'PERSINGGAHAN WAKTU'
[Seseorang yang tidak sengaja berkesempatan menjadi seorang penjelajah waktu, dikarenakan sebuah arloji tua yang ia temui ditoko usang. Ia berencana pergi ke masa depan, untuk mengetahui bagaimana kehidupan dirinya di masa depan. Alih alih datang ke masa depan, ia malah terjebak dimasa lalu dalam beberapa waktu. Kemudian di saat tak terduga ia menemukan seorang wanita yang sosoknya tak asing baginya.]
Abian tak sengaja menjadi seorang penjelajah waktu dalam sekejap, dia terbawa ke masa lalu lewat lubang hitam yang tiba-tiba muncul didepannya saat ia sedang mengatur waktu di arloji nya itu.
Semulanya abian berada dikamarnya, kini ia malah berada di sebuah stasiun kereta yang di depannya terdapat seorang wanita yang terlihat berdiri dengan tatapan kosong penuh keputusasaan yang berencana mengakhiri hidupnya. Melihat itu abian tak tinggal diam, ia langsung menarik wanita itu agar tak terlindas kereta. Abian juga sebenarnya merasa tidak biasa dengan si wanita ini, seperti ada yang tak biasa. Belum sempat bertanya, wanita itu lantas menangis karena gagal bunuh diri, Wanita itu mencoba mengakhiri hidupnya karena frustasi ditinggal mantan kekasih nya yang telah menghamili dirinya. Sebab itulah ia begitu putus asa pada hidupnya.
Namun karena kesempatan hidup yang dia dapatkan, ia pun bertekad untuk balas dendam dengan menghabisi mantan kekasihnya itu. kemudian tiba-tiba saja wanita itu memohon-mohon agar abian membantunya membalaskan dendamnya kepada sang mantan kekasih. Karena simpati abian menyetujuinya, ia juga tak begitu peduli jika ia harus ditangkap sehabis kejadian nanti. Karena ia tau bahwa waktunya disini terbatas, dan mungkin inilah tujuan diantarkannya ia ke masa ini.
Mereka akhirnya bekerja sama dan menyusun rencana, dan berhasil menjebak Alvaro (mantan kekasih si wanita) Untuk datang ke tempat kejadian.
-Tempat Kejadian-
Tempat ini berada di sebuah jalan gang sempit dengan pencahayaan yang minim dengan lampu remang remang, suasana dingin menjadikan suasana seperti membeku dengan dukungan sunyinya kegelapan malam. Alvaro datang dan tanpa aba-aba secara mendadak, wanita itu langsung menembak kan pistol tepat ke jantung alvaro.
Alvaro langsung tersungkur bersimbah darah dan dalam beberapa saat, ia sudah tak bernyawa lagi.
Wanita itu tertawa lepas, ia sangat lega dan sangat puas. Ia sudah sepeti wanita gila yang haus darah. namun abian yang sedari tadi hanya diam mematung, kemudian karena penasaran nya yang sedari awal tadi, ia pun memberanikan diri untuk bertanya nama dari wanita itu.
"Maaf, boleh aku tau siapa namamu? Karena aku seperti tidak asing denganmu.." ungkap abian.
"Oh aku? Aku kinaara putri Ningsih". Jawab wanita itu
"APA? KINAARA?!" Abian sontak kaget.
Kinaara yang melihat reaksi abian pun bingung, ada apa dengan nya?
Waktu abian sudah tak lama lagi, ia langsung berlari ke tempat semula ia kemari. Sambil meneteskan air mata, sebelum pergi ia memeluk kinaara dengan erat serta mencium tangannya.
Saat abian sudah kembali dari masa lalu, dia langsung meringkuk menangis begitu sesaknya. Ia tak menyangka orang yang sangat ingin ia temui, dan sangat ia rindukan, dapat bertemu dengannya walau hanya sesaat. Abian sangat terharu, sedih, kesal semua tergabung dalam isak tangisnya.
"Aku rindu ibu, maaf bu..bian gabisa lama. Ibu.. terima kasih sudah rela melahirkan anak yang tidak diharapkan dan terima kasih sudah mau mempertahankan aku walaupun saat itu ibu sangat terpuruk dengan kondisi ibu.. Sekali lagi maaf bu, bian sayang ibu." ungkapan abian yang menangis sesenggukan sambil menatap langit di depan jendela kamarnya.
Ya... sosok wanita yang abian temui dimasa lalu "kinaara" ialah ibu abian.
~selesai~