Sejauh langkahku berjalan, sejauh anganku terbang, namun hatiku tetap tertahan pada satu nama yang meski sudah tak saling berkabar.
Untuk kisah yang sudah tak layak ku sebut 'kita'.
Terimakasih telah bermakna, hadir dengan damba namun pergi tanpa duga. Kini mari saling melupa dan temukan bahagia. Selamat berproses kembali, selamat menyelami kisah baru tanpa ada aku ataupun kamu. Biarkan kisah tentang kita memudar hingga hanya menjadi serpihan kenangan yang tak beraturan dan berakhir terbuang.
Kamu adalah halaman terbaik di buku perjalananku. Terimakasih pelajarannya, atas semua kesalahan yang ada, aku harap tak akan pernah ku ulangi lagi. Kamu selalu menjadi kenangan penuh dengan bahagia namun di waktu yang sama aku juga berderai air mata.
love u in every hurt.