#Cerita Cinta Namaku ria aku adalah seorang istri dari suami yang sangat bertangung jawab dan berkerja keras, untuk ku dan anak kami
Suami ku biasa berkerja lembur, saat pulang dia pun yangsung tidur seperti biasa rutinitas suamiku adalah, mengantarkan anak kami satu² yang bernama jelita berusia 8th untuk pergi kesekolah.
Suamiku adalah suami yang tidak romantis, tapi setiap hari dia akan mencium ku ketika hendak pergi kerja ataupun pulang kerja.
Suamiku dan aku jarang berbicara satu sama lain, saat kami berada di meja makan pun dia hanya sibuk dengan ponselnya begitu pun aku sibuk dengan ponselku.
Tapi rumah tangga kami baik baik saja, aku bisa bermanja manja dengannya dan dia selalu memenuhi semua keinginan² ku.
Higaa suatu ketika suamiku yang bernama Dion ini sedang sakit, pencernaan nya sakit hingga dia harus dirawat dirumah saki tuangan ICU, saat aku merawatnya dan menemani hari harinya dirumah sakit.
Datang lah seorang teman wanitanya teman wanita yang belakangan ini aku kenal bernama maisya, teman suamiku sewaktu masih kuliah dulu.
Namun ada yang beda dari maisya saat aku melihatnya, wajahnya biasa biasa saja dan rupanya juga biasa biasa saja, tapi matanya memancarkan kehangatan, setiap kata² yang keluar kalimat yang keluar dari mulut maisy akan membuat seseorang jatuh cinta padanya.
Aku pun melihat kesuamiku yang sedang memandangi maisya dengan pendar² mata, yang tak pernah aku lihat, bahlan dia tidak pernah melihatku dengan padangan seperti itu.
Dan aku oun baru tau kalau suamiku dan maisya pernah bertemu 5bulan lalu, dalam sebah ikatan kerja dan aku pun mengingat ngingat 5bulan lalu, suamiku sangat baik Terhadapku, tidak jarang memberikan barang barang baru kepadaku.
Waktu pun berlalu maysa datang lagi untuk menjenguk suamiku siang itu saat aku sedang menyuapi suamiku, aku sangat kesal padanya karna dia tidak juga mau makan, maisya yang melihat pun mengisyaratkan untuk memberikan makan itu padanya, dan aku memberikanya begitu saja pada maisya.
Lalu maisya pun menyuapi suamiku, setiap suapan maisya suamiku memakaninya maisya pun menyuapi suamiku sampai makanan itu habis.
Hatiku sakit sekali lihat pemandangan ini, lebih sakit rasanya saat aku ingin bermanja dengan suamiku namun suamiku membelakangiku, dan rasa sakit ini lebih sakit rasanya saat suamiku lebih mementingkan ponselnya dari pada aku, rasa sakit hati ini lebih sakit rasanya dari pada aku melahirkan anak kami anak Dion suamiku itu, sakit rasanya melihat pandangan di depan mata ku sendiri suamiku disuampi wanita lain.
Tapi aku tidak punya alasan buat membenci maisya, maisya adalah wanita yang sangat baik, sering membawakan aku dn anaku makanan, Suatu ketika dia pernah menjenguki suamiku, bersama dengan anak dan suaminya, jadi aa alasanku untuk membencinya.
Suatu sore saat hujan rintik rintik aku pulang untuk melihat anaku jelita dirumah, jelita oun bilang pada ku mama jelita baru saja mendapatkan password laptop ayah dan jeleta melihat ayah sedang kirim kiriman email dengan tante maisya, mama mau baca dan aku oun mencoba melihat isi pesan yang dikirimkan suamiku pada maisya
Dear maisya
Maisya kau tau sudah berapa lama aku memendam rasa cinta kepadamu maisya, terimakasi telah hadir dihidup ku, aku tidak tau apa kah aku mencintai istri ku atau tidak yang jelas kalaupun aku mencintainya, itu karna dia adalah istriku, dan karena dia adalah ibu dari anaku kau tau maisya raga ku harta ku adalah milik istri ku tapi hati ku hanyalah milik mu maisya.
Hatiku hantur melihat isi chat email, itu air mata yang ku tahan pun meneres aku tidak menyangka suami yang ku angap bertanggung jawab, selama ini tidak pernah memiliki rasa cinta dihatinya untuk ku.
