Aldo mencoba menikmati sejuknya angin yang bertiup semilir dan sepoi-sepoi. Cowok keren yang sedang galau itu menghela nafas dengan berat.
"Kamu tega ya, Aldo!"
"Setelah semua yang kita lalui bersama... Sekarang kamu bilang, kamu ga sayang sama aku!"
"Aku betul-betul kecewa! Hiksss... Hiksss..."
Fita menghentikan kalimatnya sambil terisak dalam tangisannya. Dia menyeka air matanya dan berlalu pergi meninggalkan Aldo yang hanya berdiri diam tanpa suara.
"Hemmm..." Aldo menggumam pelan sambil menatap langit biru yang luas di atas sana.
Bayangan wajah Fita dan isak tangisnya masih saja muncul di fikiran Aldo.
Sebenarnya Aldo tidak tega memutuskan hubungannya dengan Fita. Tetapi mau bagaimana lagi? Dia merasa rasa cintanya untuk gadis itu sudah sirna.
Sudah lama Aldo merasa hambar dengan hubungan mereka. Khususnya sejak Aldo mengetahui Arin ternyata menyimpan rasa untuk dirinya.
Arin adalah kakak kelas Aldo di sekolah. Aldo masih duduk di kelas X, sedangkan Arin sudah di kelas XII. Usia mereka juga terpaut dua tahun lebih.
Aldo sudah tertarik dengan Arin ketika tanpa sengaja mereka berkenalan di klub basket beberapa bulan yang lalu.
Awalnya Aldo tidak tahu bahwa Arin adalah kakak kelasnya di sekolah. Baik Aldo maupun Arin, sama-sama tidak menyadari bahwa mereka ternyata satu sekolah.
Setelah beberapa kali bertemu di klub, barulah Arin bertanya pada Aldo.
"Kamu dari sekolah mana?" Tanya Arin sambil tersenyum manis.
"Hemmm... Aku dari SMA Negeri 2." Jawab Aldo.
"Ehhh... Serius?! Kok aku ga pernah lihat kamu sih?!" Arin terlihat kaget.
"Hemmm... Kamu dari SMA Negeri 2 juga?" Tanya Aldo.
Arin mengangguk dan tersenyum lebar.
"Wah... Ternyata kita satu sekolah yah!" Seru Arin.
Sejak saat itu, Aldo dan Arin semakin sering bertemu dan perlahan rasa yang berbeda mulai hadir di dalam hati mereka.
Memiliki hobi yang sama membuat Aldo cepat merasa cocok dengan Arin. Begitu pula dengan Arin. Gadis itu merasa nyaman bila berdekatan dengan Aldo.
Pertemanan yang terus berlanjut membuat Aldo merasa jenuh dengan Fita, kekasihnya.
Meskipun Fita cukup cantik, Arin yang ramah dan lincah tetap saja lebih mempesona di mata Aldo.
Namun Aldo hanya bisa memendam rasa karena tidak mungkin dia menyatakan perasaannya pada kakak kelasnya sendiri.
Kini setelah dia mengetahui Arin juga memiliki rasa yang sama untuknya, Aldo memilih memutuskan hubungan cinta dengan Fita karena ingin lebih dekat dengan Arin.
Aldo bertanya-tanya apakah dirinya salah dengan keputusannya itu? Apakah salah jika dia mencintai kakak kelas?
Menurut Aldo, cinta tidak memandang usia. Buktinya kini dia menyukai gadis yang usianya lebih tua dari dirinya.
***TAMAT***