Lembah neraka dari dahulu terkenal angker dan menakutkan.konon kabar nya lembah neraka adalah tempat pembuangan para penjahat yg kejam dan keji.pembuangan para pembunuh dan pemerkosa.yang sadis.
dimana hukuman mati belum lah cukup untuknya sehingga harus di buang ke lembah neraka.
yang pada akhirnya harus mati juga, setelah di siksa oleh penghuni lembah neraka.
itulah legenda yang beredar di kampung ku.semenjak jaman kolonial belanda dan turun temurun sampai sekarang.sehingga tidak ada
manusia yang berani masuk melewati hutan
di dalam lembah itu.setiap penjahat yang di buang ke sana tidak ada yang pernah kembali lagi.
entah di makan dan di cabik oleh penghuni lembah
entah lah...
suatu hari ketika senja mulai kelam, saat suara burung telah hilang.berganti lolongan srigala.
seorang anak lelaki lelaki kecil,
nampak berlari keluar dari dalam lembah neraka
sungguhpun masih kecil belasan tahun, anak itu
berlari sangat kencang seperti terbang.
mendaki dinding lembah yang terjal berbatu.
menerobos pohon pohon tinggi menjulang
seperti bayangan setan.disaat senja yang mulai
kelam itu.
tapi kalau kita lihat lebih dekat..
tampaklah anak itu berlari sambil menangis
terisak isak,menuju ke sebuah pondok kecil di
pinggir lembah neraka.
anak itu menghentikan lari nya sampai di depan
pondok.
tapi sudah sekian lama anak itu berdiri saja tidak
melakukan apa apa.hanya isak nya yang terdengar
tersedu sedan.
didalam pondok arumni heran mendengar suara
tangis.lalu membangunkan kakek nya.
kek...kek...bangun kek.
arumni gadis kecil yang imut itu menggoyang
tubuh kakek nya.kek..kek dengar kek ada orang menangis.lelaki yang sudah tua ituterbangun
dan terkejut.
iya ada orang menangis mari kita keluar kata ka
kek itu, sambil menyambar tangan arumni.
kamu siapa...dan dari mana?...tanya arumni
anak lelaki kecil yang tampan itu cuma memandang ke arah lembah neraka.yang nampak
samar karena hari sudah malam.sambil mengha
pus air matanya,anak itu berksta.
dari lembah neraka...
apa kamu sendiri? mana ayah ibumu?
ibuku sudah meninggal...ucapnya pelan air mata
anak itu berderai walau pun isak nya sudah tidak terdengar lagi.
arumni dan kakek nya saling pandang.
kemudian mengajak anak lelaki kecil itu ke dalam
pondok.anak lelaki yang tampan yang larinya kencang seperti setan itu..
aku bukan manusia...kata anak itu memulai ceritanya.aku anak sibunian...
namamu siapa nak?tanya kakek itu lembut.
ariya...jawab nya.
aku setengah manusia,setengah sibunian kata
anak itu lagi.aku tinggal di lembah neraka
kenapa kamu kesini tanya arum ni?
aku tidak punya siapa siapa di sana,ariya seolah
mengatakan untuk dirinya sendiri.
ibuku sudah lama meninggal.
tersiksa,dan menderita...dulu ibuku di sekap oleh
raja sibunian sampai meninggal.menurut cerita yang aku dapat.ibuku dipaksa oleh raja jadi istrinya
jadi ratu sibunian.tapi ibu tidak pernah mau.sang raja murka mengurung ibuku di sebuah kamar.
berulang ulang raja meminta supaya ibuku mau jadi istrinya dgn rella.berkali kali pula ibu menolak nya. dgn alasan ibu sudah mencintai orang lain
dgn segala bujuk dan rayuan.suatu hari karena
tidak tahan raja bejad itu memperkosa ibuku sambil bercerita air mata ariya menetes netes.
karena tidak berdaya berkali kali ibuku di hina dan
di perkosa...setelah aku lahir ibuku yang sudah lemah dan tidak mampu menahan penderitaan
jatuh sakit dan meninggal dunia.
tiba tiba kakek arumni yang mendengar cerita ariya
dari tadi.mencengkram pundak ariya mungkin tanpa disadari nya.tapi kakek itu bertanya penasaran.mata kakek itu berkilat aneh entah kenapa.lalu kakek itu bertanya siapa nama ibu mu?
kata orang orang nama ibuku ratna...ucap ariya.
kakek itu memandang ariya entah apa yang ada dalam pikiran nya.dan kakek itu pun pergi.
akhirnya ariya tinggal bersama arumni dan kakek nya.ariya merasa senang dan nyaman.arumni begitu baik dan perhatian padanya.kakek yang mereka tidak pernah tahu namanya itu,sangat menyayangi mereka berdua.arumni sendiri tidak
tidak pernah menanyakan nama kakek nya.
