LILY SI GADIS INDIGO PART 3 (end)
Hai ini aku lagi Lilyana Veronica,atau kalian biasa memanggil ku Lily ,kalian tau kan aku seorang gadis indigo ,yah aku sering menghadapi beberapa kasus,ada yang aku ceritakan disini ada juga yang tidak.
Oh ya hari ini adalah hari yang bahagia bagiku karena tiba-tiba saja Andrew menyatakan cintanya padaku,entah kenapa rasanya hatiku deg-degan saat dia bilang dia mencintaiku,
selama ini Andrew hanya mencoba mendekatiku tapi tak pernah menyatakan perasaan nya padaku dan entah dapat keberanian dari mana dia pun akhirnya mengungkapkan semua rasa sayangnya padaku.
Setelah Andrew mengungkapkan perasaan nya padaku,aku dan Andrew pun menjalin hubungan ya bisa di bilang kita ini pacaran.
Saat ini kita sedang duduk bersama di taman,Andrew juga menceritakan tentang hal-hal lucu yang pernah dialaminya padaku, sedangkan aku sendiri bercerita tentang sosok-sosok astral yang sering aku temui padanya,dia pun tak masalah dengan apapun yang aku ceritakan padanya.
Keesokan harinya sama seperti biasa aku ketemu dengan Andrew lagi,tapi anehnya aku sudah tak pernah melihat kak Kevin datang ke kampus beberapa hari ini, karena biasanya Andrew akan sibuk berdebat dengan nya saat bersama,tapi entah kenapa beberapa hari ini terlihat sepi tanpa kehadiran kak kevin.
Aku sering bertanya pada Andrew dimana kak Kevin berada,tapi Andrew mengatakan bahwa kak Kevin mungkin sibuk dengan urusan nya, setelah itu aku pun tak menanyakan apa-apa lagi.
"Oh ya kenapa kamu sekarang ga pernah berangkat bareng Sama kak Kevin?" Tanyaku padanya
"Dia sibuk ly,jadi aku berangkat sendiri" katanya padaku
Aku pun mengangguk mengerti,
Setelah beberapa hari akhirnya aku bertemu lagi dengan kak Kevin,aku ingin menyapa nya,tapi entah kenapa dia seperti menghindari ku dan diapun hanya diam saat aku menyapanya.
Aku tak mengerti ada apa dengan kak Kevin sebenarnya,dan juga saat aku ingin menanyakan nya pada Andrew, Andrew hari ini malah tak masuk ke kampus dan dia bahkan tak menghubungi ku sama sekali,ada apa sebenarnya dengan mereka,aku bertanya-tanya pada diriku sendiri.
Beberapa hari pun berlalu,kak Kevin masih diam seperti biasanya tak berbicara padaku sama sekali,Andrew juga masih sama tak bisa dihubungi,aku yang binggung pun nekat datang ke kelas kak Kevin dan bertanya apa yang terjadi, meskipun nanti dia mengabaikan ku aku tak perduli asalkan aku tau dimana pacarku berada.
Akupun berjalan dengan tergesa-gesa hingga sampailah aku di depan kelas kak Kevin.
"Kak,maaf boleh nanya sebentar?" Tanyaku pada kakak senior yang baru keluar kelas
"Iya nanya apa ya?" Ucapnya padaku
"Kak Kevin ada?" Tanyaku lagi
"Oh cari Kevin,ada kok tuh lagi ngelamun di dalam" ucapnya padaku dengan suara yang pelan,mungkin ia takut kak Kevin akan mendengar nya
"Emm gitu ya kak,oh ya aku boleh masuk gak?" Tanyaku meminta izin
"Masuk aja gapapa kok,lagian dosen juga udah keluar tadi" katanya lagi
"Ah iya kak,makasih ya" ucapku padanya
"Iya sama-sama " setelah itu kakak senior itupun berlalu pergi.
Dengan beberapa keberanian aku pun masuk ke kelas kak Kevin,dan aku melihat banyak gadis yang mendekati kak Kevin,meski kak Kevin mengabaikan mereka tapi mereka masih saja mencari perhatian padanya.
"Kak Kevin" sapaku padanya
Gadis-gadis yang sedang mencari perhatian ke kak Kevin pun refleks menatapku,akupun begitu gugup saat ini, sedangkan kak Kevin terlihat terkejut saat aku datang.
