Saat aku pergi mengambil paket, sepertinya situs online sedang dalam gangguan.
Manajer memanggilku dan langsung bertanya, "Diana, kenapa kamu tidak memberitahuku kalau kamu tinggal bersama Pierce!"
"Begini, ya. Dia adalah pemilik rumah yang baik hati. Tidak ada apa-apa dalam hubungan kami."
Beberapa bulan kemudian, aku keluar diam-diam dari kamar Pierce.
Aku mengirim pesan ke manajer, "Aku ingin memberitahumu, hubunganku dengan Pierce tidaklah murni lagi."
1
Sebagai seorang aktris kecil yang sedang berusaha naik level di industri hiburan, tiba-tiba aku menjadi terkenal dalam sekejap.
"Seorang aktor terkenal dan aktris kelas tiga tinggal bersama. Bukan gosip, namun fakta nyata menyertakan foto sebagai bukti. Bukan penipuan."
Dalam video tersebut, hanya beberapa menit setelah aku mengambil paket dan naik ke atas, Pierce keluar tanpa pakai masker untuk membuang sampah.
Tunggu sebentar, aku pun melihat piyama merah mudaku, lalu melihat piyama biru dengan model yang sama yang Pierce kenakan di video.
Yang aneh adalah, para penggemar Pierce tidak menghujatku, malahan banyak mengirim pesan dukungan.
Kak Rora mengatakan bahwa dia belum bisa menghubungi Pierce dan timnya, dia memintaku untuk tidak panik dan mengeluarkan pernyataan setelah mereka berhasil dihubungi.
Pierce baru selesai syuting serial mata-mata. Setelah beberapa malam begadang, dia dan timnya pun kelelahan. Saat ini, dia mungkin sedang istirahat.
Aku mengirimkan pesan pendek dengan akun anonim ke akun media sosial terkenal yang mahir menulis berita, "Apa kamu tertarik dengan video yang menunjukkan Collin berpesta dan berkencan ria di klub malam? Berita ini eksklusif dan autentik!"
"Diterima! Harga tetap, kami beli dengan harga sepuluh juta."
29 menit 58 detik kemudian, telepon Collin yang tak henti-hentinya berdering seperti yang diprediksi.
"Diana, apa kamu tak merasa malu menggunakanku sebagai tameng? Katakanlah, kali ini berapa harga yang kamu bayar?"
"Tidak 'kok. Sejujurnya, harga jualmu belakangan ini tidak begitu bagus, video 30 detik hanya terjual dengan harga sepuluh juta. Aku ingat tahun lalu, video berdurasi 20 detik terjual dengan tiga puluh juta."
Dia adalah mantan kekasihku. Inilah saat yang tepat untuk menggunakannya sebagai tameng.
Manajer Collin terkenal tangguh di industri ini, tidak sampai dua puluh menit, berita tentang Collin bersenang-senang di klub malam dihapus dari tren topik, termasuk berita tentang aku dan Pierce yang turun dari peringkat sepuluh besar.
2
Pierce terbangun karena dering telepon, dia terlihat lelah saat berdiri di depan pintu rumahku.
"Maaf, aku tidak pernah menyangka bahwa ada wartawan yang mengikutiku dari lokasi syuting sampai ke rumah."
Aku dengan cepat menggelengkan kepala dan mengatakan bahwa tidak apa-apa.
Sebab, aku malah mendapatkan promosi gratis dan jumlah pengikut di media sosialku saya naik sebanyak seratus ribu.
Tapi ada satu hal yang tidak kupahami ....
"Penggemarmu memang aneh. Kalau Collin tertangkap bersama seorang aktris, mereka pasti akan langsung menghujat aktris itu. Tapi, kenapa para penggemarmu malah memanggilku 'Kakak Ipar'? Apa mereka tidak marah kalau kamu berpacaran?"
Pierce menggigit sepotong kue labu, mungkin karena terlalu panas, dia tersedak dan batuk ....
"Uh! Aku tidak muda lagi, mereka selalu khawatir kalau aku akan kesepian sampai tua nanti."
3
Ada sebuah pembahasan yang mengumpulkan bukti kesamaan pakaianku dan Pierce sebagai bukti atas gosip yang menerpa kami.
Aku merasa bersalah, sebab kebanyakan pakaianku adalah pemberian dari Pierce.
Namun, jangan salah paham. Merek-merek pakaian ternama sering kali memberinya pakaian-pakaian dengan beberapa warna dan karena dia tidak bisa memakainya semua, dia memberikan beberapa helai kepadaku. Aku pun jadi bisa berhemat.
Aku hanya syuting beberapa tayangan saja dalam setahun dan aku bahkan hanya mendapat bayaran sekitar 4oo ribu per hari. Ditambah lagi, aku harus membiayai ayahku yang sudah tua, karena itu keadaan keuanganku cukup sulit.
Jadi, jika bisa menghemat, mengapa tidak? Aku juga banyak menjual pakaian-pakaian yang tidak dipakai oleh Pierce di platform jual beli online. Kami pun berbagi keuntungan, aku mendapatkan sedikit komisi.
"Diana, mereka memintamu menjadi pemeran utama dalam MV lagu baru Collin, aku sudah menerimanya untukmu."
Saat Kak Rora mengumumkan "kabar baik" ini kepadaku, aku pun sangat tercengang.
Aku langsung naik mobil Pierce dan menuju kantor, aku berjalan dengan kepala diangkat tinggi, seakan tak takut akan apa pun.
"Meski kamu mencoba untuk memblokirku pun, aku tidak akan pernah syuting MV denganmu."
Collin dengan santainya berkata, "Baiklah, sesuai dengan keinginanmu saja."
