Disuatu malam yang sangat dingin, seorang lelaki tampan keluar dari kantornya. Dia adalah Argaindika yang berumur 35 tahun, seorang duda tanpa anak yang ditinggal selingkuh istrinya.
Sungguh ngenes hidup Dika, sudah lah duda tak punya anak lagi, tapi tetap bekerja keras siang malam, entah untuk siapa dia cari uang.
Eh tapi, Dika kan masih 35, masih muda lah ya untuk ukuran laki laki, tetap semangat Dika, mana tau para reader ada yang mau mendaftar buat jadi istri mu. ups...
"Duuhh,, capek bangaaatt rasanya, mana ngk punya istri lagi, sial bangat sih hidup ni, di rumah pasti kedinginan kagak ada yang peluk." celetuk Dika yang menyandar dikursi kemudinya.
"Mending cuci mata dulu ah, siapa tau ketemu jodoh malam ini." seringai nya dalam kesendirian.
Beberapa sa'at melajukan mobilnya, Dika akhirnya berhenti di depan sebuah tempat hiburan, niat hati ingin kedalam, tapi serasa ada sesuatu yang melarang nya. Dika takut dosa, akhirnya dia kembali melajukan mobilnya.
ciit..
" Aduh " Dika mengaduh kesakitan karna keningnyaa kepentok stir mobil akibat ngerem mendadak.
Waktu mau berbelok tadi, Dika hampir menabrak seorang perempuan yang hendak memasuki tempat hiburan tersebut. Alhasil si duda tampan pun terpaksa rem mendadak.
" Duh siapa sih, bikin tambah mumet aja deh " keluh Dika seraya membuka pintu dan turun dari mobil.
" Kamu itu hati hati kalau bawa mobil, kalau mabuk jangan paksain nyetir, bukan cuma kamu yang akan dalam bahaya, tapi juga orang lain " Ketus si perempuan, yang body nya sangat aduhai, membuat sisi lelaki Dika terbangkitkan.
"ma-ma'af,, saya ti..
" udah ah " siperempuan memotong ucapan Dika seraya berlalu begitu saja.
" Ambooii,,, cantik nya " Dika terpaku memandangi tubuh belakang sang perempuan hingga hilang tubuh itu tak terlihat lagi.
" Astagaaa,, klw begini caranya bukannya menenangkan fikiran, tapi malah menambah fikiran " Gerutu Dika karena suhu tubuhnya meningkat drastis akibat melihat perempuan yang aduhai tadi. Dia pun masuk mobil dan melajukannya, dia akan segera pulang.
Ckck.. Dikaa Dika, baru melihat luarnya aja udah panas dingin kamu, itulah akibatnya terlalu lama menduda.
****
" Duuhh.. benar - benar capek hari ini " Keluh Dika menghempaskan tubuhnya dikasur, Dika benar-benar lelah, hingga mandi saja dia merasa sangat enggan.
Tapi fikirannya masih mengingat perempuan yang hampir ditabraknya tadi, hingga membuat hasratnya pun kembali naik.
" Oh astaga,,, parahnya aku, mengingat casing nya aja udah belingsatan aku, aku ngk tahan lagi, sepertinya butuh pelepasan ini " Dika bagkit dari tidur dan lansung menuju kamar mandinya.
Dika akan melakukan ritual terlarangnya itu, dia mungkin melakukannya bersama temannya Lifebuoy, atau adiknya Lux, atau mungkin kakaknya Harmony semerbak wanginya sepanjang hari, entah mana yang akan dipilihnya, tapi dia harus punya teman untuk memperlicin pekerjaan nya.
Setelah selesai ritual yang dilakukan nya di sembarang tempat, Dika pun melangkah mencapai kran, niat hati ingin membersihkan tongkatnya, akan tetapi....
Srett
"Aww.. pantat ku " Dika mengerang kesakitan akibat pantatnya mencium ubin kamar mandi dengan keras.
" Dasar anak durhaka, masih jadi cebong aja kamu udah durhaka sama bapakmu " omel Dika pada cebong yang dibuangnya percuma, di sembarang tempat lagi.
Ya, Dika kepeleset akibat menginjak sesuatu yang dibuangnya asal tadi.
*****
( Buat para pembaca, jika ingin melakukan pelepasan, lakukanlah dengan pasangan halal kamu, karna kalau tidak, kamu berdosa )
🙏🙏🙏