Cuaca Diatas Bendosari nampak gelap,angin telah membawa mendung berwarna hitam seakan telah menelan sinar matahari sore .
Dari jauh samar samar ,seorang wanita tengah berlari kecil,seperti ketakutan terkena oleh rintikan air hujan yang mulai turun.
Neng Lisa,Gadis muda berperawakan tinggi langsing ,berambut hitam panjang sebahu ,bola matanya bening dengan bulu mata lentik alami,bibir tipisnya bertahi lalat kecil di bawah lekukan bibirnya.
Neng Lisa putri semata wayang Pak Abdul,duda tua yang jadi marbot Mesjid Jami di depan Gedung SDN Bendosari .Ibunya mantan seorang TKW di Taiwan, ibunya meninggal karena sakit yang tak terobati dan tak ada obatnya? sejak Lisa masih berusia 1 tahun.
Wanita cantik yang kini berusia 20 tahun itu baru saja selesai tandur. Lisa wanita yang rajin dan mau bekerja keras,Lisa paling suka kalau ada yang menyuruh Tanam padi sawah.Anggapanya
Itu berarti ia akan dapat uang,Lisa kepingin banget punya hape Android. ia bertekad nabung dari hasil buruh tandur,untuk beli hape.
"Lisa.. Mampir sini... Bibi punya makanan kesukaanmu.dari pada kehujanan,nanti masuk angin.. "
Teriak Bu Wati, Dari rumahnya yang kebetulan pinggir jalan aspal, yang dilewatinya menuju Arah pulang.
Lisa senyum senyum melihat Bu Wati melambaikan tangan ,kemudian wanita cantik itu mendekati Bu Wati,untuk menghindari air hujan.
"Sini nak masuk ,kena cipratan air hujan nanti "
Lisa manggut manggut.Merasa senang di suruh mampir oleh Buwati.
Lisa yang masih memakai pakaian rok pendek dengan celana jeans bekas ,dikasih Rumini temanya yang kini kerja di Jogjakarta,di pabrik garmen .
Konon Bu Wati adalah mantan pacar bapaknya.Jaman masih muda dulu.
Bu Wati masih nampak cantik,diusianya yang mendekati 50 tahun.
"nih.. bibi punya singkong rebus yang digoreng,ini kopi hangatnya... bibi ga tega liat kamu kehujanan .Nanam padi tempat siapa?"
Lisa langsung menerima makanan khas kesukaan nya itu.
"Makasih Bi.. Lis lagi laper .kehabisan bekal,haus juga.. Tandur tempat pak Dodo.lumayan 100 ubin dikerjain 4 orang. BI nah,BI Siti,BI las. selesai jam 3 tadi brangkat jam 12.lumayan dapat uang 50 ribu.Lis pengen nabung buat beli hp ,bi ?".
"lah ko malah beli hape? emang Lis ga punya hape?sekarang .
"Gak . kan hapeku diambil pak polisi saat mas Joko dijemput polisi ,pakaian dan semua yang dibelikan mas Joko juga Lisa kembalikan bi."
Mata Bu Wati berlinang air mata.Melihat nasib hidup Lisa,sejak gagal menikah dengan Joko seorang laki laki yang dikenalkan oleh Bu Wati.Joko Seorang karyawan sebagai Kasir di sebuah bank swasta.
Joko Di tangkap polisi saat Menjelang pernikahannya , ternyata Joko seorang koruptor.
"Lisa sekarang sudah dapat berapa uangnya dari hasil tandur?"
"Lumayan bi. sejak panggung hiburan ndolalak sepi karena covid19.Lisa sampe jual cincin yang dikasih emak.karene ga ada tanggapan sama sekali.. ya udah ikut kerja tandur aja hehe.. yang penting halal.ya ga bi?".
Bu Wati mengagumi pribadi Lisa yang sungguh langka dimiliki oleh wanita lajang seusianya .
Apa lagi dia seorang artis panggung,yang biasa hidup dilingkungan gemerlap cahaya panggung .
Nama Lisa? siapa yang ga kenal dikalangan pecinta Kesenian Dolalak Purworejo.
