Hari ini, tepat tanggal 31 maret 2023 di mana aku dan dia mulai sama sama mempunyai rasa suka.
aku kagum sama kamu karena akan ke cuek an nya terhadap cewe lain, sedangkan kamu kagum karena apa sama aku? Tanya Dina kepada dani..
" Karena dirimu lah yang terbaik sayang.." Ucap dani. Dia berkata begitu saja di depan ku? Huh aku tidak akan pernah terpesona *mengibas rambut *menaikan 1 alis ke atas *ekspresi akan kesombongan
bahwa dina tidak akan terpesona oleh cowo nya sendiri, yah begitu pasangan yang selalu bertengkar adalah anak kedua dengan ketiga.
Sebelum itu mari perkenalkan tokoh tokoh dari cerita pendek ini.
Dina ( Tokoh utama / protagonis) *wanita
Dani ( Tokoh pendukung ) *laki laki
Dayat ( Tokoh antagonis ) *laki laki
Nah itulah tokoh tokoh yang akan di perankan, selamat membaca jangan lupa dukungan nya.
*Dina berjalan menuju ke kelas
Dengan gaya dina berjalan, tanpa sadar ia menarik perhatian dani beserta dayat dan teman teman nya.
Kenapa orang orang pada ngeliatin aku sih!! ; ucap dina dengan raut wajah yang sangat amat kesal💢
Lalu dani pun berjalan menuju dina, sesampai nya ia bertemu dina, dani tidak memakai kata kata pahit langsung saja mengangkat dina ke arah pundak nya
/menggendong dina
/Membawa dina sambil berlari
Dina pun tidak terima, APASIH DANI, KAMU ANEH BANGET! AKU ITU PALING ANTI SAMA COWO BUAYA!! *ucap dina dengan raut wajah yang kesal berubah menjadi bete dan ngambek
Karena tidak mau di turunkan dari pundak dani, dina pun mulai merengek menangis agar di turunkan dari pundak nya.
/Huaa huaaa hiks, dani aku tidak mauu, aku mohon turunkan aku.. Apa kamu tidak merasa berat!! ;ucap dina dengan ekspresi wajah merengek menangis seperti bayi.
Haha, kamu saat merengek menangis meminta mohon untuk menurunkan mu dari pundak ku, kamu lucu sekali dina ;ucap dani ke dina sambil berekspresi tertawa perlahan.
Dina pun makin merengek menangis karena malah di taruh di atap roftoop sekolah.
Sedikit pemberitahuan :
Dani : 196
Dina : 145
Dayat : 178
Tinggi banget ya mereka? Seperti titan hahah *author ketawa jahat
Saat dani melihat raut wajah dina, dani begitu kasihan pada akhirnya dina di gendong lagi dan di turunkan di kelas nya..
Ihh kamu kenapa tinggi amat si ngeselin huh!! *ucap dina dengan raut wajah ngambek
Iya sayang, alasan kenapa aku bisa setinggi ini karena kamu udah buat nyaman aku, sampe bisa kaya gini hehe, aku udah dibuat bahagia sama kamu.. Bener bener bahagia perut aku makin berotot dan tinggi badan ku makin tinggi, berat badan pun naik, itulah sebab nya, aku bahagia banget sama kamu.. Jangan tinggalin aku ya? Aku gapernah sama sekali buat janji sama cewe, kalaupun buat janji sama cewe itupun cewe nya kan kamu.. Kamu juga tau kan? Aku itu paling anti sama yang namanya deket cewe selain kamu *Ucap dani dengan raut wajah yang sangat bahagia.
E-ehhhhh serius sayang? Jadi selama ini kamu bahagia sama aku? *Ucap dina dengan raut wajah memalu karena sudah kesal sama dani.
Sebelum dani menjawab pertanyaan itu, teman dani datang secara tiba tiba.
Teman nya pun sengaja menggoda dina agar dani cemburu, karena baru hari pertama pacaran pasti banyak sekali cobaan nya.
" Dina, daripada kamu sama dani mending sama aku.. Aku punya black card, aku bisa biayain kuliah kamu " Ucap dayat.
Maaf, tapi aku juga bisa mengeluarkan biaya untuk kuliah ku sendiri, papah ku dokter, jadi mending aku aja yang biayain kuliah kamu. *Ucap dina dengan raut wajah yang merasa keren.
Oh begitu ya? Sorry ya dina, aku tidak tahu mengenai hal itu, sekali lagi aku ingin meminta maaf karena sudah memamerkan harta. *ucap dayat dengan merasa bersalah.
Ah, iya tidak apa, kamu dayat kan? Teman nya dani? *ucap dina.
Iya, aku teman nya, teman tongkrongan sih kita sering nongkrong aja. *ucap dayat dengan senang karena telah di ajak mengobrol dengan dina.
Dani yang kebingungan pun bertanya " Perasaan aku gapernah nyeritain tentang dayat sama kamu deh sayang, kok kamu tau? " *ucap dani dengan raut wajah yang kebingungan.
/dina mengangkat jari telunjuk di tangan kanan nya lalu menekan ke mulut dani.
/Dani langsung mengiggit tangan telunjuk nya dina.
" Aw, sakit tau! " *ucap dina dengan kesal.
" Maaf ya, abis nya kamu lucu wkwk " *ucap dani sambil tersenyum.
" Lalu kamu mengetahui darimana, bahwa dia temen ku? " *ucap dani dengan raut wajah yang menyeramkan.
" A-anu itu ah, itu aku tau dari temen ku kalau dayat itu temen kamu." *ucap dina dengan gugup.
" Oh, begitu ya? " *ucap dani dengan raut wajah smirk.
" Ih jangan gitu dong wajah nya, menyeramkan tau! " * ucap dina kepada dani dengan raut wajah ketakutan.
" Aku minjem bahu kamu ya buat tidur di bahu mu ceboll " *ucap dani ke dina dengan ekspresi tertawa.
" Ih apasih, yaudah deh untung pacar apa sih yang tidak heheh." *ucap dina ke dani sambil tersenyum salting.
Saat itu dani tertidur lelap di senderan bahu dina.
Dan dina juga tertidur lelap di senderan bahu dani.
Saling menyender, saling tertidur lelap, sangat lah menyenangkan, suasana itu, moment itu, tidak akan pernah terulang lagi, aku juga pengen punya cewe kaya dina. *ucap dayat.
Apa aku harus merebut dina dari dani? *tanya dayat kepada diri nya sendiri.
Pada akhirnya..