untuk apa...kakek nya itu sudah sangat sayang pada nya.walau kakek itu tidak kakek kandungnya arumni.memang sejak arumni tau arumni tinggal sama kakek itu.arumni sendiri tidak tau siapa ayah dan bunda nya.
bertahun tahun semenjak ibuku meninggal.aku merasa di sisihkan.aku di benci.oleh si bunian.
karena memang aku separo manusia separo bunian.sang raja pun sepertinya tidak menghendaki
kelahiran ku. akhirnya aku menerobos tirai pembatas yg sudah beratus tahun tercipta.
lima tahun sudah berlalu.mereka hidup penuh damai dan kasih sayang.ariya dan arumni sudah tumbuh menjadi remaja yang cantik dan tampan.
suatu malam...ketika bulan sabit yg sepotong itu
sudah jauh condong ke arah barat.malam sudah larut, karena suasana yg indah ariya dan arumni
masih duduk di luar pondok.
serombongan orang nampak mendaki tebing lembah neraka.dengan gerakan cepat sekali
menerobos malam melayang seperti terbang.
melintas pohon pohon yang nampak angker
menjulang.dgn pakaian seragam kuning ke emasan
pasukan tentara sibunian...ariya berbisik pelan
ada apa?...kenapa tentara sibunian datang kesini?
apa yg mereka mau?...
ariya menebak dalam hati.mereka jelas mencariku
siapa lagi?...nampak nya ini penting kalau ndak penting tidak mungkin mereka menembus tirai
pembatas?banyak pertanyaan di hati ariya.
pasukan itu berhenti dihadapan mereka.di hadapan
ariya dan arumni.sepuluh orang pasukan tentara itu
memberi hormat.tentu saja karena ariya masih seo
rang pangeran sibunian. walaupun seorang pangeran haram.lahir dari perkosaan.
kami pasukan sibunian.di utus oleh yang mulia raja
untuk menjemputmu kembali ke lembah neraka.
dgn tetap masih bersikap hormat.
aku tidak mau kembali...jawab ariya.
semua urat tubuhnya menegang.siap siaga untuk
bertempur.
kami cuma menjalankan perintah kata komandan
pasukan
aku tidak mau kembali.jawab ariya lagi.
arumni...kamu pergi ketempat kakek dulu ya?
ya..hati hati bisik arumni
ariya maju dua langkah.aku tidak mau kembali
tegas ariya lagi.
maafkan kami...tiba tiba terdengar sebuah lengkingan dari orang yang paling depan kemudian
di ikuti orang kedua ketiga dan seterusnya.
lengkingan yang sambung menyambung.ariya di
serang dari segala penjuru.
ariya pun mengeluarkan lengkingan berusaha keluar dari kepungan ,dgn melenting tinggi keatas.
tangan nya menyambar nyambar mengeluarkan
angin bercahaya seperti mengeluarkan api.hebat
memang kemampuan ariya masih muda remaja
sudah punya kekuatan yang luar biasa.
tapi sepuluh orang tentara sibunian bukan pula sebarang orang.mereka adalah orang pilihan dan terlatih.dari dunia gaib yang tidak bisa terlihat oleh
mata biasa manusia.
pertempuran hebat terjadi di tengah malam itu.
diterangi cahaya bulan sabit yang remang remang
sungguhpun kemampuan ariya sangat luar biasa
namun belum mampu menandingi sepuluh orang
pasukan tentara dari dunia sibunian itu.
terdengar lengking semakin keras cahaya menyambar nyambar .pada akhirnya tubuh ariya
terlempar menghantam pondok dgn mulut mengeluarkan darah.
dengan beringsut ariya menghapus darah yang keluar dari mulutnya.
ariya menyadari sepenuh nya bahwa dia akan
kalah.namun ariya tidak menyesal dikalahkan
oleh sepuluh orang pasukkan yang memang
sudah mumpuni.
tapi ariya sangat sedih kalau dia di bawa kembali
ke lembah neraka tentu tidak akan bertemu lagi
dgn arumni.itulah yang membuat ariya sedih.
arumni yang begitu dia sayang...lima tahun me
reka tidak pernah berjauhan.benih benih cinta
mereka tumbuh subur.kini terasa berat oleh ariya.
tapi ariya tidak di beri kesempatan.
sebuah lengkingan di susul sepuluh bayangan
menyerang ariya nampaknya bukan serangan melumpuhkan.tapi serangan ganas mematikan
mengancam nyawa dgn tujuan membunuh.
dgn mata terbuka dan sisa sisa tenaga yang ada
ariya menanti serangan kesepuluh pasukan itu.