Lisa Memiliki bakat seni alami.. kecantikan dan bentuk tubuhnya yang tinggi pas dan serasi ia adalah sosok seniman penari yang natural.Lisa termasuk penari termahal ,karena ketenarannya sebagai penari dolalak profesional.
Akibat wabah pandemi covid ,semuanya berubah drastis.Lisa pun nganggur total.
"BI hujannya sudah reda,Lisa pulang ya makasih buat kopi sama singkong goreng krispynya.ya.."
"Oya. nih bawakan juga buat bapak dirumah.ya. kebetulan pak Jon,suamiku ga suka singkong Krispy. dari pada ga kemakan. anak anak ku juga ga pada mau makanan kaya gini?".
Lisa senyum senyum girang dan senang.
"wah dengan senang hati.. Bi..makasih bangettt...bibi memang baik hati ".
Bu Wati memang sengaja merebus singkong dan menggorengkan makanan kesukaan Lisa. Ia pun membungkuskan beberapa potong Singkong Krispy sisa yang dimakan Lisa,di masukan kedalam kantong plastik kresek hitam.
Setelah gadis cantik penari dolalak itu pergi,Bu Wati mengambil hapenya .
Dengan perasaan bergejolak,karena merasa bersalah .telah menjerumuskan kehidupan Lisa
Akibat menjodohkan antara Joko dengan Lisa.
Bu Wati memutar video saat Lisa menari di rumahnya,saat menikahkan anak perempuan nya.Titi.. dengan seorang guru Honorer.Somad.
Kini nampak di layar hapenya .,ia membuka Chanel Purworejo youtube .Bu Wati sangat terkesan menonton Lisa menari dolalak dengan pakaian khas,Dolalak.
Gerak luwes dan tangkas serta Trengginas .penari ndolalak ,itulah Lisa.
Tak terasa matanya sembab karena mulai basah oleh air mata yang mengalir ,terharu.dan.merasa berdosa menyesal . karena Bu Wati mengira bahwa Joko yang pegawai bang itu cocok dan menganggap seorang laki laki baik baik.
Sesampainya di rumah, Lisa kaget...karena ada mobil polisi patroli,diparkir di pekarangan rumahnya
"ada apa pa lagi ya??" tanya Lisa,tiba tiba keluar dari mulutnya
"kebetulan Ada Lisa..."
kata pak Eko petugas polsek gebang.
" Apa lagi kesalahan saya pak?"
" Ga lah mbak ,biasa aja? nanti baca ya undangan..sudah saya kasih ke bapak."
Bapanya sedang berbincang dengan petugas polisi itu.
Dada Lisa getar getar. tak keruan tak seperti biasanya. ia mendapat undangan? undangan pa ya.tnyany dalam hati.
.
Anggota polisi yang datang kerumah Lisa ternyata dalam rangka sedang memberikan bantuan sembako .Dan satunan para lansia.
"alhamdulilah..lega hatiku.." gumam Lisa dalam hati.
"Maaf ini. Neng Lisa yang penari ndolalak.itukah?"
Lisa tak menjawab,ia cuma senyum senyum malu.
Lisa segera masuk.ke.kamar sambil mendengarkan perbincangan bapak dengan empat nggota Polsek yang sedang memberikan sembako.
Sepulangny para polisi.. , Bapak nya memanggil.
" Lisa...kemari nak.!"
" dalem pak... "
"kesini ..bapak.mau bicara"
"injih pak.'
Daru tatapan mata bapak keliatan nya ada yang berat mengganjal hatinya.
"Lisa hari Senin besok kamu di undang ngisi acara.ini surat undangan."
Lisa terkejut mendengar kabar dari bapak.
Bapak nya memang tidak suka Lisa menjadi penari dollalak.
Bapak sedang sibuk membuka isi bungkusan kardus yang tadi di terimanya dari pak polisi.
Lisa membuka Amplop surat warna coklat muda.
kemudian membuka isinya?
Setelah membaca isi surat Lisa nampak tersenyum. bahwa ia diundang oleh pihak Penyelenggara ivent Aneka Budaya Jawa Tengah.
Ia mewakili kota Purworejo bersama sembilan orang penari.dolalak pilihan.
