Yogi tidak tahu apa itu perceraian, yang jelas mungkin dia akan hidup lebih baik lagi hari ini. Yogi di bawa ke sebuah rumah yang sangat amat besar. Tante itu memandang ke arah Yogi dari tatapan matanya sudah mengatakan jika tante hidup seorang diri.
" Tan! " Yogi ingin bertanya pada tante baik yang menolong nya namun tampaknya tante itu masih sibuk mengeluarkan barang-barang dari mobil.
" Ada apa sayang.... " Jawab tante itu dengan senyuman di ujung bibirnya.
" Rumah tante sangat bagus. " Tante itu tersent ke arah Yogi. Melirik ke rumah yang sangat besar, namu sayang dia bahkan tidak mendapat kebahagiaan di rumah sebesar ini, suaminya lebih memilih meninggal kan dirinya, lebih memilih bersama dengan wanita lain yang bisa memberikan dirinya keturunan.
Sedangkan dirinya harus diam dan mengalah, menjalani hidup seorang diri. Entah apa yang terjadi jika dia hanya hidup seorang diri di tempat seperti ini?
" hah! Rumah memang sangat besar, namun sangat sunyi, tidak ada lagi kebahagiaan yang tante akan dapatkan di rumah ini, eh tapi bukan kah sekarang ada kamu ya? " Tante itu tersenyum dan mengajak Yogi untuk masuk ke dalam rumahnya. Sangat amat indah dan bahkan luas. Entah sampai kapan bisa melihat betapa luasnya rumah tante ini.
" tante besok akan mendaftarkan kamu untuk bersekolah. " Yogi terkejut mendengar ucapan tante itu bukan kah dia adalah orang yang menolong mengapa tante sangat lah baik padanya?
"tapi, apakah tante tidak takut jika aku ini adalah orang yang jahat? " wanita itu menggeleng pelan dia sudah tahu dari lama dan tahu dari orang orang jika anak ini setelah si tinggal ibu dan di tinggal ayahnya hidup seorang diri memang ada ibu namun ibu tiri nya sangat amat jahat padanya. Bahkan untuk sekolah saja anak ini harus mencari cari barang barang yang tidak di gunakan, ya untung menyambung hidupnya.
Dan pernah sekali wanita ini mendengar tangisan anak ini, sangat keras entah karena apa? Mungkin anak ini di siksa oleh ibu tirinya. Dan mungin Tuhan menakdirkan jika anak ini akan menjadi anaknya.
" Sekolah tante tapi.... "
" Sudah, jangan menolak, tante akan memberikan kamu pendidikan yang layak, dan tante akan mengangkat dirimu menjadi anak tante, ya tante juga sudah cukup tua untuk memiliki anak dan walaupun tante tidak ada anak yang jelas tante masih memiliki mu. " Yogi tersenyum bahagia mendengar ucapan wanita yang bahkan tidak dia kenali. Entah lah rasanya sangat lah berbeda mana kalau tante mengatakan hal seperti itu padanya.
Yogi mendapatkan pendidikan yang layak dan sekarang dia sudah duduk di kelas 1 SMA. Selama tiga tahun ini dia hidup bersama dengan mama angkatnya. sangat baik dengan dirinya memberi apa pun yang bahkan tidak ia inginkan mungkin rasanya ini di perhatikan oleh seorang ibu.