ARUMNIII...tanpa sadar ariya berteriak menyebut
nama arumni.karena ariya berpikir inilah akhir hi
dup nya dan saat saat terakhir ini arumni harus tahu bahwa dia mencintai nya.
namun...
tiba tiba terdengar satu lengkingan yang sangat
kuat.menggetar kan semua orang,menggetarkan
pohon pohon.
kesepuluh orang pasukan sibunian tersentak kaget
lengkingan dasyat luar biasa mengguncang isi dada mereka.di susul muncul nya sosok bayangan.
sambil kedua telapak tangan nya menyambar
nyambar mengeluarkan cahaya kuning ke biruan.
bergulung gulung mengurung ke sepuluh pasukan
sibunian.sosok kakek yang sudah tua sekali
sosok kakek arumni.
ariya tercengang lupa bahwa nyawanya sedang
terancam.demi melihat sosok kakek yg sudah
lima tahun dia kenal.yang ariya kira kakek biasa dan lemah.kakek dari dunia manusia.
ternyata seorang dari sibunian.
belum lenyap suara lengkingan kakek itu.kesepuluh
sosok pasukan tentara sibunian yang hampir membunuh ariya jatuh bergelimpangan.seperti di hantam angin puting beliung.hebat dan dasyat ke
mampuan kakek itu.
kembalilah kalian ke lembah neraka.kata kakek itu
memandang satu persatu pasukan yg sedang ber
usaha untuk bangkit dgn susah payah.
menatap tajam dgn mata mencorong.tapi sepuluh
orang pasukan itu mana mau.mereka berdiri dan mengambil posisi mengepung orang tua itu.
apakah kalian masih membandel?...tiba tiba kakek
itu mencabik pakaian didadanya.dan nampak lah
di tengah dada kakek itu sebuah bulatan kuning
berkilau.sebuah tanda yang hanya di punyai oleh raja dan calon pengganti raja.tidak banyak yang memakai tanda itu di negri si bunian.palin banyak tiga orang raja dan pangeran mahkota.
serentak sepuluh orang itu bersujud dan berkata
kami tidak berani yang mulia...
nah sekarang kembali lah,nanti aku akan menyusul
dgn tetap menunduk hormat kesepuluh pasukan
sibunian mundur kemudian berbalik dan pergi.
lalu malam pun terasa sunyi,hening,...
anginpun enggan berhembus..
kakeekk...serentak arumni dan ariya berteriak memecah keheningan itu.
dengarlah anak anak ku...kakek itu berkata
aku adalah pangeran sibunian.pangeran mahkota
pengganti raja kalau raja sudah tidak mampu lagi
tapi karena aku gemar berpetualang ke dunia manusia. aku terjerat cinta...
aku jatuh cinta pada seorang gadis,
bangsa manusia.katena kami saling cinta dan
cinta kami terlalu dalam akhirnya kami khilaf.
kami tergelincir,kami terperosok...
karena nafsu kami melakukan hal terlarang
berulang kali.
pada akhirnya kami ketahuan.dan di bawa kelembah neraka untuk menerima hukuman.
kami memang telah berjanji apapun yang terjadi
asal tetap bersama kami akan menempuhnya
dgn senang hati.
tapi mala petaka itu terjadi...
sang raja ternyata jatuh cinta pula pada gadis itu.
kamu tau nama gadis itu...kakek itu bertanya pada
ariya.mana aku tahu kek,sahut ariya.
nama gadis itu adalah ratna..
semuanya diam...lalu apakah ratna ibuku?tanya ariya.
ya...sambung kakek itu lagi.ratna itu ibu mu.
yang disekap oleh raja yang tidak pernah mau
dgn rela jadi istri raja.dan kau adalah putraku.
karena waktu kami di bawa kelembah untuk
menjalani hukuman ratna sudah hamil.
ariya...tidak mampu berkata demi apa yang di dengarnya.arumni juga diam.kakek itu melanjutkan lagi.
sekarang semua sudah berakhir...ratna sudah tiada
ariya anakku...
i...iya..ariya tersadar perhitungan harus diselesai
kan sampai tuntas.tidak ada lagi permusuhan
dgn manusia.jangan kau ulang kesalahan ku
untuk yang kedua kali nya.cinta harusnya membawa damai tidak permusuhan.
kau jaga arumni dgn baik baik...
ariya melihat pada arumni...
ketika itu arumni sedang melihat ariya juga
lalu tanpa sadar seperti ada yang mengerakan
mereka saling mendekat berpelukkan.
duar...duar..ariya dan arumni baru sadar mencari sikakek.dan kakek yang ternyata ayah ariya itu sudah pergi jauh kearah lembah neraka.menyelesaikan perhitungan dgn raja .
perhitungan apa ariya dan arumni tidak tahu.
mungkin menuntut balas atas kematian ratna..
atau menuntut hak nya kembali sebagai se
orang pengganti raja...atau juga menuntut hak anak nya ariya sebagai penerusnya.ariya memang tidak tahu dan tidak mau tahu karena ariya tidak akan kembali kelembah neraka.
ariya cuma mau hidup sebagai manusia disamping
arumni cuma itu...
duar..duuaarr..ledakan ledakkan semakin keras
ariya dan arumni saling pandang...
pertempuran..bisik ariya ...
mengambil tangan arumni..
lalu berjalan ke arah pondok dgn berpegangan tangan...
tamat