CINTA PERTAMA
Saat pandangan pertama,tepat pada saat aku merasakan getaran yang kau getarkan tepat pada jantung hatiku.
Sinar matamu yang indah kau pancarkan tepat pada bola matak.aku Clara,yaa namaku.saat itu,,
Kesiangan,ya kesiangan sudah jadi rutinitasku datang kesekolah dan duduk di bangku kelas XII IPS idengan waktu yang relatif siang.ya,walau ga siang-siang amat sih.
Waktu itu,aku lari-lari setengah mati, keringatku bersatu dengan perasaan yang dag dig dug tak menentu.satu hal yang membuatku seperti itu,yaitu kesiangan.dikoridor sekolah terdengar hentakan kakiku yang berusaha menghambat waktu.usahaku sia-sia saat ku tabrakan dengan laki-laki yang entah siapa dan dari mana dia berasal.tetapi yang pasti dia datang dengan arah yang berlawanan denganku.aku tak tau akan pasti akan hal ini,karena disepanjang jalan,aku langsung melirik jam ditanganku.
Braasaaaaak,suasana tabrakan itu memecahkan suasana koridor yang hening.
Aku melirik sinis,buku yang kupeluk berhamburan kemana-mana."kalo jalan pake mata dong."hentakku kesal
"Mata?Gue jalan pake kaki.."ucapnya kesal dan sinis.aku tatap matanya dalam.aku kaget karena yang tengah berdiri dihadapanku kini adalah seorang Angga.pemain basket terpopuler disekolah ku.sepertinya aku mulai malu dengan sikapku yang terbilang tidak sopan.tapi rasanya itu sudah terlambat.ya sudah,aku beranikan sja diriku untuk menentangnya.
"Nyolot lagi"kataku memberanikan diri melontarkan kata-kata itu kepada pemain basket terpopuler ini.pasalnya aku juga tambah kesal karena bukuku yang berhamburan,tak ada hasrat sedikitpun darinya untuk menolongku membereskannya.
"Nyolot?heh,gua tanya,yang lari-lari gajelas tuh sapa?hah?"pertanyaannya simpel tapi mampu buat nyaliku menciut seketika dan tak berdaya aku malu dibuatnya.aku sadar dari pertanyaannya itu memojokkan ku bahwa memang aku yang salah akan hal yang terjadi ini.hingga aku memutuskan untuk pergi meninggalkannya.setelah aku melirik jam ditanganku,tak terasa sudah pukul 07:15.gawat,gara-gara cowok ini aku jadi makin kesiangan pikirku.aku lekas berlari dengan wajah tanpa dosa.terdengar suaranya memanggilku dengan sebutan kata"GIlA".tak aku pedulikan suaranya.aku hanya membalasnya dengan juluran lidahku"blee"kataku dan lekas menuju kelas.
......
Entah dari mana rasa itu muncul.rasa yang aneh muncul dijiwaku.sangat sulit untuk diartikan rasa ini.malam,sangat sulit kumenejamkan mataku,yang ada hanya