pagi yang cerah stefi berangkat bekerja dengan menaiki bis umum , pagi itu sangat berdesakan dengan orang orang disekitarnya. stefi pemilik nama asli Stefany Anastasya akrab disapa stefi gadis desa yang masih berusia 20 tahunan itu , ia baru saja mendapatkan pekerjaan dikota dengan gaji yang lumayan besar. tak perlu berpikir lama ia langsung mengiyakan tawaran karena ia menganggur cukup lama .
" Ting " pesan masuk di ponselnya stefi membuka ponselnya mendapati pesan dari seseorang yang ia kenal cukup lama ia adalah temannya yang sudah bekerja lebih dulu dikota .
" kamu sampai mana ? " tulis temanya . " aku baru masih di jalan " balasnya . " bila sudah sampai kabari ya soalnya bos nya gak ada dirumah ini yang ada ibunya aj " balas nya lagi . " oke " jawabannya singkat .
butuh waktu sekitar 4 jam dari desa kekota tujuannya. sampai lah stefi di terminal kota ia segera memberi kabar pada teman nya bahwa dia sudah Sampai.
" aku sudah sampai yang jemput aku siapa " tulisnya pada temannya .
" oke tunggu nanti ada yang jemput " balas nya pada stefi .
" oke " . agak lama menunggu ia melihat mobil putih mendekati nya stefi berpikir itu yang menjemput nya . benar mobil hitam itu adalah ibu dari bosnya .
pintu mobil terbuka terlihat seorang ibu-ibu yang keluar dan menyapa nya dengan ramah .
" permisi, apakah benar kamu bernama stefi ? " tanya nya pada stefi .
" iya benar , ibu siapa ya ? " jawabnya
" perkenalkan namaku Yuri , aku adalah saudara bos kamu dia tidak bisa menjemput mu karena sibuk jadi aku sendiri yang kesini menjemput mu " jawabnya .
" oh begitu " jawabnya stefi lagi .
" kalau begitu mari ikut saya diluar panas sekali ! " mengajak stefi masuk mobil dan berlalu dari terminal . didalam mobil stefi dan Yuri tak banyak bicara ia hanya mengantar stefi kerumah adik bos barunya stefi .
adik Yuri bernama hobi ia terkenang periang cerewet dan suka hal hal yang manis namun semua itu hilang setelah hobi mengalami kecelakaan dan kehilangan kekasih nya .
sampai dirumah hobi , stefi dan Yuri turun lalu mereka masuk disana sudah ada yang menyambut nya para pelayan memberi hormat padanya. stefi pun membalasnya , tak lupa Yuri memperkenalkan stefi pada para pelayan di rumah itu dan disaat itu pula Yuri memberi tahu tugas stefi .
" semua kenalkan dia stefi , dia yang akan merawat adikku hobi jadi apa yang belum dia tahu , kasih tau paham semua " jelas Yuri .
" baik Bu " jawab para pelayan dirumah itu .
setelah memperkenalkan Yuri mengajak stefi naik ke lantai atas dimana kamar hobi berada , dan Yuri menunjukkan kamar stefi .
" Fi ini kamar mu dan itu kamar adikku hobi . disini kamu hanya bertugas menjaga adikku kemanapun dia pergi kamu harus selalu ada disampingnya, apapun yang ia butuhkan cuma kamu yang harus melakukan nya . paham ? " jelas Yuri pada stefi .
" baik Bu " jawab stefi
" jangan panggil aku Bu , panggil saja nuna Yuri "jawab Yuri lagi . keluarga dirumah itu semua ramah tak terkecuali semua disamakan seperti keluarga sendiri, namun berbeda dengan hobi yang berubah menjadi pemarah .
" baiklah rapikan tempat tidurmu lalu mulai lah bekerja . " ucap Yuri . Yuri berlalu dari hadapan Stefi .dan stefi masuk kamar dan mulai membereskan barang-barang nya .
hampir satu jam ia membereskan kamar dan bawaan nya lalu ia turun ke dapur disana disambut pelayan dengan baik . tiba-tiba dari lantai atas terdengar teriakan hobi membuat semua orang kaget .
