengan gelengan kepala.
Aku hanya berpikir sendiri, ataukah mungkin Mama nya pergi karena keadaan dinda?....ya Allah miris sekali anak itu.
Tak lama kemudian datang laki laki dengan berlari kecil.
"Maafin papa ya nak, terlambat jemput kamu", sambil memeluk Dinda.
"Oh ini ayah nya rupanya"batin ku.
Laki laki manis dengan dimpel di pipinya, tinggi tegap di depan ku tersenyum sambil sedikit menundukkan kepalanya.
"Ahh...Adam Jordan", batinku... jadi teringat artis sinetron tahun 90 an.
"Maaf Bu saya telat jemput anak saya, ban motor mendadak bocor", ucapnya.
"Gak papa Pak, tapi lain kali kalau telat harus ngabarin Pak, kasian putrinya menunggu lama", sambil berdiri.
"Salam kenal Bu, saya papa nya dinda"sambil mengulurkan tangan"Elang"ucapnya lagi.
"Saya Ratri Pak, Ningratri, guru pendamping anak anak disini"sambil bersalaman.
"ya sudah karena Dinda sudah di jemput, saya pamit duluan pulang pak", kemudian kembali ke kantor mengambil tas dan sedikit berkas.
Hari hampir Maghrib, tapi aku belum dapat angkot juga, awalnya buru buru pulang ingin ke rumah Ibu hari ini mumpung besok weekend.
Ku buka hp,"duh sial apk ojolku udah ku hapus", ngomong sendiri sambil men secroll nope di apk hijau,dan kutekan salah satu nope, gak lama kemudian.
( jemput aku di jalan utama deket kost)
...............
(jangan pake lama takut di culik mba hehehe)
...........
Diseberang sana jawab tele pon ku sambil ngomel-ngomel, karena aku suka dadakan ngabarin nya.Ya mana aku tau mau pulang ke sorean, aku hanya kasian takut terjadi apa apa sama anak anak istimewa ku karena orang tua nya terlambat menjemput.
Tak lama kemudian Adek ku datang sambil ngoceh sambil nyerahin helm.
"kenapa sih sukanya dadakan kayak tahu bulat ngasih tau nya... untung aku di rumah", omelnya.
"mbak gak tau kalau mau pulang ke sorean, nunggu anak anak yang belum di jemput, sambil duduk dibelakangnya.
"ini mau pulang kemana? ke Ibu apa rumahku",sambil nyalain motornya.
"pulang ke ibu, aku udah bilang pasti beliau dah nunggu dah mau malem ini",ujarku.
Dan disepanjang jalan sambil bercerita adekku juga ngasih sedikit nasehat, wajar sih mungkin rasa kekhawatiran Adek laki laki satu satunya,dia bilang untung istrinya sudah pulang dari RS tempat kerjanya, jadi anak anak ada yang jagain karena pengasuh nya sudah pulang.
Sampai tempat Ibu, aku liat ibu berdiri di pintu gerbang, nunggu aku ternyata yang belum sampai rumah padahal hampir malam.
Adekk langsung pamit pulang,dia bilang ke ibu ijin ke istri nya gak lama cuma nganterin aku pulang,dan aku masuk lewat pintu belakang.
"Bu aku bersih bersih dulu ya, mandi terus Maghrib an, ceramahnya nanti dulu ya love you" sambil cium jauh
Ibu hanya menggeleng kan kepala nya sambil ngeliat kelakuan absurd aku.
Setelah menjalani rutinitas malam, makan malam dan menemani ibu ngobrol akhirnya aku pamit istirahat dulu.
"Bu aku istirahat dulu ya", sambil peluk dan mencium nya
"istirahat yang bener jangan main hp terus inget kesehatan mu"sambil mengelus rambut ku
"jangan banyak pikiran, anak anak sudah ada yang jaga,doa kan saja mereka baik baik saja dan sehat semuanya"kata ibu sambil berlalu kembali ke kamar nya.
Aku masuk kamar, sambil rebahan berselancar di dunia ha lu, buka apk toon bersaudara sambil chit chat di grup chat yang aku ikuti.
Sambil menunggu private chat dari dia yang selama ini menemani hari ku, sambil ngobrol apa saja, orang yang selalu sabar mendengar semua ocehan dan keluh kesah ku, yang selalu mengingatkan ku untuk selalu bersabar bersyukur dan berserah pada Sang Pencipta.
Klik.... terdengar notif dari apk hijau, tertera nomor yang tidak aku ketahui, aku biarkan saja.klik...notif lagi akhirnya aku buka pesan nya.
"malam Bu.... aku Elang papa nya dinda", ohh iya aku ingat,dari mana dia tahu nope ku... aku berpikir positif aja lah mungkin dari grup chat sekolah.
"iya Pak ada apa"jawab ku sambil duduk.
"mau ngucapin terima kasih Bu... tadi ibu sudah menemani anak saya", bukan nya udah bilang terimakasih ya tadi sore batinku.
"iya Pak sama sama, sudah kewajiban saya juga nemenin mereka sampai ada yang menjemput"ujarku
"maaf sebelumnya Bu, kalau nanti nya merepotkan ibu, cuma saya mau bilang untuk kedepannya kalau seandainya saya belum datang tolong nitip putri saya ya Bu"
"insya Allah pak Seandainya saya bisa dan saya disekolah, pasti saya temenin" jawabku dan langsung bertanya.
"kalau boleh tau ibunya gak bisa jemput atau gimana, kalau gak kan bisa minta tolong orang yang di percaya untuk menjemput Pak, kasian anak nya kalau selalu telat jemput", panjang lebar aku chat nya biar lah gak papa.
"maaf Bu saya single parent, sudah lama berpisah dengan mama nya putri setelah tau keadaannya"
Hadeh si bapak malah curhat lagi, nyesek juga ada ibu yang tega sama anak nya, biasa nya sosok ibu yang paling menerima apapun keadaan anak nya.
"bisa Bu....",eh si bapak masih nunggu jawaban rupanya.
"ya Bapak semoga bisa, ya sudah pak saya mau istirahat dulu ya pak maaf dan terima kasih" jawab ku mengakhiri percakapan di apk hijau.
Aku kembali ke apk toon, ternyata ada chat.
"tidur??"pc nya
"belum...mau lanjut baca"jawab ku.
Yang niat nya baca ternyata aku ketiduran, lelah juga mempengaruhi, tapi bener hari ini bener bener sangat lelah, lelah badan dan pikiran.... ditambah lelah hati, aku terbangun di sepertiga malam berpasrah diri dengan hidup ku kedepan selanjutnya semoga dengan kabar yang baik.