Lima menit kemudian, tim humas dengan cepat menulis pernyataan tentang aku yang vakum sementara dari industri ini.
Aku akan mengatakan ini dengan tegas. Jangan pernah berbisnis dengan mantan kekasihmu di perusahaan yang sama.
Jika mantan kekasihmu adalah pemegang saham perusahaan, dengarkan nasihatku, larilah sejauh mungkin.
Setelah Pierce mendiskusikan masalah tersebut bersama timnya, dia mengumumkan bahwa kami hanya teman biasa dan tetangga yang tinggal di gedung yang sama.
Ketika aku baru berjalan keluar dari perusahaan, tiba-tiba Collin muncul. Dia terlihat amat marah.
Dia mengeluarkan ponselnya dan memutar rekaman audio yang sedang trending di situs berita. "Collin seolah tampak sangat dingin dan tahan godaan. Tapi, sebenarnya, dia bukan orang seperti itu."
4
Collin dengan keras kepala mengikutiku pulang, dia khawatir kalau aku akan mengeluarkan kata-kata konyol di depan kamera dan merusak citra bisnisnya.
"Kamu masih menyukainya, bukan?" kata Pierce setelah masuk ke dalam mobil.
"Kak Pierce, aku dan Collin tidak akan pernah bersatu dalam hidup ini."
"Aku hanya tidak ingin kamu terluka lagi."
Aku tahu betul bahwa aku sedang minum racun untuk memadamkan dahagaku.
Sejak hubungan kami berakhir, sepertinya setiap kali kamu bertemu pasti selalu ada ketegangan.
Saat aku memasak makan malam untuk Collin, Pierce sengaja datang berkunjung.
Collin bersandar di pintu dapur dan dengan sinis berkata ....
"Kalian berdua sejak kapan begitu akrab? Dan kenapa dia tinggal di seberang rumahmu?"
"Tidak ada yang bisa kukatakan."
Collin tidak bisa menahan amarahnya lagi, "Pierce, jangan melewati batasanmu. Kalau tidak, aku akan memposting di media sosial bahwa kamu menyukaiku secara diam-diam dan terus mengusikku selama sepuluh tahun."
Pierce tetap tenang, ekspresinya tetap datar dan sulit untuk ditebak.
"Collin, sejujurnya kamulah yang harus tahu batasanmu sendiri."
5
Ketika aku sedang melakukan siaran langsung dan baru saja akan mengakhirinya ketika bel pintu berbunyi.
Itu Pierce.
Tanpa berpikir panjang, aku membuka pintu. Tapi begitu pintu terbuka, dia mendorongku masuk ke dalam rumah dan menciumku dengan mesra.
Aku bersandar di dinding, pikiranku kosong.
Suara Pierce sungguh penuh dengan daya tarik, "Kalau kamu tak mau dengannya, bagaimana denganku?"
Aku takut dan gemetar, aku pun menunjuk ke arah ponsel yang masih sedang melakukan siaran langsung di belakangnya. Aku pasrah.
"Pak pemilik rumah, sepertinya tidak pantas lagi bagimu untuk memungut biaya sewa dariku."
"Pierce, lepaskan dia!"
Collin yang muncul entah dari mana dengan mata yang membelalak terkejut membuatku juga terkejut hingga melongo-longo.
Siaran langsung masih berlanjut!
6
Satu detik kemudian, ketiga ponsel kami berdering bersamaan.
"Kembalilah segera ke perusahaan!"
Di dalam mobil, Collin dengan berapi-api menceritakan kepada manajernya tentang bagaimana Pierce menciumku.
"Dia melakukan seperti ini dan seperti itu. Baik posturnya maupun ekspresinya, semuanya sempurna seperti adegan ciuman klasik. Sayangnya, hal itu tidak direkam. Kalau tidak, adegan itu bisa dilihat dan dipelajari bersama oleh semua artis di perusahaan."
Aku menutupi wajahku pura-pura tidak mendengar apa-apa, tetapi tawa Pierce yang seolah tak bersalah membuatku tidak bisa berpura-pura.
Di media sosial, ada begitu banyak spekulasi tentang cinta segitiga di antara kami.
Ada yang mengira aku sedang berpacaran dengan mereka berdua secara bersamaan. Aku berkencan dengan Pierce pada hari ke Senin, Rabu, dan Jumat, lalu Collin pada hari ke Selasa, Kamis, dan Sabtu. Namun, akhirnya cara ini mengalami kegagalan.
Pierce yang lebih dewasa, meminta maaf lebih dulu.
"Aku sedari dulu sudah menyukai Diana, kali ini aku tidak bisa menahan diri dan menyebabkan masalah bagi perusahaan."
Collin lalu meninju Pierce. "Sahabat tidak boleh berkhianat, Pierce, apa kau memang seperti itu kepada sahabatmu?"
"Bukankah kita memang sudah menegaskan batasan itu delapan tahun yang lalu? Selain itu, kamu sudah mengakhiri hubunganmu dengannya. Kalau aku mengejarnya, ada masalah? Kalau ada masalah, jangan katakan apa pun. Kamu tidak berhak mengatakannya."
"Aku tidak berhak? Lalu kamu berhak? Baiklah, ayo bersaing secara adil. Kita akan lihat siapa yang akan dia pilih."
Collin mengatakannya sungguh-sungguh. Dia selalu seperti itu.
Dengan memanfaatkan rasa cintaku, dia bertindak seenaknya.
Aku tersenyum manis, "Tidak perlu bersaing, aku memilih dia."
Aku bersandar di bahu Pierce, dengan suara manja, aku berkata "Kak Pierce, aku lapar, aku ingin makan ubi panggang di depan gerbang sekolah."