Di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang kurang mampu bernama pak Udin ,beliau bekerja sebagai buruh tani.Suatu hari beliau berkumpul bersama teman-temannya seprovesi.
Din,bagaimana kalau kita ikut transmigrasi ke luar daerah saja?Aku dengar pemerintah sedang mengadakan progam transmigrasi,disana hidup kita akan di jamin pemerintah,kata pak yoyok.''
Bagaimana caranya kita ikutan?biar aku tanya sama istriku dulu,jawab pak Udin.
Nanti kalau kamu tertarik akan saya cari informasinya lebih lanjut.Ya udah kita pulang dulu sudah siang."
Setelah sampai dirumah pak Udinpun lansung bercerita kepada sang istri.
Pak ini kopinya",kata si ibu .kok kelihatanya bapak terbinar-binar.ada apa to pak?"
Ini Bu kata Yoyok, ada progam transmigrasi.kalau memang ada gimana kalau kita sekeluarga ikutan Bu ?hidup kita bakal dijamin oleh pemerintah..Dari pada kita hidup didesa kita coba saja ya Bu?siapa tahu hidup kita bakal lebih baik .
Terserah bapak sajalah, yang penting kita sekeluarga kumpul satu rumah,susah senang kita jalani bersama.Terus gimana caranya ikutan pak?
Nanti si Yoyok bakalan ngasih tahu Bu.
Ya udahlah ibu mau ,kedalam dulu pak.
selang beberapa hari kemudian pak Yoyok pun datang ke rumah pak Udin untuk menjelaskan bagaimana prosedurnya daftar sebagai calon transmigrasi.Tak butuh waktu yang lama,semua telah diurus surat -suratpun telah diurus dan siap untuk berangkat.Tentu saja dengan bantuan pak Yoyok.
Hari yang dinanti pun telah tiba,kini saatnya pak Udin sekeluarga akan pergi untuk meninggalkan desa.Rumah pak Udin sangatlah ramai dipenuhi dengan sanak keluarga yang saling berpamitan dan Susananya sangat mengharukan.
Pak Udin berangkat dengan dijemput mobil dinas pemerintah setempat.Sebelum mereka erangkat mereka berdo'a terlebih dahulu,dan tak lupa para tetangga,sanak saudarapun iku mendo'akan.Mari semua kami pamit dulu semoga kita berjumpa lagi dilain waktu.dan semoga kami ditempat yang baru akan mendapat kehidupan yang lebih baik lagi.
Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat yang penuh penduduknya ketempat yang lain yang jarang penduduknya.Mungkin ini terjadi pada massa pemerintahan presiden pak soeharto.dan cerpen ini saya ambil dari salah satu kisah nyata.Semoga bisa menghibur dan berkenan di hati para pembaca semua.
Dalam perjalanan selama 3 jam pak Udin sekeluarga samapailah di kota S,untuk beristirahat dan tinggal beberapa hari serta beliau akan mendapat pendidikan mengenai transmigrasi.Beliau akan transmigrasi ke pulau Kalimantan timur dan beliau berasal dari jawa.wah ..jauh sekali ya..
Setelah beberapa hari di kota S beliau melanjutkan perjalanan.mereka tidak sendiri,ada banyak keluarga yang mengikuti progam tersebut.Mereka semua diantar dengan menggunakan bus menuju pelabuhan Tanjung Mas.Nah disitulah mereka akan menaiki kapal perang milik angkatan laut.Kenapa menggunakan kapal perang?soalnya banyak sekali kelurga yang mengikuti TRANSMIGRASI,serta bawaaan barang merekapun cukup banyak.
Setelah berlayar mengarungi laut selama tiga hari dua malam sampailah dipelabuhan tarakan.kapal pun berhenti bersandar dan kami semua pun turun dengan bawaan barang kami masing-masing.
Setelah semuanya turun kami berkumpul disuatu tempat.Dengan instruktur petugas kami mendapat informasi akan menaiki kapal kecil lagi selama dua jam untuk menuju daerah yang kami tempati nanti.
Nah setelah dua jam lamanya kami sampai di pelabuhan kecil yaitu pelabuhan Tanjung selor.dan ternyata perjalanan kami belum selesai sampai disitu.kata pak petugas kami harus naik mobil selama dua jam lagi.
Pak ini kita mau dibawa kemana lagi?"kok belum nyampek-nyampek tanya istri pak Udin
Yang sabar Bu,bapak juga Ndak tahu yang penting ikut petugasnya saja dan semoga kita sampai tujuan dengan selamat.Aminn..
Pak,enak ya pak ,"kita jalan-jalan naik kapal,bus.kapal kecil."Nanti saya bagaimana disana,saya bisa sekolah lagi kan pak? tanya putri anak pak Udin.