" aaaaaarrghh " stefi langsung naik ke atas pelayan tak ikut naik karena ia tahu itu suara hobi yang sedang mengamuk .
stefi membuka pintu kamar hobi dia terdiam sesaat setelah hobi teriak . stefi mendekati hobi perlahan lahan .
" ada apa tuan , apa yang anda butuhkan? " tanya nya pada hobi .
" siapa kamu beraninya masuk kamar tanpa mengetuk pintu ! " bentak hobi .
stefi gugup ia pelan pelan menjawab pertanyaan hobi .
" saya pengasuh baru tuan , jika anda perlu apa apa biasa saya bantu ?" jawabnya
setelah mendengar stefi bicara emosi hobi mereda Secara tiba-tiba ia tak mau ada perempuan takut padanya karena sebenarnya dia bukan orang pemarah dan ia tak mau sifatnya itu diketahui orang lain .
" baiklaj keluarlah sekarang aku ingin istirahat" jelas hobi pada stefi dengan kata-kata lembut .
" baiklah " stefi keluar menutup pintu dengan pelan pelan. hari pertama ia bekerja sebagai pengasuh tuan muda .
setelah keluar stefi mengerjakan tugas yang lain seperti menyiapkan makan siang dan segala kebutuhan hobi. hobi tidak bisa berjalan akibat kecelakaan membuat nya lumpuh sementara kegiatan apapun terbatas.
satu bulan dua bulan telah berlalu hobi dan stefi semakin akrab seperti sudah mengenal lama . stefi memang pandai dalam bersosialisasi dengan mudah jadi Dimana pun dengan siapapun dia bicara maka orang itu akan nyaman Dengan nya begitu pula dengan hobi . hingga suatu hari mereka bertukar nomor telepon agar mudah menghubungi jika sewaktu-waktu hobi membutuhkan sesuatu . hobi tak lagi mengurung diri sekali sekali ia pernah keluar sekedar jalan jalan di sekitar halaman rumahnya yang luas .
pagi ini hobi ingin keluar menghirup udara segar ia menelpon stefi yang masih dibawah menyiapkan sarapan dan obat untuk hobi .
" dddeeerrrtttt" dering ponsel stefi .
" hallo " jawabnya stefi
" cepat kesini bantu aku siap siap" kata hobi
" mau kemana ? ini masih pagi tuan ! " jawab stefi
" sudah kesini aja " kata hobi lagi .
stefi naik ke atas membawa nampan berisi sarapan dan obat untuk hobi.
stefi mengetuk pintu " tok ,tok ,tok tuan ini saya " kata stefi .
hobi yang mendengar dari dalam langsung menjawab , " masuk saja " kata hobi , Stefi langsung masuk dan membantu hobi sarapan terlebih dahulu , setelah selesai ia membantu hobi ke kamar mandi dan menyiapkan pakaian ganti untuknya .
agak lama hobi keluar memakai pakaian yang disiapkan oleh stefi ia langsung ganti baju didalam kamar mandi . kok bisa ya ? kalau soal itu hobi gak mau merepotkan orang lain .
" ayok " memegang tangan stefi , sontak stefi kaget " eh tuan " melihat tangan nya di gandeng hobi pun ikut diam sebentar , " ada apa ? " tanya hobi . " tangannya " kata stefi hobi langsung melepas nya "oh maaf aku terlalu kebiasaan hingga sampai sekarang , maafkan aku " jawab hobi , stefi yang menyadari itu langsung merasa bersalah . " tidak apa-apa tuan melupakan itu memang sulit , tapi kalau kita berusaha pasti bisa " memberi semangat untuk hobi .
" terimakasih " menjawab dengan senyum manisnya .
stefi yang melihatnya langsung terpesona, " astaga manis sekali dia andai bukan bosku " batinya
" oh ya jangan panggil aku tuan " kata hobi
" lali aku harus panggil apa " Jawab stefi .
