Setiap orang memiliki masa lalu, begitu juga dengan ku. masa lalu yang aku miliki begitu menjijikkan bagi ku, tapi aku tidak bisa dengan mudahnya melupakan itu semua. sudah bertahun-tahun aku tenggelam dalam lubang masa lalu yang aku buat dengan kebodohan diriku sendiri.
perkenalkan namaku Senja, aku berusia 27 Tahun. aku bekerja sebagai karyawan di perusahaan swasta. aku memiliki masa lalu kelam dalam hidupku. dan masa lalu itu masih terus terlintas di pikiranku dan aku terus berusaha bagaimana caranya agar bisa keluar dari bayang-bayang masa kelam.
10 tahun yang lalu saat senja masih dibangku SMA,ia memiliki seorang kekasih. hampir setiap saat mereka berangkat sekolah bersama, hingga mereka memiliki hubungan yang sangat baik sebagai sepasang kekasih.
senja memiliki sifat yang baik dan selalu berpikir positif terhadap orang lain. suatu hari saat senja bermain kerumah pacarnya, senja tidak menyangka akan terjadi sesuatunya hal padanya.
ya, hal yang menjadi kenangan pahit baginya. entah apa yang membuat senja mengikuti kemauan pacarnya untuk melakukan hubungan intim, senja yang saat itu tidak mengetahui maksud dari pacarnya, ia hanya mengikutinya saja.
senja berpikir, tidak apa-apa melakukan itu dengan pacarnya. toh, mereka bakalan nikah suatu saat nanti. pacarnya berjanji akan bertanggung jawab pada senja, tapi itu semua hanyalah ucapan palsu.
setelah 7 tahun berpacaran, senja di putuskan begitu saja oleh pacarnya. dengan alasan bahwa mereka sudah tidak cocok lagi.
hati senja hancur, pikirannya kacau seperti mendapat sambaran petir di siang hari. bagaimana bisa ia berkata putus begitu saja, tanpa memikirkan perasaan senja.
"kamu mau kita putus, mana janji kamu akan bertanggung jawab padaku". ucap senja dengan air mata yang berjatuhan.
"apa yang harus aku tanggung jawab, saat aku meniduri kamu, kamu itu sudah tidak perawan lagi". jawab pacarnya.
senja terkejut mendengar ucapan pacarnya itu, jelas-jelas senja hanya melakukan itu dengan pacarnya.
"jika aku dikasih kesempatan untuk membunuh, orang pertama yang aku bunuh itu adalah kamu". ucap senja dengan kesalnya. senja pergi ninggalin pacarnya yang tidak tau diri itu.
hari-hari senja lewati dengan kegelisahan dan ketakutan, ia merasa bodoh dan bersalah pada dirinya sendiri. senja merasa takut untuk memulai sebuah hubungan lagi, karena dirinya sudah tidak suci lagi.
sampai saat senja selesai kuliah, mantan pacarnya terus saja mengganggu senja, setiap kali senja mencoba dekat dengan pria lain, mantannya mencoba menghancurkan hubungan senja dengan memberitahukan bahwa senja sudah tidak perawan lagi.
hingga akhirnya lagi-lagi hubungan senja kandas, akibat ulah mantannya. senja tidak bisa berbuat apa pun, bahkan ia tidak berani menceritakan masalahnya pada orang lain karena merasa malu.
senja mengalami kesulitan setiap harinya, bahkan teman kuliahnya juga mengetahui bahwa senja sudah tidak perawan lagi, akibat ulah mantannya yang gila.
senja tidak pernah jahat ataupun membuat kesalaha pada mantannya,tapi selalu senja yang mengalami kesulitan setelah mereka putus.
beberapa bulan kemudian, senja bertemu seorang pria yang baik dan sayang padanya. pria itu mengetahui kisah kelam senja tapi masih mau menerima senja.
hari-hari senja lalui dengan bahagia, ia sedikit melupakan masalahnya dengan mantannya. senja bersyukur, Tuhan masih menyayanginya dan mengirimkannya pria yang baik.
tapi, lagi-lagi senja masuk ke dalam lubang yang sama. pria itu manfaatkan keadaan senja, hingga ia juga berhasil meniduri senja dengan alasan yang sama akan bertanggung jawab. kehidupan senja semakin hancur, kenapa ia harus terjerumus kedalam kesalahan yang sama.
"aku bodoh, kenapa aku melakukan ini lagi". keluh senja pada dirinya sendiri.
tapi lagi dan lagi, hubungan senja berakhir. pria itu memilih wanita lain sebagai istrinya. hati senja kembali terluka, kenapa jalan hidupnya tidak seindah orang lain.
senja sempat mengalami depresi, pikirannya kalut. ia takut jika keluarganya mengetahui semua kejadian yang menimpanya. akhirnya senja menyimpan semuanya sendiri. ia hanya bisa terlihat bahagia di depan orang lain, tapi menangis jika hanya sendiri.
senja mencari jalan keluar dengan menyibukkan dirinya bekerja dan terus bekerja. ia berpindah ke perusahaan satu ke perusahaan lainnya. bahkan ia terus berpindah-pindah kota.
hatinya semakin membaik, dan berusaha untuk melupakan dan bangkit dari masa lalunya. hingga sekarang senja takut untuk bertemu pria lain, takut jika pria itu tidak bisa menerima kekurangan pada dirinya.