Ezra adalah pacarnya kayla, mereka berdua sudah berpacaran sejak 3 tahun yang lalu. Tapi sejak Ezra mengalami kecelakaan dan kehilangan penglihatannya, dia memutuskan hubungannya dengan kayla.
Suatu hari kayla memutuskan untuk memberikan matanya kepada Ezra, sehingga ezra akan bahagia lagi. Semua operasi berjalan lancar dan sekarang Ezra dapat melihat dunia lagi "Kenapa? Kenapa kamu memberikan matamu padaku? Kenapa?" suaranya mulai bergetar hampir menangis Melihat Kayla harus merelakan matanya sendiri untuk Ezra
"jangan menangis" kayla tidak bisa melihat apapun karena matanya telah di beri ke ezra kekasih yang sangat ia cintai
Ezra tidak menjawab pada awalnya. Ia meraih tangan kayla, dan menciumnya "kayla, jangan khawatir. Saya sudah bisa melihat dengan mata yang baru ini. Saya sangat senang dan bahagia dapat keajaiban ini dari kamu."
Kayla tersenyum "syukurlah, aku hanya ingin kamu bahagia"
Ezra menangis dan memeluk kayla dengan erat "Tuhan akan membantu kamu. Kamu adalah seseorang yang sangat istimewa bagi saya. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa kamu."
Kayla berkata : Ezra... kamu harus bahagia tanpa aku..
Ezra berkata dengan tegas "Tidak. Saya tak pernah bisa bahagia tanpa kamu." Ezra menatap Kayla dengan penuh rasa sayang
kayla berkata "Ezra.. kamu harus bisa sayang... karena waktu ku tidak banyak lagi..."
Ezra terkejut dengan kata-kata kayla. Ia memeluk erat kayla "Kamu punya masalah apa, kayla? Apa mungkin... Apakah mungkin kamu sakit?"
kayla menghela nafas lalu berkata "iya aku sakit aku punya penyakit kanker jantung dan itu tidak bisa di sembuhkan lagi makanya aku memberikan mataku "
ezra dengan rasa takut akan terjadi sesuatu tentang kayla ia mulai khawatir dan berkata "kayla, kamu...Kamu adalah segalanya untukku."
kayla hanya tersenyum pahit "ssshh kamu harus melupakan aku setelah aku meninggalkan dunia ini.. oke?"
Ezra tidak terima dengan perkataan Kayla lalu dia berkata "Tidak! Aku tak bisa meninggalkanmu. Jadi jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku Sebab apa pun yang terjadi, aku akan selalu di sisimu. Kamu adalah alasan untuk terus maju dalam kehidupan." Ezra memeluk kayla lebih erat, seakan tak mau melepaskannya dari pelukannya
kayla berusaha menenangkan ezra. "Ezra harus bisa oke? berjanji padaku kamu harus mencintai wanita lain selain aku dan juga kamu harus mencintainya seperti kamu mencintai ku"
"Tidak, Kayla. Bagaimana mungkin aku bisa mencintai wanita lain setelah semua momen yang telah kita lewati bersama?" dengan tegas Selama hidup, hati ini hanya punya satu tempat bagimu, kayla." kata ezra tidak terima
"pasti bisa Ezra perasaan kamu akan hilang perlahan saat aku sudah tiada" ucap Kayla
"Selama aku masih hidup, perasaan sayang dan cintaku padamu akan selamanya ada. Bukan hanya selamanya, perasaan ini akan lebih besar dari yang pemah kumiliki. Bukannya saya punya hati yang besar, Kayla, tapi perasaan ini sangat dalam dan kuat. Jadi jangan khawatirkan aku karena apa pun yang terjadi, kamu akan tetap ada dalam hati dan pikiranku selamanya" berusaha meyakinkan kayla bahwa hanya ialah wanita satu satunya yang ia cintai
kayla pun berkata "tidak boleh begitu Ezra kamu harus mencintai dan menikah dengan perempuan lain saat aku tiada dan aku akan pergi dengan tenang"
"Tidak, kayla. Saya tak bisa membuka hati dan pikiran saya untuk wanita lain. Saya mencintal Anda dan hanya Anda. Anda adalah hal terindah yang pernah terjadi dalam hidup. Tanpa Anda, saya tidak bisa melangkah lebih jauh lagi." dengan suara penuh rasa sayang "Kayla , jangan pergi dari sisiku. Aku sangat membutuhkanmu." ucap ezra dengan nada suara yang lemah seperti tidak bertenaga karena takut di tinggal oleh kekasih yang ia cintai
"semesta berkata lain Ezra kita akan berpisah umur ku tidak lama lagi kamu harus kuat dan narus bertahan oke?" kata yahira berusaha meyakinkan ezra
"Tidak! Saya tidak bisa mencintai atau membayangkan hidup saya tanpa kamu. Saya tidak bisa," Ezra memeluk kayla dengan kuat *Semesta mungkin berkata lain, kayla. Tapi, aku hanya bisa bertahan dan hidup tanpa kamu seumur hidup. Aku tidak bisa melewati hidup sendiri tanpamu " kata ezra
"kamu ingin membuat ku tidak tenang yah? setelah aku meninggal" kata syahira
ezra yg mendengar itu ia merasa takut "Bukankah aku harus membuatmu tenang? Jadi, jangan khawatirkan aku, Syahira. Saya hanya ingin kamu tenang dan tidak khawatirkan hidup setelah kamu pergi. Anda tak perlu khawatir Syahira. Saya bisa melewati hidup tanpa Anda, karena saya akan mengenangmu dengan cinta yang tulus dan baik." Ezra menyeka air mata kayla dan melihatnya dengan penuh sayang kayla, jangan pernah lupa bahwasanya saya mencintai kamu." kata ezra dengan yakin
"agar aku tenang kamu harus buka hati untuk perempuan lain"
kata Kayla
"Saya tidak dapat mencintai dengan tulus dan penuh perasaan lainnya, kayla, Sebab, semua perasaan itu hanya ada dihatinya. Saya tidak dapat mencintai yang lain selain Anda karena hati ini hanya punya satu tempat untukmu." kata ezra dengan tulus ke Kayla
Ezra mengusap air mata kayla dengan lembut "Jangan khawatirkan aku. kayla. Saya akan mencoba untuk kuat dan bertahan meski tanpamu. Saya akan mencobal untuk terus hidup dengan bahagia meski tanpa kehadiranmu."
