Amane hasil kawin silang antara klan hyuga dan klan uciha.Ketika Toneri datang dan meneror bumi dia ikut serta dalam misi penyelamatan Hanabi.Dan ketika Toneri hampir menjumpai ajalnya karena terlalu banyak memakai cakra matahari,Amane menyelamatkannya.
Kisah dari gadis kunoichi yang memiliki dua mata istimewa sekaligus,yaitu sharigan dan byakugan dimulai
**✿❀ ❀✿**
Hari itu ketika tim sedang melakukan misi.Naruto,sakura,sai,shikamaru,hinata,dan amane diutus oleh hokage ke enam kakashi Hatake untuk menyelamatkan adik hinata yaitu hanabi ke bulan.
Misi berjalan dengan serius dan lancar,hanya saja suatu malam terjadi sedikit masalah antara naruto dan hinata.
Di dalam ingatan "Kamu harus lebih semangat sedikit Hinata! mau bagaimanapun kamu mencoba untuk menunjukan isi hatimu Naruto baka itu hanya akan menanggapinya dengan senyuman biasa.Dia tidak bisa membedakan mana artian serius dan candaan.Kamu harus semangat Hinata!! " ucap sakura dengan berkobar kobar agar Hinata segera menyatakan isi hatinya kepada pujaan hatinya.
"I-iya... " seperti biasanya Hinata menjawabnya dengan lirih dan mengangguk pelan
"Jangan hanya iya iya saja. Naruto itu tidak bisa membedakan mana yang serius dan tidak.Dia bahkan tidak bisa membedakan antara kue yang manis dengan wajahnya cewek yang imut! " papar sakura sekali lagi mengingatkan.
Dan di malam itu ketika Hinata sedang merajut syal di bawah sinar rembulan, naruto datang dan memanggil namanya
"Hinata,bisakah kita bicara sebentar"
Malam itu naruto mungkin ingin menarik hati hinata,namun Hinata hanya terdiam seolah itu semua sudah terlambat
Dan tak lama kemudian Toneri datang dari bulan dengan mendaiki kendaraan aneh yang bisa mengambang di udara.Dia mengatakan bahwa dia datang untuk menjemput Hinata
"Hinata, ini adalah jawaban terakhirmu" ucap Toneri
"Kau... aku harus melindungi Hinata!" ucap naruto
Hinata segera berdiri dan tanpa mengatakan apapun dia langsung mendekati Toneri dan mendekam di pelukannya.Naruto yang mengetahui hal itupun kaget
"Hinata... apa yang kau lakukan? kenapa kau melakukan ini?!" ucap naruto dengan bingung
Hinata hanya diam saja dan tanpa mengucapkan apapun dia semakin menenggelamkan dirinya di dalam pelukan Toneri
"Naruto kun.... selamat tinggal" ucap Hinata pelan dan itu untuk terakhir kalinya
Toneri tersenyum karena dia telah mendapatkan kemenangan dan istri untuk melahirkan keturunan yang baru dengan mata jougan miliknya.
"Hinata!!" Naruto berteriak memanggil nama Hinata dan ketika itupun Toneri segera melayang ke atas dan kembali ke bulan
"Hehe,dia sendiri yang datang untuk menjadi pasanganku.Kau menyerah saja, Uzumaki Naruto"ucap Toneri sambil pergi
Emosi naruto memuncak dan dia pun segera mengejar Toneri dan Hinata seperti saat pertama kalinya Hinata dan Toneri bertemu di desa dan Hinata hampir saja diculik.
