Namaku tara umurku 15 tahun dan aku baru duduk di bangku SMA saat itu aku merasa bahwa aku diasingkan oleh teman temanku karna kebetulan aku adalah anak yang dari kecil di kampung dan bagasaku juga masi kental
aku selalu diejek dan di bicarakan oleh teman sekolah ku dari sana aku menjadi anak yang terutub dan pendiam. Aku selalu merasa sendiri bahkan aku tak punya teman sebangku saat itu aku merasa ingin menghilang dari dunia aku kerap menyalahkan diriku sering insecure
Melihat orang lain sangat bisa bergaul dan mempunyai teman yang sefrekuensi dan asyik melihat mereka tertawa dan berbincang membuatku iri, ingin menangis ketika aku sendiri an.
Satu ketika kami sedang ada peraktek nari disanaaku tidak punya kelompok tapi dikemudian hari aku di masukkan di salah satu kelompok temanku, aku merasa ini baik tapi aku salah saat itu bertepatan saat pelantikan eskulku aku hanya siberia latihan 3x di saat itu tapi aku tetap tidak bisa juga yang akhirnyaa aku keluar dari group itu.
Aku merasa sangat malu dan sangat diasingkan aku mulai negatif thingking kembali menyalahkan diriku yang tidak bisa bergaul dengan baik.
Dan tiba saatnya hari dimana kami mempresentasikan hasil tarian nya. Disana aku sangat ingin lari dan pergi kemudian aku melihat temanku sudah maju semua tinggal aku tidak
Kemudian guruku berkata kamu kenapa belum maju, kenapa tidak ada gorup aku beralasan kaalau aku sedang halangan jadi tidak bisa tapi guruku berkata itu malah bagus ketika halangan kelakuan ergerakan yang banyak katanya tapi aku mangelak dan pergi dari sana.
Jingga tiba Selesai pertunjukan teman temanku datang dan bertanya kamu gimana nanti ngak dapat nilai kalo ngak maju.disana aku sangat merasa ingin menangis dan tidak ingin disana tapi apa boleh buat belum saatnya pulang.
Begitulah setiap harinya selalu ada rasa sedih, pikiran negatif dan tidak percaya diri. Begitu kurasakan selama 2 tahun
Dan tiba saatnya aku naik ke kelas 3 SMA aku berada di kelas yang berbeda dari teman ku sebelumnya. Awalnya sama tidak ada yang mau berteman tapi akhirnyaa aku mempunyai teman
Tapi aku masi sering merasa sendiri dan terpuruk tapi aku masi beruntung bisa mempunyai teman
Suatu ketika kami sedang kelakuan praktek sebagai tugas terakhir untuk kelulusan aku mempunyai kelompok dan aku bisa mendapat nilai.
Oh iya sebelumnya ketika kami sedang ada pembagian kelompok aku selalu merasa pasti aku ngak punya teman lagi aku sudah merasa negagif dan mau menangis saja .
Sekarang aku sudah menjadi seorang mahasiswa di salah satu kampus swasta dan aku tidak mau mengulangi kesalahan yang sama sehingga aku mulai berbaur dan bergabung dengan orang orang.
Dan saat ini aku bergabung di salah satu UKM (unit kegiatan mahasiswa) dimana orang orang nya sangat terbuka dan baik kepadaku bisa mengerti keadaan ku ketika aku merasa sendiri dan lagi banyak masalah mereka ada dan mendukungku tapi sifatku belum seluruh ya
berubah
aku terkadang masi berfikiran negatif dan menyalahkan diri sendiri aku masi sering mengambil keputusan sendiri dan egois . Tapi aku aman mencoba untuk lebih baik lagi.