Dear darachaca
hay semuanya nama saya dara m***s k*******i biasa dipanggil dara saya mau berbagi sedikit kisa hidup pribadi saya kehidupan yang dialami saat masa sekolah dasar sampai sekolah SMA jangan di skip dulu yaa selamat membaca
saya adalah anak ke lima dari enam bersaudara yang harus di tuntut dewasa demi keadaan, ibu saya seorang janda yang memiliki enam orang anak tapi 3 darinya sudah menikah dan tiga orang lainnya masih sekolah termasuk saya meskipun begitu ke tiga saudara itu tidak dapat membantu sama sekali mereka hidup juga pas pasan seperti kami juga
di usia 6 tahun saya belajar mendiri harus serba bisa bisa masak sendiri , cuci baju sendiri dan urus adek saya yang saat itu baru ber umur 4 thn setiap hari ibu dan kk laki-laki saya harus berkerja ke ladang orang dengan bermacam perkerjaannya harus di kerjakan agar bisa kami berempat makan sesuap nasi
Kami berasal dari keluarga miskin terkadang sering terkena bulian oleh tetangga sekitar meskipun begitu tidak membuat kami bersedih atau sebagainya
saat saya tamat sekolah dasar akan mendaftar kan kesekolah yang lebih tinggi lagi tapi Kk laki-laki saya berhenti karena terhalang oleh biaya kurang mencukupi demi saya agar bisa sekolah maka ia berhenti sekolah Segitu besar pengorbanan nya untuk saya dan adek
Setiap pagi bangun cuci piring ,cuci baju bantu ibu memasak adalah kebiasaan ku sebelum berangkat ke sekolah bahkan sering terlambat akibat kerjaan yang tidak usai terkadang harus kena hukuman paling tidak cabut rumput ,sapu sekolah bahkan pernah berdiri di depan tiang bendera sampai upacara selesai bagaimana tidak bisa terlambat saya tidak mempunyai motor seperti teman
seumur saya saya biasanya hanya nebeng jikala ada orang lewat kalau tidak harus jalan kaki sekitar 1 jam miris bukan itulah yang di alami selama 3 tahun sampai lulus
pernah juga sih lihat tetangga lewat mau nebeng pas pulang sekolah tapi bukan nya di tumpangi malah dapat hinaan cacian tak terasa tess air mata ku jatuh segitu hinakah kami ,begitu rendahnya martabat orang miskin hati ku sakit mental ku terguncang fisikku capek saat itu tapi aku pendam sendiri tampa berbagi biar aku saja yang rasakan
selama tiga tahun akhirnya aku lulus juga sekarang mulai memasukinya sekolah menengah atas dimana aku sudah menginjak bangku sma saat remaja yamg dinantikan oleh semua orang saat massa puber , waktunya pacaran , saat pergi main bahkan jalan jalan tapi tidak dengan ku saat remajaku ku habiskan dengan berkerja untuk cari uang agar sedikit beban keluargaku berkurang
walaupun sedikit sulit untuk berangkat sekolah aku putuskan untuk tinggal di rmh kk perempuan pas juga jaraknya dengan tempat sekolahku lumayan dekat jadi aku putuskan tinggal bersamanya sekalian berkerja demi kebutuhan ekonomiku sendiri jauh dari ibuk dan keluarga adalah fase dimana tersulit dari hidup ku yang belum terbayangkan oleh diri ini
Saat malam tiba dimana sang surya diganti kegelapan kesunyian menerpa kesendirian dikamar kecil hanya beralaskan tikar persegi panjang sambil rebahan kepala mengadah ke atas genteng rumah tampa sadar ku menangis diam diam meratapkan nasib yang tidak seberuntung teman sebaya ku pernah sekali terlintas didalam benakku
mengapa , kenapa apa ada yang salah dalam diri ku kenapa takdir hidupku seperti ini apakah ada kesalahan masa kecilku atau karma apa aku tidak pernah berbuat salah lalu kesalahan apa yang
terjadi lantas mengapa takdirku seburuk ini hanya satu permintaan ku waktu itu kebahagian seakan sulit mengapainya terlalu tinggi untuk di raih
waktu terus berputar dan tahun pun berganti Alhamdulillah sekarang sudah kelas 12 dimana aku akan lulus sekolah hanya