[Balas dendam istri]
Rina melihat noda lipstick di kemeja suaminya. Perasaan Rina sudah tidak enak akhir-akhir ini. Alex, suaminya sering pulang larut malam. Belum lagi Alex menjawab telpon di kamar mandi.
Air mata Rina menetes. Ia mencoba untuk mempercayai suaminya. Sampai akhirnya Alex membawa seorang wanita cantik yang sedang mengandung anak Alex.
Rina mencoba bertahan tetapi ia akhirnya memutuskan untuk bercerai.
"Aku tak kan memberimu uang satu peserpun jika kita bercerai," ancam Alex.
Rina hanya bisa berbicara dalam hatinya. Dulu aku mengorbankan karirku karena kau yang memintaku untuk diam di rumah.
Setelah bercerai Rina mencoba menjadi wanita mandiri. Ia melamar di sebuah perusahaan. Dengan kerajinan dan ketekunannya, Rina sering mendapat promosi.
Saat ini Rina mempunyai kedudukan yang penting di perusahaan. Saat perusahaan membangun gedung untuk kantor baru, Rina lah yang dipercaya untuk mengurusnya.
Beberapa perusahaan bersaing untuk menenangkan tender membangun gedung baru. Rina bertemu dengan mereka di ruang meeting.
"Beliau adalah Ibu Rina. Semua keputusan tentang gedung baru ada di tangan beliau," ucap salah satu karyawan yang menjadi MC untuk mengarahkan acara presentasi.
Rina melihat Alex yang ikut tender. Saat ini perusahaan Alex benar-benar harus memenangkan tender. Perusahaannya sedang diambang kebangkrutan.
Rina melihat proposal dan presentasi Alex. Sudah pasti ia akan mencoret perusahaan Alex dari daftarnya.