Pagi hari mentari baru saja terbit dengan
di iringi rintikan hujan yang mulai berhenti setelah menemani ketenangan malam.
Kala itu terdengar juga alunan musik dari guqin yang tengah dimainkan Yuxuan, suaranya yang merdu melengkapi pagi yang terasa dingin.
Yuxuan adalah seorang petapa yang memiliki kehidupan abadi, di usianya yang masih muda dia memutuskan untuk pergi mengembara. Kini dia tinggal di dekat aliran sungai yang berasal dari gunung suci.
Saat pagi hari disana akan terdengar suara yang amat merdu dari guqin yang dimainkannya, suara itu selalu mengingatkan orang-orang yang tidak sengaja mendengarnya pada keluarga mereka.
Kadang kala ia di temani hewan-hewan hutan yang hendak meminum air dari tepi sungai, setelah ia selesai dengan meditasinya seekor rusa atau rubah akan mendekatinya seakan memintanya untuk memainkan sebuah lagu.
Seraya di temani hewan-hewan hutan serta riuhnya air sungai mengalir, Yuxuan memainkan guqin miliknya dengan jari-jemarinya yang seakan menari saat ia memetik senarnya.
The end~