Namanya Ali. Dia sedang sibuk menatap wajah wanita itu dengan terkesima. Entah apa yang sedang dia lakukan.
"Ali?" Salah satu temannya menepuk pundaknya. "Eh, iya kenapa?" Ali menoleh, dia sedikit terkaget. "Kamu kenapa? Memangnya ada yang salah dengan mu?" Temannya menatapnya kebingungan. "Tidak ada yang salah" Ali kembali menatap wajah Raib itu dengan terkesima.
"Kamu tidak mau ikut bermain basket?" "Mau" Ali beranjak berdiri dari kursinya. "Yasudah ayo"
Permainan basket pun dimulai. Semuanya bersorak untuk tim favorit mereka. "Wohoooo ayo Ali" Suara yang sangat familiar bagi Ali terdengar nyaring. Ali dengan spontan menoleh, Raib, wanita yang selama ini ia idamkan tengah bersorak untuknya.
Dia berlari ke gawang basket dan melemparkan bola itu dengan penuh semangat. "KITA MENANG" tim Ali bersorak.
Andai saja Raib nyata, huff pasti Ali akan sangat bahagia