Tenang saja nduk, kamu nanti bisa melanjutkan sekolah lagi dan kamu nanti akan mendapat teman baru lagi.Jangan takut ya,sama mereka semua.Mereka juga seperti kita kok.
Tak terasa perjalanan kami selama dua jam pun sampai pada tujuannya.Kami Samapai di suatu desa juga namanya Desa Apung betapa kelihatan begitu banyak rumah ber baris serta lahan yang begitu luas.
Setelah para penduduk datang tiba.Kami dipersilahkan istirahat sejenak di aula balai desa untuk mengambil makan siang kam,i yang telah disediakan oleh petugas .setelah kami istirahat beberapa jam mendapat pengimaman dari petugas untuk mengambil lotre nomer rumah yang akan kami tempati nanti.para kepala kelurga diminta maju satu persatu ,kini giliran pak Udin untuk mengambil lotre.
Hati pak Udin sangat deg-degan.Semoga dapat yang terbaik Ya Allah .Ketika tangan pak Udin mengambil satu gilingan kertas kecil dan dibukanya dengan penuh rasa penasaran bissmillahirohmannirohim ha...nomer 23.
Dengan rasa campur aduk,pak Udin berjalan menuju ke arah tempat keluarganya istirahat.Bu kita dapat nomer rumah 23 ibu tidak apa-apakan?
Ya ..ndaklah pak."nomer berapapun nggak masalah yang penting kita dapat tempat tinggal.Kita sudah bersyukur.
mari kita kemasin barang - barang Bu.Dan kita langsung cari rumahnya.
"Ya pak,terus kita nyariin rumahnya dari arah mana pak?"
Kata petugas, kita nyariin dari arah kanan bu.soalnya nomer satu ya rumah yang kelihatan itu.tangan pak Udin menunjuk salah satu rumah yang dekat dengan balai desa itu.
Setelah berjalan selama 20 menit akahirnya,sampailah dirumah bernomer 23.
Bu lihat itu rumahnya."
"Ya pak.Alkhamduah tidak begitu jauh dari balai desa ya.rumahnya panngung mari kita lihat dalamnya pak.
Pak ini rumah kita?tanya si putri.Dalamnya kotor pak masih ada kayu-kayu sisa bangunan.
Tidak apa-apa nak,mari beberes bersama-sama.nanti pasti cepat selesai
Ayo!"semangat jangan menyerah sayang,ini awal hidup kita ditempat baru.Ibu punya sesuatu untuk kalian ,setelah selesai bekerja akan ibu berikan sesuatu itu.
Apa sih Bu,kok bikin penasaran saja.tanya putri pada si ibu.
tak lama kemudian bersih-bersih pun selesai.Barang-barang yang dibawa dari Jawa pun dikeluarkan dari tempatnya.Dengan beralas tiker pak Udin duduk sekeluarga beristirahat dan sambil menyantap biscuit yang Bu Udin siapkan tadi.
Dengan adanya progam transmigrasi penduduk sangat terbantu.dan peyebaran penduduk pun semakin merata dan ternyata disetiap pulau atau provensi ada penduduknya dari Jawa loh...apa mereka merantaau atau ikut transmigrasi.saya nggak tahu.
oh!...ya setiap penduduk yang ikut progam transmigrasi akan mendapat satu Unit rumah,satu hektar tanah pertanian,setiap bulan akan mendapat sembako dan uang selama satu tahun.Enak kan.Ya di bilang enak ya bisa,dibilang tidak enak ya bisa.
sudah satu Minggu lamanya kami tinggal ditempat baru.Bapak mulai melihat sekitar pekarangan rumah kami nampak begitu luas.Dan berpikir tanaman apa saja yang bakal cocok ditanam.
Dan sayapun mulai sekolah,tak begitu jauh perjalanan antara rumah kesekolah mungkin sekitar 15 menit.Awal sekolah yang begitu asing bagi saya ,teman baru ,guru baru,tempat baru.Dari berbagai suku ngumpul jadi satu di sekolah kami,dengan satu bahasa yaitu bahasa Indonesia.Untuk mempermudah perkenalan dan memahami satu sama lain.
Setelah memperkenalkan diri akhirnya sayapun dapat teman yang dari Jawa juga.Wah!",begitu senangnya aku,ternyata ada sisi baiknya juga bapak ikutan progam transmigrasi.Saya jadi mendapat teman dari berbagai jenis suku.
Dan akhirnya kehidupan kami pun berangsur membaik,bapak dan ibu berladang ke kebun sedangkan aku bisa melanjutkan sekolah.Semoga hidup kami bahagia Aminnnn.