Lapangan Di alun alun Purworejo nampak ramai. Di sana ada.panggung besar dengan sound sistem raksasa.,
Hati Lisa berbung bunga karena ia bisa ketemu lagi dengan Ara seniornya.
Setelah sekian lm mereka tidak bisa bertemu karena pandemi covid 19.
Para youtuber dan wartawan langsung mengerubuti Lisa ada yang cuma minta selfie
ada yang minta wawancara . Layak nya seorang artis Lisa memang jadi idola para pemuda dan pecinta seni dolalak.
Lisa merasa ada.sesuatu yang janggal saat ia sedang menari bersama 9 orang penari lainnya.
ia serasa ada yang sedang mengincar dan seperti nya ingin membawa dirinya.
Tiba tiba lelaki tampan mengajaknya menari..ia dibawa keluar area barisan penari lain.ia dibawa keluar panggung sementara yang lain masih menari diatas panggung.
Lisa senang sekali diajak menari oleh laki laki tampan itu. ia banyak nyawer sampai jutaan uang yang ia terima dari saweranya.
Tetapi anehnny kenapa tak ada orang lain atau penari lain yang disawer. dan saat Lisa dipeluk peluk oleh laki laki tampan itu petugas keamanan panggung membiarkan seolah mereka tak melihat.
Lisa tak bisa nolak atau teriak saat laki laki itu memeluk dan membawa nya ke bawah pohon beringin.Lisa merasa tubuhnya di gotong dengan kasar
Lisa merasakan sebuah halusinasi.. ia merasakan seluruh tubuhnya serasa di gerayangi tangan tangan nakal.
"Wah.. gawat Dul... Lis mendem iku..Kisa mendem siap siap bantu dia mas,Ridwan .'
kata penabuh gendang berkomentar ,ada temanya yang youtuber yang sedang sibuk merekam.
penari dollak masih beraksi dengan tarianya sementara gerakan tari Lisa makin panas makin tegang .makin seru..
Lisa seperti tak punya rasa lelah bahkan saat tukang kendang sengaja menghentikan kendangnya karena kelelahan
Lisa malah mendekati tukang kendang dan menyuruhnya terus mengendang dengan gaya khas Lisa. yang bikin penonton makin terpesona.
penonton yang paham soal tari dolalak malah ikut tegang.
Sembilan penari lain sudah duduk. beristirahat.
MC acara pun sudah menghentikan sesi acara ,tari dolalak.beganti menampilkan acara lain penampilan kuda kepang.
penonton ribuan memadati lapangan Alun alun .
lampu disko dan lampu sorot panggung seperti ikut menari saat musik jaranan dan dolalak tadi di mainkan.
Lisa sudah tak tahan diperlakukan seperti itu oleh beberapa pemuda tampan...ia pun menampar pemuda yang memeluk tubuhnya. lalu menendangnya.Lisa kembali berada diatas panggung dan menari.
lisa nampak seperti ngamuk di punggung. semua kru acara ikut sibuk karena tingkah dan cara menari Lisa sudahbtak wajar.
Lisa malah ikut ke grup jaranan?
Dia menari terus ,ia pun sepertinya berseteru dengan penari jaranan.. yang masih Normal belum mendem?
suasana panggung yang menurut panitia penyelenggara jadi kacau?
penonton malah bersorak Sorai merasa senang dan mereka menyoraki mendukung Lisa dengan teriakan ..ayo Lisa terus... kmu hebat Lisa.
Produser acara memanggil.Mc acara.
ia perintahkan acara dihentikan.
lalu produser acara meminta para pawang jaranan agar bis menghentikan Kelakuan Lisa.
"ini diluar skenario acara ..ini kacau. Lisa bikin kacau.."
Tiga orang berpakaian hitam dengan gerak lincah ditangan memutar mutar cameti di atas kepala Lisa yang masih menari..seperti sudah tak sadar. tarianya memang indah dan terasa aneh seperti ada unsur ghaib. Keringat membanjiri pakaian seragam Dolalaknya.tpi Lisa tak mau berhenti menari.
Hingga akhirnya Tiga orang pawang itu bersatu kemudian mendekap Tubuh Lisa. Lisa terjatuh tak sadar dia menyumpah serapah tak jelas, matanya melotot sangat mengerikan.
