Nama ku Bulan, aku wanita yang bisa di bilang sempurna. Disini maksud aku itu bukanlah yang sebenarnya, aku mengatakan kata tersebut karena mempunyai seorang pacar yang sangat menyayangi ku.
Awalnya hari hariku berjalan dengan normal, tidak ada penampakan atau suatu kejadian aneh selama Ini sebelum aku mendapatkan sebuah boneka dari Aldo pacarku yang ternyata boneka pacarku berhantu. Kisah ku bermula ketika pacarku memberi kejutan di hari ulang tahun ku. Saat aku di ajak ke suatu tempat oleh temen Karib ku yaitu Bintang, Bintang seorang sahabat dari kami sekolah dasar. Bintang mengajak ku atas suruhan Aldo pacarku.
" Hay Bulan, eh mau nggak temenin aku ke cafe yang biasa kita nongkrong?" kata Bintang.
" Emmm, gimana ya aku lagi badmood nih sama pacarku" jawabku.
"Kenapa? bukannya selama ini baik baik saja" tanya Bintang dengan manik mata yang penuh curiga.
"Kan kamu tau sendiri, hari ini adalah hari ulang tahun ku. Tapi sepertinya Aldo Lupa akan hari jadi kami juga yang bertepatan dengan Hari ulang tahunku " jawabku dengan nada sedikit marah.
"Ya mungkin Aldo sibuk dengan kerjaan dia kali. Dia teknisi di suatu perusahaan ternama kan?" Jawab Bintang temenku.
"Ya mungkin dia sudah bosan kali sama aku.”
" Ya udah ayo jalan-jalan supaya amarah kamu sedikit mereda, mending temenin aku Lirik cogan di caffe biasa" jawab Bintang dengan mata yang berbinar ke arahku.
"Ya udah ayo, tapi aku siap-siap dulu ya " jawab ku.
Setelah selesai berkemas, aku berangkat dengan mengendarai mobil sport kesayanganku yang berwarna merah yang bergambar kuda. Kupacu mobil ku dengan kecepatan sedang karena jalan kebetulan sedikit macet. Sesampai nya di caffe, keanehan pun terjadi ketika sesampainya di sana tidak terdengar suara ribut maupun suara musik senyap dan tidak ada satu pun orang berlalu lalang di luar cafe.
"Eh Bintang, ngapain kamu ngajak aku ke cafe yang tutup?" kata ku.
"Loh, kok aneh ya" jawab Bintang.
" Eh lihat itu ada karyawan caffe, aku turun dahulu ya tanya dul ke dia siapa tau memang masih belum buka cafenya" ucap Bintang.
"Ya sudah sana aku tunggu di mobil aja karena gerah banget, nanti aku berkeringat dan nggak cantik lagi dong" Jawabku dengan nada menggoda Bintang.
"Huh! Dasar Bulan! Kamu maunya sempurna di mata Aldo" jawab bintang.
"iya lah, makanya kamu cari pacar yang baiknya seperti Aldo pacarku " jawab ku dengan sombong.
Akhirnya Bintang turun dan bertanya ke Karyawan cafe dan berbincang lalu masuk ke dalam cafe.
Aku berpikir di dalam benak; “kenapa Bintang masuk dengan Karyawan itu ya semoga aja dia bawa minuman softdrink buat membasahkan tenggorokan ku!"
Aku memarkiran mobil ku dan aku segera turun untuk mencari Bintang karena sudah berjam-jam tidak kembali. Ketika aku membuka pintu caffe, langsung ada sambutan dari seluruh pengunjung yang ada di dalamnya. Ternyata mereka memberiku kejutan dan di atur oleh Aldo dan Bintang. Aku terharu akan kejutan dari mereka karena satu caffe di sewa dan di dekorasi selayaknya kastil sebuah kerajaan dongeng.
"Sayang selamat ulang tahun ya!" kata Aldo.
"Uh, sayang, terima kasih sayang" jawabku.
"Ini boneka yang kamu inginkan sayang" kata Aldo.
"Terima kasih sayang” Jawabku.
Aku pun langsung memeluk Aldo si sela ruang yang terhimpit di bagian tengah. Acara pun sangat meriah dan akhirnya aku melihat Bintang bersama dengan seorang pria tampan disampingnya sambil bermanja dan menikmati kua ulang tahun ku. Tanpa terasa malam pun semakin larut, acara ulang tahun ku akhirnya selesai dan aku di antarkan Aldo sampai ke depan rumah ku. Aku bahagia sekali memiliki pacar dan sahabat yang baik.
Setelah aku berbenah mau hendak tidur, aku merasa ada sesuatu yang janggal.
"Perasaan tadi boneka Beruang ku aku letakkan di atas meja, kenapa sekarang ada di atas ranjang ya, ah yasudahlah mungkin aku lupa meletakkannya. Sekarang aku sangat mengantuk" ucapku dalam hati.
Saat aku tertidur, aku merasa ada yang membelai rambut panjangku. Aku terbuai akan sentuhannya, ketika aku tersadar akan siapa yang membelai rambutku aku membuka mata yang ternyata boneka Beruang pemberian Aldo pacarku yang ada di belakang ku. Dia menghadap ku, akhirnya aku tertidur lagi melanjutkan tidurku yang tertunda. Menjelang pagi, aku merasa ada hembusan nafas tepat di belakang Telinga Mungil ku, Sontak aku pun Kaget dan langsung Berbalik badan.
