aku yang kala itu tengah duduk termenung dibawah hujan, dikagetkan olehnya. seorang yang akan merubah segala hidup suram ku.
"kalau ada masalah cari solusinya, jangan sakiti diri kamu sendiri!" seorang lelaki tak dikenal mendekat dan memayungi sang gadis.
"kamu gak tau rasanya diposisi aku! capek tau setiap hari selalu terkena cacian dari keluarga sendiri!" sang wanita bangkit dan memandangi sang lelaki dengan linang air mata.
"aku dibenci keluarga sendiri cuma gara gara alasan yang gak jelas! aku capek sama semuanya!"
"aku diusir dari rumah cuma gara gara hal yang aku sendiri gak tau!" wanita itu terus menangis mencurahkan isi hatinya kepada sang lelaki.
"emm... jangan menangis nona. bagaimana kalau sementara kau menginap saja di apartment ku sampai kau mendapatkan pekerjaan mu." tawar laki-laki itu.
"apakah boleh? aku takut kau akan kerepotan." khawatir sang gadis.
"tidak apa- apa nona." ujar laki-laki itu meyakinkan.
Hari-hari terus berlalu sampai pada suatu hari saat sang gadis ingin mengantarkan makanan ke kantor yang lelaki ia dikejutkan dengan penampakan di depannya. dimana sang lelaki tengah berciuman mesra dengan seorang gadis yang sangat cantik dan menawan. hati sang gadis pun hancur. ia terlalu berharap pada apa yang bukan miliknya. saat dalam perjalanan pulang, ia melihat sebuah tayangan wawancara tentang sang lelaki penolongnya yang ternyata telah bertunangan. Hatinya bertambah hancur berkeping-keping.
Ia akhirnya pulang dan menulis sepucuk surat dan mengemasi barang barangnya dan pergi dari apartment sang lelaki.
isi suratnya
For Bastian ❤️
' Terima kasih karena anda sudah mau menampung saya. kini saya telah menemukan pekerjaan dengan gaji yang lumayan, sekali lagi terima kasih atas kemurahan hati anda. Terima kasih juga untuk semua perhatian yang anda berikan pada saya. maaf jika saya pernah mengharapkan anda menjadi milik saya. maafkan saya tuan, semoga anda berbahagia dengan kehidupan baru anda.
from Angelina.
🥀you are too perfect for the usual me🥀