"Eh Lo siapa,bukanya Lo junior kita ya" kata kakak kelas yang sedikit sinis padaku
"Iya ngapain Lo kesini,pake nyapa Kevin segala lagi" kata yang satunya lagi
"Mending Lo keluar deh Kevin lagi sibuk" kata kakak kelas lain padaku
Yah ada sekitar 5 orang gadis yang berada di sekitar bangku kak Kevin, mereka semua adalah kakak senior ku di kampus ini.
Saat mereka berusaha mengusir ku tiba-tiba saja kak Kevin berdiri dan memarahi gadis-gadis yang mengusirku tadi.
"Brisik kalian,keluar semua!bentak kak Kevin pada mereka
Aku yang mengira kak Kevin juga membentakku pun hendak beranjak keluar juga,tapi kak Kevin mencegahku.
"Ly lo gak usah keluar, bukannya Lo nyari gue?" kata kak Kevin mencegahku
Aku pun terdiam karena aku bingung dengan apa yang ada di fikiran kak Kevin saat ini, setelah para gadis tadi keluar kelas kak Kevin pun menyuruhku duduk dan akupun menurutinya.
"Katakan,Lo mau apa?" Tanya kak Kevin padaku
Akupun mulai menjelaskan maksud kedatanganku untuk mencari kak Kevin,aku juga menanyakan tentang sikap kak Kevin yang terlihat berbeda beberapa hari ini.
"Gue gapapa kok ly"katanya saat aku bertanya soal perubahan nya
"Kalo kakak ada masalah cerita dong siapa tau Lily bisa bantu"ucapku padanya
"Ly,Lo baik-baik saja kan?" Tiba-tiba saja kak Kevin bertanya soal keadaan ku yang membuatku binggung
"Aku gapapa kok kak,memangnya ada apa kok tiba-tiba nanya gitu?" Tanyaku heran
"Gak kok ly gapapa"katanya lagi sambil mengalihkan pandangan nya ke arah lain
Entah ada apa dengan kak Kevin,dia terlihat seperti sedang menyembunyikan sesuatu dariku.
"Em kak, kakak belum ngasih tau aku Andrew dimana?" tanyaku lagi padanya
Kak Kevin pun seketika menatap ke arahku dengan tatapan yang begitu sendu.
"Ly kamu yakin kamu gapapa kan?" Tanya nya lagi
"Aku gapapa kak,kakak kenapa sih nanya gitu terus?" Tanyaku yang mulai kesal dengan kak Kevin
"Andrew kan udah ga ada ly, beberapa bulan lalu dia kecelakaan dan meninggal di tempat" ucapnya padaku
Deg
Aku pun terkejut saat kak Kevin mengatakan itu, bagaimana mungkin kak Kevin bilang Andrew kecelakaan padahal jelas-jelas beberapa bulan lalu ia baru saja menyatakan perasaan nya padaku.
"Gak mungkin,kakak bercanda kan,aku baru ketemu dengan nya beberapa hari lalu dan setelah kak Kevin masuk lagi ke kampus dia ga datang lagi"kataku pada kak Kevin dengan yakin
"Ly ,aku ga bercanda,Andrew memang udah ga ada,aku kira kamu udah tau, soalnya aku lihat kamu kayak baik-baik aja gitu,ga ngerasa kehilangan Andrew" katanya lagi
"Ya jelas aku baik-baik aja kak,kan Andrew selalu sama aku,terus dia beberapa bulan lalu juga nembak aku kok" jelasku padanya
Kak Kevin pun terlihat terkejut saat aku mengatakan itu.
"Ly apa maksudmu, Andrew benar-benar udah ga ada ly kamu harus ikhlas" kata kak Kevin padaku
"Kak kalau ini prank ga lucu loh" kataku yang berusaha berfikir positif
"Apa sih ly,ini bukan prank tapi kenyataannya memang gitu,kamu harus sadar!"ucapnya padaku dengan meninggikan sedikit nada suaranya.
"Oke gini deh,memang tanggal dan bulan berapa Andrew nembak kamu?" Tanya kak Kevin padaku lagi,kali ini dia menetralkan nada suaranya dengan lembut
"16 Mei kak"kataku kemudian
Setelah mendengar itu kak Kevin pun mengusap wajahnya kasar.