Begitu kagetnya aku ketika mendapati mahluk berbulu lebat dan hitam pekat yang sedang berada di belakang ku. Aku langsung berteriak dan tanpa sadar aku pingsan. Ketika aku tersadar kembali dan melihat sekeliling ku yang takut akan makhluk berbulu hitam itu masih berada di kamarku. Setelah Aman aku mengambil Hp ku dan telepon Aldo pacarku.
" Sayang, aku takut!" kata ku.
"Hallo kenapa sayang? apa yang sedang terjadi? coba tenangin diri dulu jangan langsung berteriak seperti itu" jawab Aldo pacarku.
" Ada makhluk berbulu hitam di kamarku!" kata ku sangat gusar.
" Apa sayang? Kamu nggak bercanda kan? atau Ini buat alasan kamu agar aku ke rumahmu kan sayang? Tanpa Alasan itu pun aku berniat kesana sayang hari ini" Kata Aldo.
" Cepetan datang! aku takut sekali! " jawab ku.
Sesampainya di depan pagar rumah, Bulan langsung berlari ke arah Aldo dan memeluk erat sambil menangis.
"Sudah! cup, cup " kata aldo pacarku.
"Tapi aku takut sekali akan mahluk itu, dari dulu aku nggak pernah seperti ini. Atau jangan-jangan boneka yang kamu kasih Itu berhantu?” kata ku dengan nada ketakutan.
"Nggak mungkin sayang. Kan aku beli di salah satu Mall yang letaknya dekat tempatku bekerja" jawabku.
Setelah aku tenang dan terlelap di pangkuan pacarku, aku pun mengalami mimpi buruk. Di dalam mimpiku itu aku melihat seorang laki laki yang berumur sekitar 30 tahunan. Di serang sama para perampok yang akan merampok rumahnya. Dan di situ aku melihat boneka yang mirip akan boneka yang di kasih ke pacarku.
Ketika sang laki laki itu kesusahan, dia tidak dapat bergerak terlihat sosok arwah yang memasuki boneka dengan sangat cepat. Boneka tersebut bergerak sendiri sambil memukul salah satu perampok itu hingga pingsan.
Sesaat itu pun aku terbangun, ketika aku terbangun aku tidak mendapati pacarku yang pergi entah kemana dan meninggalkan sepucuk surat di atas meja yang berisi:
"Maaf sayang, aku dapat telpon dari pegawai Mall ada masalah yang terjadi, aku akan kembali besok hari. Sayang hati-hati ya di rumah, kalau sayang takut langsung telpon Bintang saja untuk menemani kamu di rumah" itu lah sepucuk surat dari pacarku Aldo.
Aku penasaran dan mengingat Kejadian di mimpi ku, akhirnya aku memberanikan diri untuk mendekati boneka itu. Saat aku sudah berada di depan boneka beruang nya lampu kamar ku langsung padam. Anehnya cuma lampu kamar ku yang padam, dari balik jendela luar terlihat sosok laki laki yang ada di dalam mimpi ku.
"Bolehkah aku meminta bantuan mu Bulan?" kata mahluk itu.
" Si_siapa kamu? jangan ganggu aku! Pergi! " teriak ku yang begitu keras sambil sedikit menangis.
" Aku akan pergi setelah kamu berjanji akan bantu aku menemukan dan membalaskan dendam ku kepada pembunuh ku" ucap makhluk tersebut.
" Bagaimana aku bisa menemukan pembunuh itu?"
"Mereka akan beraksi lagi di sebuah Mall di tempat pacarmu kini bekerja."
Dengan gerakan refleks aku pun berlari mengambil telepon dan langsung menelpon pacarku. "Sayang kamu di Mana sekarang," kata ku sambil berteriak.
"Aku sedang di mall, ada pencuri yang beraksi di Mall. Sekarang, aku sedang mengejar salah dari mereka” jawab Aldo pacarku dengan nafas tersengal-sengal.
"Sayang hati-hati mereka sangat sadis. Boneka yang kamu kasih itu adalah hantu yang telah menceritakan semuanya kepadaku, boneka itu berisi korban dari hantu yang bersemayam di Boneka yg kamu kasih sayang" jawab ku menerangkan.
" Apa? kamu serius sayang?" kata Aldo pacarku.
"Iya tangkap dia dan panggil polisi untuk membantu" jawabku.
Setelah Aldo menangkap pencuri itu Aldo menelpon polisi untuk memproses perkara pencurian dan pembunuhan. Aldo pun menjadi saksi di depan kantor Polisi, disisi lain saat aku menunggu kabar dari Aldo, sosok hantu laki laki itu pun muncul kembali.
"Bulan, terimakasih banyak telah menolongku" kata hantu itu.
"Baiklah, sekarang kamu pergi dan jangan ganggu aku lagi, urusanmu di dunia ini sudah selesai" ucap ku langsung menjauh darinya.
Hantu itu pergi bersamaan dengan boneka beruang yang juga menghilang, Aku mencari-cari kemana boneka Itu aku simpan, ketika aku melihat keluar jendela aku melihat boneka ku terbang meninggalkan rumah. Akhirnya sekarang hari-hariku tenang seperti sedia kala setelah kepergian boneka yang di berikan oleh pacarku adalah Hantu.