part 25
Suara lembut nan halus kembali terdengar ,lagu tembang Jawi bahasa Ngoko begitu merdu .Bapaknya Sherly menghentikan langkahnya.Beliau begitu penasaran ,suara wanita nyinden tersebut seperti meledeknya .Padahal tadi ketika dicek kamar mandi tersebut kosong.
Bapaknya Sherly berjalan mengendap endap.Ketika sampai didepan pintu langsung meraih handle dan membukanya.Aneh keadaan didalam ruang kamar mandi sunyi senyap kosong.Tiada suara air kran yang mengalir .kran masih tertutup rapih , begitupun wanita yang terdengar nyinden pun tak ada.Bapaknya Sherly ayah mertua Acong nampak bingung dan kesal."Serasan Lo gangguin Oe orang enak tidur" umpatnya memaki .Aneh baru juga selesai mengumpat .Tubuh mertua Laki2 Acong tersebut seperti ada yang menarik kasar masuk kedalam kamar mandi.Mertua Acong itu ketakutan.Air keran hidup dengan sendirinya.Tiba2 lampu kamar mandi tersebut padam .Harum melati keraton berseling bau bangkai tercium silih menyapa hidung mertua Acong.Mata mertua Acong terbelalak ketika Tiba2 dihadapannya berdiri angin sesosok wanita cantik nan mempesona.
Seorang wanita memakai kemben kain jarik ,rambutnya terurai panjang tatapannya sendu.Tiba2 wanita itu menari .Pinggulnya melenggak lenggok dengan jemari nan gemulai .Membuat mertua Laki2 Acong menahan ludahnya.Wanita berhidung mancung tersebut perlahan namun pasti .Mulai melepaskan kain kemben jarik yang menempel ditubuhnya .Kulit kuning Langsat seakan bercahaya karena keringat .Kini Tubuh sintal semok bohay tersebut polos seperti bayi yang baru terlahir ke dunia.
Nafas bapak mertua Acong seperti berhenti, begitupun detak jantungnya tak karuan.Ketika wanita dihadapan ya mendekat dan menari erotis.Jemarinya yang lentik genit mengusap dada bapak mertua Acong,lelaki mana yang tak lemah imannya ketika surga dunia menghampiri dengan sejuta birahi merayu.
Laki2 gendut itu pun terbakar birahi ,gesekan kulit halus wanita cantik itu mampu merungkaaadkan iman laki2 separuh baya tersebut .Entah siapa yang memulai nya ,coba pemirsaah tanyakan pada cicak didinding kamar mandi tersebut yang diam2 menjadi saksi tragedi cinta satu malam.
Dengan penuh nafsu bapak mertua Acong ,menari ,mendengus dikulit kuning yang selembut sutra.Wanita itu pun membalas dengan agresif .pertarungan syahwat tersebut cukup melelahkan 45 menit sudah berlaru seperti nada indah biola klasik.Mata bapak mertua Acong mendelik.Ketika puncak