" panggil oppa aja " kata hobi
" serius " kata stefi masih tidak percaya dengan omongan hobi .
" iya , udah ayok berangkat " kata hobi lagi
stefi dan hobi keluar menikmati keindahan dan udara sejuk di pagi hari di halaman rumah.
.................
sudah 4 tahun stefi bekerja dikota ia merasa betah karena perlakuan keluarga hobi dan juga hobi kini sudah berubah total setelah diasuh oleh stefi .
hobi kini sudah bisa berjalan sedikit demi sedikit setiap hari ia akan belajar dan terapi Dengan stefi . diam diam hobi menyimpan rasa pada stefi namun stefi tidak tahu . bahkan seringkali keduanya terlihat seperti besti ada masalah sedikit saling bercerita hingga akhirnya hobi mencoba mengungkap isi hatinya pada stefi .
namun hobi tak berani ia takut akan ditolak . terkadang hobi masih suka mengamuk sendiri entah apa yang membuatnya begitu .
hobi memiliki ide ia ingin sekali memberikan boneka dan bunga pada stefi namun tak langsung diberika melainkan langsung di taruh dikamar stefi dan meninggalkan sepercik kertas kecil.
stefi masuk dan heran ketika melihat ada Boneka dan Bunga yang cantik .
" wah cantik dari siapa ini " kata stefi dan ia mulai membaca secuil kertas itu . stefi heran kenapa hobi memberinya bunga . ketika hendak mencari hobi , tiba-tiba hobi muncul didekat pintu kamar stefi .
" suka nggak " kata hobi , stefi kaget .
" astaghfirullah , eh maaf oppa ? " kata stefi gugup
" hhh tidak apa-apa , maaf mengagetkan mu . " kata hobi
" lalu bagaimana dengan pertanyaan nya " kata hobi .
" pertanyaan apa ? " kata stefi . " itu dikertasnya " kata hobi lagi .
" gak ada " kata stefi mencari cari tulisan dan akhirnya ketemu lalu membaca dan deg , " apa ini , apa aku mimpi , hah serius ini pertanyaan nya " batin stefi .
" bagaimana " penasaran jawaban stefi ia merasa jawaban stefi Tak seperti yang diharapkan hobi .
" stefi " kata hobi , stefi yang melamun sadar dan menggeleng gelengkan kepala nya .
" ah iya " kata stefi . " iya apa " kata hobi semakin penasaran .
" ah tidak itu " stefi gugup dengan jawabannya ia takut jawabnya salah dan membuat hobi kecewa .
" iya aku mau , tapi dengan satu syarat ! " kata stefi
" Alhamdulillah akhirnya , apa syaratnya ? " kata hobi
" jangan marah marah lagi , Jagan buat dirimu susah ataupun sedih terus menerus aku tidak mau melihat mu murung terus " kata stefi menunduk .hobi yang mendengar akhirnya lega dan ia mengiyakan syarat stefi .
" baiklah aku akan belajar dari mu dan mencoba dengan lebih baik " kata hobi . nuna Yuri dan ibunya yang nguping di belakang tembok senang mendengar percakapan stefi dan hobi .
mereka langsung menemui stefi dan hobi .
" ibu sudah mendengar percakapan kalian maaf kalau ibu lancang apa sebaiknya tidak langsung menikah saja ! " kata ibu hobi . stefi syok dan hobi kaget " apa ibu gak salah tapi kan dia " kata hobi karena ia tahu stefi bukan dari keluarga kaya seperti dirinya . " aku setuju siap ini " kata nuna Yuri .
" tak masalah jika itu membuat mu jadi lebih baik ibu merestui kalian " kata ibu hobi .
" benarkah " kata hobi dan stefi senang mendengarnya ibunya merestuinya.
beberapa Minggu setelah stefi dan hobi resmi pacaran, tepat hari ini mereka menikah dan bahagia .kini hobi bisa melupakan masa lalu yang kelam dan ia merasa sangat bahagia mengenal stefi yang kin jadi istri nya . mereka hidup bahagia selamanya.