"Kamu tau ly tanggal 15 Mei itu Andrew mengalami kecelakaan,waktu itu aku ingin mengabarimu tapi ponselku tiba-tiba mati,jadi aku tidak jadi mengabarimu,setelah itu aku juga sibuk mengurus pemakaman Andrew dan menenangkan orangtuaku yang sangat terpukul karena kehilangan nya,sebab itulah aku lupa tak menghubungi mu, setelah itu aku tak masuk beberapa hari ke kampus karena masih berduka,sampai beberapa bulan aku baru masuk lagi,dan aku kira kamu sudah tau Andrew sudah tiada,dan aku juga lihat kamu baik-baik saja jadi aku kira kamu memang tak pernah menyukai nya" jelas kak Kevin panjang lebar padaku
"Bagaimana kakak bilang aku tidak menyukai nya,bukankah sudah aku bilang aku baik-baik saja karena dia selalu di sampingku kak" kataku berkaca-kaca
"Lalu kenapa kakak waktu masuk tak langsung menceritakan nya,kakak malah diam dan tidak pernah menyapaku" kataku lagi
"Itu karena kamu terlihat bahagia ly dan aku tak mau menganggu kebahagiaan kamu dengan menyebutkan tentang Andrew"katanya padaku dengan begitu sendu
"Hiks hiks kak Kevin jahat,kakak kenapa gak bilang sama aku, Hiks hiks Andrew...." Tangisku tiba-tiba pecah saat itu juga
"Kamu boleh marah sama kakak ly,kalau perlu pukul kakak ly,kakak siap kalau kamu benci sama kakak, karena kakak yang bodoh tak memberitahu kamu tentang ini" kata kak Kevin padaku untuk memenangkan ku
Aku pun hanya diam tak memperdulikan ucapnya, karena yang aku fikirkan saat ini adalah Andrew yang benar-benar telah pergi.
Sedangkan kak Kevin yang kasihan padaku pun mendekapku ke dalam pelukannya,dia juga bilang akan membawaku mengunjungi makam Andrew setelah pulang dari kampus.
Setelah pulang dari kampus,aku dan kak Kevin pun datang ke makam Andrew,dan memang benar saja semua yang di ucapkan kak Kevin padaku bahwa Andrew memang sudah tiada,
jadi mungkin selama ini yang bersama ku adalah arwah Andrew,dan itu juga mungkin waktu terakhir nya untuk menemui ku dan membuatku bahagia meskipun waktunya begitu singkat.
Kak Kevin yang berada di sebelahku pun tak henti-henti nya melihat ke arahku dan makam adiknya,mungkin karena dia kasihan padaku,juga dia sangat terpukul karena adiknya telah tiada, meskipun mereka sering bertengkar namun aku tau mereka itu saling menyayangi satu sama lain.
Haripun semakin gelap aku dan kak Kevin pun memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing,kak Kevin juga yang mengantar ku sampai ke rumah, setelah sampai di rumah akupun lagsung masuk tanpa mengatakan sepatah katapun,lalu setelah itu aku merebahkan diriku di kasur dan menangis karena masih tak percaya Andrew pergi untuk selamanya.
Akupun menangis sampai ketiduran,hingga aku bermimpi Andrew menemuiku dan tersenyum tulus padaku, setelah itu aku tiba-tiba saja terbangun dan sadar bahwa itu hanya mimpi.
Setelah beberapa bulan berlalu akupun mulai terbiasa atas ketidak hadiran Andrew di sampingku , karena biasanya dialah yang selalu berada di dekat ku saat di kampus tapi sekarang tidak lagi.
Meskipun aku seorang indigo tapi aku tak pernah melihat nya menemuiku atau muncul di depan ku lagi setelah mimpi waktu itu,mungkin mimpi itu adalah waktu terakhirnya untuk menemuiku.
Aku juga berfikir mungkin karena andrew sudah tenang di alamya jadi dia tak lagi muncul di sekitar ku.
Dan saat ini kak Kevin lah yang selalu berada di sampingku,untuk menjagaku,dia juga selalu menanyakan keadaan ku tapi aku bilang padanya kalau aku selalu baik-baik saja,dia juga selalu menyemangati ku untuk tidak terus-menerus memikirkan yang telah tiada,dia juga bilang bahwa Andrew mungkin telah tiada tapi cintanya padaku akan selalu ada.
Seperti halnya Allisya yang sudah tiada,dia sebenarnya juga kehilangan tapi dia tak ingin larut-larut dalam kesedihan karena dia masih ada orang-orang di sekitar nya yang perlu dia jaga.
Nah begitulah kisah-kisah yang aku alami selama ini,oh ya beberapa tahun kemudian setelah aku lulus kuliah dan kerja,kak Kevin melamarku dan setelah itu dia pun menikahiku dan kami saat ini dikaruniai 2 anak kembar yang kami beri nama Allisya putri Ardenio dan Andrew putra Ardenio.
Semenjak aku memiliki anak,aku sudah jarang melihat hal-hal astral lagi dan kini hidupku jadi lebih bahagia dan tentram.
~Selesai~