sang surya menjelang di sambut dengan suara merdu sang ayam semua orang sudah bersiap untuk melakukan kegiatan ada yang mau bekerja,berjualan,dan ada juga yang ingin berangkat ke sekolah. Dan masih saja ads yang terlelap tidur terbuai oleh mimpinya DAN INI LAH KISAH KU DI MULAI.
Perkenal kan Nama ku:Elfina Damayanti Sebenarnya sih nama nya tu Alfina damayanti tapi mungkin ada kesalahan penulisan jadi yaa mo gimana lagi udah terlanjur di tulis El hehehe. lanjut aja deh
Aku mempunyai Ibu,ayah,kakek,nenek,dan paman ku
bunda menikah pada saat umur 15 tahun sedangkan ayah ku berumur 25 tahun sangat lah jauh berbeda Mereka di nikahkan karna Kondisi Saat itu tidak memungkin kan Karna nenek ku yang mengira umur nya tidak lama lagi akan berakhir jadi nenek memutuskan untuk menikahkan anak nya dengan orang yang lebih tua dari anak nya mau gimana lagi terpaksa bunda menerima semua keputusan ibu nya bunda pun berhenti sekolah di saat masih Smp dan melanjutkan nya dengan menikah. dan ya di saat itu aku lahir di bumi ini Pada hari selasa aku tidak terlalu tau tentang kisah ku karena pada saat aku berinjak umur 2 tahun di situ lah luka pertama ku samapai saat ini kepada ayah.
Pada saat itu Kami sekeluarga tinggal di sulawesi tetapi entah apa yang terjadi kami pindah ke Kalimantan itu sampai saat ini Nenek ku yang dari kecil merawatku Ku ubah dan ya aku memanggilnya dengan sebutan mama Dan kakek ku dengan sebutan Bapak
mama sudah membeli rumah dan berjualan ya cukup laris walaupun pada saat itu rumah yang kami tempat tinggal kan sedikit penduduk nya Hanya beberapa dan itu pun jauh jika berjalan kaki
ayah ku sudah mendapat kan pekerjaan sementara Di hotel Qutrii ya aku juga gak tau seperti apa karna ayah masih menunggu pekerjaan di perusahaan lain
pagi pun tiba seperti biasa ayah pasti akan pergi unuk bekerja tak lupa ia menyalim tangan mama dan bunda menyalim tangan ayah tetapi ada yang aneh biasa setiap ayah berangkat pergi bekerja pasti ia akan terlebih dahulu untuk sarapan pagi tetapi mengapa pagi ini tidak??? mungkin karna ayah harus buru buru jadi tidak sempat
Di sampai nya ia di tempat kerjannya ayah mempunyai teman kita sebut saja Alexsandar dia adalah teman kerja ayah karna ayah baru saja bekerja di hotel Qutrii owh iya Hotel Qutrii ini baru saja pembangunan ya jadi ingin di renovasi lagi agar jauh lebih bagus ayah sebagai operator.
tetapi pada saat ayah sampai ke lantai 4 ayah entah mengapa terjatuh sampai lantai 3 aku tidak tau apakah lif atau kah tangga tetapi kondisi saat itu ayah sudah terjatuh untung saja di bawa itu hanya lah tripleks hanya goresan sedikit , tetapi aneh nya di saat ayah berdiri lagi ayah malah berjalan mundur itu di lihat sama teman ayah Alexsandar.Alexsandar sudah memanggil ayah untuk maju tetapi ayah hanya tersenyum dan melambaikan tangan nya ke pada teman nya Alexsandar Dan ya ia masih saja berjalan mundur dan Terjatuh Hingga ke lantai paling bawah yang di bawah di penuhi dengan batu batak dan keramik.
kepala ayah pecah,bercucuran darah terus mengalir dari kepala ayah Dan semua kejadian itu di liat oleh teman nya Alexsandar dan segera mengantarkan ke rumah sakit dan juga untuk mengabari Mama yang ada di rumah.
Di rumah mama mendapatkan telpon dari perusahaan yang ayah daftar pekerjaan yang di tunggu tunggu semua orang dan yaa hasilnya sangat baik ayah di terima bekerja di perusahaan tersebut mama begitu senang dan di saat kesenangan itu muncul mama mendapatkan telpon ke 2 dari pihak rumah sakit memberitahu bahwa anak nya yang bernama xxxxxx telah masuk ke rumah sakit atas kecelakaan yang menimpah mama begitu syok dan juga sangat sedih sampai ia tidakbisa berkata sepatah dua kata lagi.
mama segera pergi ke rumah sakit ayah di rawat di rumah sakit hari Senin tetapi ayah terkena koma hingga hari jumat di saat itu aku tidak mengerti apa apa karna ya umur ku masuh 2 tahun jadi aku hanya melihat ayah ku dan aku berkata: "ayah bangun jangan tidur terus ayo bangun ayah" ujar ku
semua orang yang mendengar perkataan ku hanya bisa menangis ayah menunggu ke datangan paman yaitu anak pertama dari mama yang bekerja di bugalon(samarinda).tepatnya pada saat paman sudah datang dan kemudian membisikkan sesuatu di telinga ayah. ayah pun menutup terakhir kali nafas nya bertepatan pada saat orang sholat jum'at.
semua orang hanya bisa menagis dan terus saja menagis. mama yang tidak tega melihat ayah yang sudah tiada di depan matanya tidak ingin membawa ayah pulang untuk di mandikan karna mama sudah cukup tidak ikhlas atas kepergian ayah
jadi ayah di mandikan di rumah sakit dan ayah pun di kuburkan dengan layak.
umur ku sudah beranjak 16 tahun aku pun baru saja mengetahui kalo aku telah kehilangan ayah di saat aku berumur 2 tahun kejadian demi kejadian ku alami entah dari luka Persahabatan,pertemanan,dan juga keluarga aku sangat lah merasa bahwa aku tidak mempunyai siapa siapa lagi karna orang yang bertempat cerita sekaligus sedih adalah ayah tetapi ia sudah pergi begitu cepat sebelum aku tumbuh menjadi besar
aku Selalu iri melihat teman teman lain yang di sayangi oleh ayah mereka yang di peluk jujur aku pun ingin seperti itu tetapi tidak bisa aku hanya bisa memeluk diri ku sendiri