Tak ingin kuda kesayangannya di kuliti, dengan berat hati Mei harus merelakan kuda kesayangannya pergi, kuda yang sudah di rawatnya dari kecil.
Sambil mengelus sayang kening Lilo, Mei memantapkan hatinya, ini lah jalan terbaik dan satu satunya cara untuk menyelamatkan Lilo dari ambisi ayahnya.
"Tak ada yang bisa kuajarkan lagi padamu, pergilah." ujar Mei lalu berlari menjauhi Lilo yang kini di tunggangi Reo.
Reo pun menarik tali yang tersambung pada Lilo untuk membuatnya berjalan, Lilo berlari dengan sangat kencang seolah meluapkan perasaannya yang sedih di campakan Mei yang telah mengasuhnya.
Mei berbalik badan melihat Lilo yang semakin lama menjauh dari pandangannya, "Ku titipkan Lilo pada mu Reo."