Tapi tidak apa aku sangat mencintai suamiku bahkan aku rela mempertaruhkan nyawaku untuk suamiku, aku sangat mencintai suamiku jadi aku membiarkan rasa cinta suamiku pada maisya akan tersimpan selamanya di hati suamiku
Tapi aku janji setelah ini aku akan merubah diriku untuk lebih memperhatikan suamiku, hari demi hari aku selalu berada di samping kasur suamiku, aku selalu menyuapi suamiku walaupun suamiku tidak mau makan makanan dari tangan ku aku akan terus berada disisi suamiku walaupun aku tau suamiku tidak mencintaiku.
1tahun belalu Hari demi hari rasa sakit ku ini kuluapkan, di dalam semuah surat yang bahkan tidak pernah kuberikan kepada siapa pun termasuk suamiku.
Suamiku pun kini sudah pulih, aku belajar memasak untuk suamiku supaya saat suamiku memakan makanan ini dia merasa masakan yang aku buat dengan cinta
Saat aku mengendarai motor malam itu hujan deras, aku pun pulang dwngan basah basah aku membawakan makanan untuk suami ku, saat itu aku melihat suamiku sangat kwatir pada ku ada pandangan mata yang tidk pernah aku liat sebelumnya dari suamiku saat dia memandangiku, pendar² cinta ntah lah apakah itu memang bernar pandangan cinta atau apa
Suatu sore ada beberapa orang duduk disebuah pemakaman yang Lain adalah Jelita, maisya dan suamiku.
Jelita pun memberikan sebuah pesan surat keada maisya, tante maisya ini surat yang selalu di tulis mama setiap harinya yang aku tidak tau apa isi suratnya maisya pun membaca surat dariku
Dear suamiku
Suamiku kau tau hari ini adalah hari ke 9th pernikahan kita jadi aku membuatkan mu makanan dengan belajar memasak dari bude sri agar kau merasa masakan ku dan jatuh cinta padaku saat aku ingin pulang hujanpun turun dan akupun pulang dengan berbasah basah aku melihat, kau begitu khawatir terhadapku dengan tatapan penih cinta apa kah benar kau mencintaiku, suamiku aku berharap begitu kau tau suamiku aku sangat mencintaimu jadi aku membiarkan kau menyimpan rasa cinta di dalam hatimu untuk maisya, entah kau membaca surat ini saat aku masih ada atau tidak tapi yang kuharap walaupun kau tidak memcintaiku, aku bisa menjadi istri terbaik buatmu
Maisya pun tidak sangup lagi menahan air matanya membaca surat dari Ria
Kau tau tante saat mama sedang ingin menjemputku pulang sekolah mama memarkirkan motor diseberang jalan, lalu melihat kearaku dengan senyum gembira sangkin gembira nya mama nyebrang tanpa melihat kiri kanan dan tiba tiba ada mobil yang menabrak Brukkk*** tubuh mama mu dengan sangat keras membuat mama ku terpental jauh, mamaku pun sempat melihat ku dengan tubuh yang gemetar, dan disitu juga mama ku menghembuskan napas terakhirnya tante ujar jelita menangis
Membuat maisya tidak bisa nerkata kata dan menangis mendengar cerita jelita, sebenar nya maisya ingin memberikan surat yang sudh dia print kepada ria surat yang berisi email dari Dion suami ria
Dear maisya
Terima kasih maisya, aku sudah bisa melupakan mu, kau tau maisya beberapa waktu ini istri sangkat perhatian pada ku dia selalu meluangkan lebih waktunya terhadapku, kau tau maisya sekarang aku sangat mencintai istri ku istri yang selama ini aku sia siakan dengan menyimpan mencintai untuk wanita lain, aku mencintai istriku bukan karna dia ibu dari anakku atau karna dia istri ku tapi memang dia memiliki ruang yang besar di hatiku aku sangat mencintai istriku maisya
Suarat yang tidak dapat dibaca oleh lagi oleh ria karna ria sudah tiada
Aku lah suami yang paling bodoh di dunia ini mencintai wanita lain, dan menyia²kan istri yang selama ini mencintaiku gumam Dion menangis memeluk lisan Ria
Ini lah sebuah penyesalan lelaki yang menyimpan rasa cinta pada wanita lain dan mengabaikan istrinya istri yang bahkan rela mempertaruhkan hidupnya demi suami nya penyesalan yang tidak akan memiliki ujung
Selesai