Sebuah cerita dimana seorang perempuan tangguh , yg memiliki prinsip hidup yg kuat untuk tidak menjalin hubungan dengan lelaki manapun selain suaminya kelak . Cerita ini berawal dari dari hari dimana perempuan yg bernama Salysa bertemu dengan seorang laki bernama Dito .
Dito adalah laki-laki pekerja keras yg sangat mencintai keluarganya , dari pertemuan singkatnya dengan Salysa dia mulai memendam rasa kepadanya . Dito tidak pernah mengungkapkan rasanya kepada Salysa karna dia tau prinsip hidup Salysa . Dito hanya bisa mengamalkan solat disepertiga malamnya , dalam solatnya Dito berdoa semoga dia dan Salysa bisa berjodoh.
Singkat cerita Dito dan Salysa sudah 3 tahun berteman , hingga akhirnya merekapun lulus dari sekolah mereka masing-masing . Iya Dito dan Salysa berbeda sekolah , karna Dito seorang anak dari seorang pengusaha kaya raya dia bersekolah di sebuah sekolah internasional di kotanya . Sedangkan Salysa hanya bersekolah di SMK negeri yg tidak jauh dari rumah Dito . Mereka sering bertemu ketika akan berangkat sekolah , bukan karna tidak sengaja tapi memang Dito selalu menunggu Salysa didepan rumahnya .
Setelah lulus Dito pergi ke Amerika untuk melanjutkan kuliah . Dia yg berat meninggalkan Kota itu bersama kenangannya bersanya Salysapun berabgkat dengan berat hati . Salysa yg mengetahui keberangkatan Ditopun bergegas ke rumah Dito sambil terburu-buru . "Ditoo…" suara yg tidak asing terdengar tidak jauh dari tempat Dito berdiri , iya itu Salysa .
"Kamu benar-benar rela meninggalkan aku…??"Kata Salysa dengan raut wajah sedih .
Dito yg berat hatipun menjawab dengan lembut sambil tersenyum "Tunggu aku pulang Saa , nanti kita bertemu!!"
Salysa berlari memeluk Dito yg berdiri tk jauh darinya , terisak dia dipelukan Dito . Dia peluk erat-erat sahabatnya itu , dan itu dia lakukan dengan spontan padahal dia tidak pernah memeluk laki-laki manapun .
3 tahun berlalu Dito kembali dari Amerika dengan harapn besar . Dengan harapan besar yg selalu ia minta di sepertiga malamnya dia punya harapan yg sangat besar . Kini dia telah mapan dan siap untuk menghidupi sebuah keluarga . Dengan tekat kuat dia hubungi Salysa sahabatnya yg dia cintai dari 6 tahun yg lalu .
"Saa...aku besok kerumahmu lamar kamu boleh??"
Salysa yg bingung menjawab dengan sedikit ragu"Kamu seriusan Ditt??"
"Sangat serius" jawab Dito
Satu bulan berlalu merekapun menikah walau menurt Salysa itu sangat singkat , tapi dia harus menerima kenyataan bahwa Dito kini bukan hanya sahabatnya saja dia sekarang suaminya merekapun hidup bahagia dan kini sudah memiliki seorang putra yg lucu .