Beberapa saat kemudian Lisa sadar..bahwa dirinya sedang dipengaruhi oleh mahluk ghaib .Ternyata ia masih berada diatas panggung.padahl perasanya tadi ia dibawa ke bawah pohon beringin di depan panggung oleh pemuda tampan.
kepalanya terasa pening kini Lisa merasa sangat lelah.
kru seniman berjibaku membantu menggotong tubuh lisa.membawanya ke ruang istirahat
"Kamu hebat nduk . tariamu luar biasa lebih dari satu jam kamu menari... sampai sampai kami kewalahan .. tapi penonton sangat puas dan makin banyak yang mendukungmu.. "
Kata produser acar saat menemui Lisa di ruang istirahat.
"maaf pak saya ga sadar... berarti saya mengganggu acara bapak ya.? karena tidak sesuai dengan skenario acara?"
Lisa kini merasa resah ,ia merasa akan mendapat peringatan keras selesai acara ini.
Laki laki berpkaian jas.lengkap itu duduk di samping Lisa. .Ia nampak tegang .Pandangan matanya nampak tak bersahabat.
kemudian..
"Maaf ya Lisa.. saya tidak tau kau tadi dipanggung mendem beneran atau bohongan saya ga tau.yang jelas acara ini tadi jadi kacau. gara gara tariannya kamu yang ngawur. pake acara mendem segala?"
Produser acara mengeluarkan amplop berisi uang. lalu berkata.
"Mulai besok kamu sudah tak diterima di paguyuban seniman Purworejo ,ini uang honor kamu. serahkan semua aksesoris tarian kamu.Terima kasih ya atas pengabdianmu pada kesenian dolalak.selama ini.Kamu tau ga?dolalak itu kesenian murni seni tidak boleh dikotori oleh caramu yang ngawur tadi. ini peringatan buat semuanya para penari dolalak.
jangan memanipulasi kesenian untuk kepuasan pribadi mu.demi ingin viral? di media.lisa kamu akan diantar pulang sama petugas sekarang juga! ."..
Seluruh penari dan para nayagan nampak keliatan tak nyaman dengan perlakuan dan kelakuan Pak Produser. yang seperti itu.
Seorang pimpinan grup Ndolalak nyeletuk beranikan diri bicara mewakili perasaan para seniman lain.
"Pak njenengan.klo ga mudeng seni dan seniman dollalak sebaiknya ga usah undang kami. undang saja Palapa atau musik orgen tunggal dengan para purel dipanggung ini pak." Para seniman dolalak lain yang merasa terwakilkan perasanya tertawa terpingkal pingkal.sambil menatap kearah Pak Producer. yang segera meninggalkan ruang istirahat.
ketua rombongan Ndolalak seperti ikut jengkel dengan pernyataan Sang produser acara.
Lisa duduk didepan cermin meja riasnya. ia menangis merenungi nasibnya. kini ia tak diperbolehkan lagi menari dolalak dimanapun panggung hiburan diadakan. jika melanggar Lisa akan dikenakan denda uang.
Begitu isi surat peringatan yang diterimanya beberapa hari lalu .
Lisa terdiam lama menatap wajah cantiknya di depan cermin meja riasnya.
Itu artinya sama dengan membunuh kariernya di dunia seni.
Sejak saat itu Lisa tak lagi mendapat panggilan menari atau pentas di panggung ndolalak.
Lisa melanjutkan kehidupannya dengan berjualan aneka gorengan .Ia membuka lapak saat hari pasaran di Pasar gebang.
ternyata produk makanan kuliner yang di kasih merek Ndolalak Lisa yang di jualanya selalu habis dan laku terjual.Bahkan Lisa mulai sering mendapat pesanan produk kulinernya yang bermerek Ndollak Lisa.tentu Lisa senang hasil.usahanya tak sia sia.
Lisa si cantik penari dolalak itu kini masih sering diajak tandur .. dan ia menikmati kehidupan barunya.
Catatan Author: Kisah ini hanya fiktif Belaka.Mohon maaf jika ada kesamaan nama tempat dan profesi.