Naruto tidak menyerah,meskipun dia tidak dapat mengeluarkan kuchiyose burung yang dapat membantunya untuk terbang, naruto mengandalkan bunshin no jutsunya untuk melambung tinggi dan mengejar kendaraan Toneri.namun sayang,Toneri justru dengan mudah menghempaskan nya dan membuatnya terjatuh ke bawah
"HINATAAA!!!" teriak naruto ketika terjatuh dan benar benar menyesal karena telah ditinggalkan oleh Hinata
Di dalam bangunan tua yang disana ada seluruh tim,shikamaru menoleh karena suara teriakan naruto terdengar kencang sampai kesana
"Hm? ada apa itu?" ujar shikamaru
"Aku akan memeriksanya" ujar Amane dan berdiri
"Hm? kau? " kata shikamaru
"Serahkan padaku"ujar Amane dengan tersenyum dan kemudian pergi
Di dalam hutan dahan dahan dan cabang kayu semuanya patah karena naruto terjatuh dari atas sana.Amane pun dengan mudah dapat menemukan naruto karena kekuatan kedua bola matanya dan juga cakra naruto yang hampir terkuras habis karena serangan dahsyat milik Toneri.
setelah ketemu,dia kemudian membawa naruto kembali ke bangunan tua yang disana ada seluruh tim.
Sesampainya disana semuanya terkejut dengan keadaan naruto yang penuh luka dan Hinata tidak bersama dengan mereka
"He-hei apa yang sudah terjadi?" ujar shikamaru dengan kaget
sakura langsung membopong naruto dan memerintahkan rekannya untuk mengambil bahan bahan yang akan digunakannya untuk menangkal racun yang diakibatkan oleh serangan Toneri
"Ya ampun... ini parah sekali"ujar sakura
"Di mana Hinata? Amane?"ujar shikamaru
Amane hanya terdiam.Dia kemudian melihat ke bulan
"Sepertinya kita harus menyelamatkan dua putri byakugan sekaligus"ucap Amane dan itu membuat semua orang terkejut kecuali naruto yang sedang pingsan
"Eh...?!"
"A-APA?!!"
Amane kemudian menjelaskan bahwa jika dilihat dari situasi yang sudah terjadi, dia menebak bahwa kemungkinan besar Hinata telah dibawa oleh Toneri dan naruto berusaha untuk mengejarnya
"Aku mendapatkan syal dan alat alat untuk merajut di dalam hutan tak jauh dari aku menemukan naruto.sepertinya mereka berdua sempat bertengkar sebelum Toneri benar benar datang"ucap Amane dengan menunjukan peralatan merajut dan syal setengah jadi buatan Hinata
Semuanya terdiam dan sakura kemudian mengatakan
"Mereka sepertinya benar benar bertengkar ya... " ujarnya dengan suara yang pelan
Tiga hari kemudian naruto sadar dari pingsan lamanya dan itupun membuat shikamaru terkejut dengan kesadarannya
"Oh... kau sudah sadar naruto??"ucapnya
"Di... dimana Hinata?" ujar naruto dengan suara yang lemah
"Hinata? kau mencarinya? dia sudah dibawa oleh toneri" kata shikamaru menjelaskan
"A-APA?! " naruto bangkit dan mengangkat kerah shikamaru
"Jadi itu bukan mimpi? lantas kalau kau tahu kenapa kau tidak menyusulnya? aku... "
"Itu semua sudah terlambat, naruto" Amane tiba tiba muncul di balik pintu dan menyimpan tangannya di balik tubuhnya
"Eh? apa maksudmu... Amane" naruto terkejut
"Itu adalah pilihan Hinata sendiri.Mau sekeras apapun kamu mencoba untuk membujuknya, itu sudah menjadi pilihan hinata.Dia begitu mungkin juga memiliki alasan,adiknya sedang diculik bukan? dia mungkin jauh lebih mengkhawatirkan itu daripada lebih merepotkan kita semua" ujar Amane menjelaskan
"A-apa maksudmu Amane?! kenapa kau mengatakan itu seolah kau tahu akan semuanya???"ujar naruto dan dia makin tersulut emosi mengingat Toneri telah membawa hinata pergi
" Karena ini"
"Eh"
Amane menunjuk kedua matanya dengan telunjuknya dan manatap naruto dengan serius
"Naruto,jangan meremehkan kekuatan dari byakugan dan sharingan milikku.Dengan jumlah cakra yang besar dari kedua bola mata ini,aku bisa saja memprediksi apa yang terjadi maupun meramal masa depan" ujar Amane