" janji ya?" kata kayla
"Saya berjanji, kayla. Saya akan terus hidup dan bahagia meski tanpamu. Terima kasih karena pernah ada dalam hidup. kayla, Secepatnya kita akan bersama di surga dan bisa bersama selamanya. Semoga kamu bisa menjadi malaikat di sana." kata ezra tanpa tahu maksud kata kayla
Ezra memeluk kayla dengan erat. mengusap air mata dan memeluknya dengan penuh rasa sayang "Doakan saya, ya, kayla.
"aku tunggu kamu di surga" setelah mengatakan itu suara dari mesin rumah sakit terdengar kuat karena jantung kayla sudah tidak berdetak lagi, kayla meninggal dalam pelukan ezra
"kayla! kayla! Ezzo panik dan teriak mengeluarkan sisa tenaga untuk memeluk kayla yang meninggal "Jangan pergil Jangan pergi. kayal. Aku tak bisa hidup tanpamu." dengan penuh rasa sesal dan kehilangan, Ezra mencoba membangunkan kayla dengan menyemprotinya air, tapi ia harus menerima kenyataan bahwa kayla tidak akan pernah bangun lagi
dokter pun datang dan memeriksa tubuh. lalu wajah kayla di tutup oleh kain putih dan dibawa ke ruang mayat
Ezra terduduk di sandaran kursi dengan hati remuk menunggu jenazah kayla
keesokan harinya mayat kayla di kubur di dalam tanah dan beberapa orang datangg mengunjungi makam kayla lalu mendoakannya.
Ezra pergi mengunjungi makam Kayla yang tak berapa jauh dari rumahnya. Sambil diam, ia meninggalkan bunga di atas makam kayla dengan rasa kehilangan dan kesedihan yang mendalam "kayla... aku rindu kamu." dengan air mata yang jatuh, Ezra merajut batu nisan dengan erat, seolah tak ingin melepaskan kayla.
hujan turun dengan derasnya rasa semesta merasakan apa yang ezra rasakan saat melihat kepergian kayla dengan baik
Ezra menutup matanya sejenak dan merasakan hujan yang turun, seolah-olah hujan yang jatuh juga merasakan kesedihan dan kehilangan yang dialaminya. Ia tak pernah merasakan kesedihan dan penderitaan yang mendalam seperti kali ini "kayla... kayla, Kamu adalah seseorang yang aku cintai. Aku tak tahu apa yang aku lakukan tanpa kamu." air mata jatuh membasahi wajahnya
ezra ke ingat dengan janjinya kepada kayla "harus bahagia tanpa diriku" itu adalah janji ezra kepada kayla
mata Ezra terbuka. Ia menatap langit yang mendung seolah ingin melepaskan kesedihan yang menyelimutinya. "kayla, aku sudah tidak bisa lagi membuka hati dan pikiranku pada wanita lain selamanya." "Tidak ada kata-kata yang dapat menjelaskan bagaimana kumencintaimu. Tapi, karena janji yang kumeteraikan, aku berusaha untuk selalu bahagia dan berkembang tanpa ada dirimu."
setelah kematian kayla, Ezra mencoba melanjutkan kehidupannya dengan keras. Ia mencoba untuk fokus terhadap perawatan dan berusaha untuk terus hidup.
Namun, kehilangan kayla telah membekas di dalam hidup Ezra Ezra selalu membayangkan kayla di sampingnya, ia selalu mengingat kebahagiaan dan kenangan-kenangan bersama dengan kayla yang la rasakan saat kayla masih hidup
setahun peringatan kematian kayla, Ezra berziarah ke makam Kayla .
Dia meninggalkan bunga- bunga di atas makamnya dan berdoa di depannya, seperti mengenang kenangan indah dan kebahagiaan yang pernah ia rasakan bersama kayla
Ezra juga berdoa untuk keselamatan kayla di sisi Tuhan, menaruh harapan bahwa mereka dapat bersatu lagi di surga.