nama ku adalah Alice, aku seorang mahasiswi.
hari ini aku baru saja pindah ke kosan Deket kampus ku.
kesan pertama yang aku lihat saat melihat kosan ku adalah nyaman, karena kamar ku menghadap ke arah sebuah cagar alam.
kebetulan saat aku pindahan tetangga ku membantu aku, namanya Jihan, dia juga seorang mahasiswi, menurut ku Jihan orangnya baik, tapi dia tak banyak bicara.
setelah hari yang melelahkan, aku langsung tertidur di kasur yang sudah ku rapihkan, namun aku belum makan dari tadi pagi, oleh sebab itu aku pergi keluar untuk mencari makan.
kebetulan di depan kosan ku ada tukang nasi goreng yang sedang mangkal.
"bang nasi goreng satu ya". pesan aku
"bungkus atau makan sini neng?". tanya tukang nasi goreng tersebut
"disini aja bang". jawab aku
tukang nasi goreng tersebut pun memasak nasi goreng yang ku pesan, sambil memasak ia juga mengajak ku ngobrol.
"baru pindah ya neng?". tanya Abang tersebut
"iya nih". jawab aku
"bukan nya saya nakutin nih neng, tapi dari yang saya denger kosan ini tuh ada hantunya". bisik Abang tersebut
seketika angin berhembus kencang, aku menjadi merinding mendengar ucapan tukang nasi goreng tersebut.
"udah bang jangan dibahas, saya jadi merinding". ucap ku takut
"yaa maaf saya cuma ngasih tau doang". jawab Abang tersebut
tukang nasi goreng tersebut pun memberikan ku sepiring nasi goreng dan air mineral yang ku pesan.
"makan bang". tawar aku
"silahkan neng". jawab Abang tersebut
aku pun memakan nasi goreng tersebut, kemudian Abang tersebut berbicara lagi.
"saya kasih tau nih neng, kalo ada yang mengetuk apapun itu, jangan dibalas". ucap Abang tersebut
aku hanya makan sambil mendengar kan saran yang diberitahu kan oleh Abang tersebut.
beberapa menit kemudian aku sudah selesai makan, aku langsung membayar semua yang tadi ku makan.
"makasih ya bang". ucap aku
"iya sama-sama, kalo butuh apa-apa bilang aja sama saya neng, saya setiap malam mangkal disini kok". tawar Abang tersebut
"iya bang, makasih sekali lagi ya". jawab diriku
aku pun langsung berjalan menuju kamar kosan ku, namun di tangga aku melihat seorang wanita yang sedang menangis, dengan ragu aku menghampiri wanita tersebut.
"kamu kenapa nangis, ini udah malem loh". ucap ku gugup
namun wanita tersebut tetap menangis, bahkan tangisannya semakin keras, aku pun hendak memegang pundak nya, namun sebelum tangan ku menyentuh nya, wanita tersebut sudah tak ada dihadapan ku.
aku terkejut, dengan segera aku berlari menuju kamarku, setelah itu aku langsung menarik selimut ku dan tidur, walaupun sosok wanita tersebut masih terbayang-bayang di pikiran ku.
keesokannya harinya aku sudah siap untuk berangkat ke kampus ku, kebetulan sekali Jihan juga baru akan berangkat ke kampusnya.
"mau berangkat Han?". tanya ku
"iya, aku duluan ya". datar Jihan
padahal aku ingin pergi bersama dengan Jihan, akan tetapi ia langsung pergi, tampaknya ia sedang terburu-buru.
aku pun berjalan, pas di tangga, aku jadi teringat kejadian semalam, aku tak mau itu terjadi lagi, karena itu aku langsung bergegas menuju kampus ku.
beberapa menit kemudian aku sudah sampai di kampus, aku langsung absen, lalu mendengar kan dosen yang sedang menerangkan.
waktu pun terus berjalan, sudah waktunya istirahat, aku pun pergi ke taman sambil membawa laptop, aku akan makan sambil mengerjakan tugas di taman.
setelah tiba di taman aku pun membuka laptop ku, namun wallpaper laptop ku berubah menjadi gambar wanita yang kutemui semalam, dengan spontan aku menutup laptop ku.
aku gemetar ketakutan, sekali lagi aku membuka laptop ku, namun wallpaper ku sudah kembali, aku menghela nafas ku panjang-panjang, aku langsung membuka file yang akan dikerjakan, lalu mengerjakan nya.