Di suatu kamar yang gelap, hanya cahaya handphone yang menyinarinya, terdapat seorang gadis yang sedang berbaring sendirian, dia terus mengumpat sambil menangis.
"Bangsul laaah, tugas kuliah numpuk, konten YouTube mati, novel belum kelar, besok masih kerja, kenapa hidupku berat banget si."
"Hiks, hiks."
Gadis ini semakin hari semakin putus asa, tiada yang bisa menemaninya, bahkan sebuah handphone yang dulu ia gunakan untuk nonton hiburan, kini hanya menambah teror baginya.
"Kruwuuuk." Pemecah suasana.
"Brisik lah."
"Maa, cepatlah pulang, papa sudah pergi sama keluarga barunya" Dia terus berbicara sendiri dalam kesepian.