ken melempar tas ranselnya keatas kasur
" bug.....
Dan lalu menghenpaskan badannya dikasur empuk disebelah tasnya. sambil menengelamkan kepalanya dibatal kesayangannya.
Saat ini tak ada yang bisa dilakukannya selain memejamkan mata untuk menbuang rasa gundah gulananya. entah mengapa pikirannya buntu.
dan jalan terbaik adalah tidur.....
..........................
Disisi lain jingga duduk termenung mengingat kejadian tadi siang .
" kenapa jadi begini " guman jingga lirih.
" ya ampun ada apa dengan ku disatu sisi rissa sahabatku juga tapi ken.....ah " keluh jingga lalu
merebah diri nya diranjangnya.
Sejak pertama jingga sudah akrab dengan ken begitu juga dengan ken yang sudah lama menaruh hati pada jingga ketika mereka masih jadi mahasiswa baru. namun keduanya menutupi perasaan masing masing.ken yang diam tampa pernah mengungkapkan rasanya begitu juga dengan jingga.
siang tadi rissa meminta jingga untuk mendekatinya dengan ken.karna rissa sahabat jingga sejak sma dan bertemu lagi dibangku kuliah.
" ya ampun kenapa aq merasa ngak senang rissa
dekat dengan ken, ada yang salah deh" guman jingga galau
" tapi aq sudah berjanji mau bantuin rissa untuk bisa macari ken." bathin jingga bingung.
" tapi kenapa aq merasa sedih" guman jingga bicara sendiri seperti orang gila
..............................
siang ini ken baru saja menyelesaikan makulnya
dan berniat menuju kantin untuk mengisi perut
" ken ......' teriak rissa yang memanggil nya membuat ken berbalik dan melihat rissa sedang
berlari ke arahnya.
" ada apa " kata ken datar.
" bareng ya..mau kekantin kan" kata rissa.
" iya ,....." kata ken cuek lalu melangkah dan rissa
mengimbangi langkah ken disebelahnya.
Sedangkan jingga meratap dua insan itu dengan mata berkaca baca.dari kejauhan
" mhem.......ngapain disini " tegur gala pada jingga
sahabat ken.
" ah nggak la, cuma tadi pengen .....sendiri aja
ya sudah aq mau keperpus dulu ya" kata jingga
tampa menoleh gala dan berlalu begitu saja.
Gala yang ditinggal begitu saja cuma mengeleng
kan kepala menatap kepergian jingga.
" dasar pasangan bodoh.......tahu suka masih
mengelak " kata gala membuang nafas kasar.
..........................
" woi........ngapain bengong " kata gala yang datang dengan mira sang pacar.
Ketika datang kerumah ken janjian untuk mengarap
tugas kelompok.
" siapa yang bengong...." elak ken datar.
" alah.......ken gue kasih tahu sama lho ya ken, mending lho terus terang saja bersikap gentelman
dari pada nanti lho keduluan orang, nanti malah patah hati minum racun trus bunuh diri mati deh....
" kata gala meledek membuat mira terkekeh .
" gila lho ....." umpat ken kesal seraya menatap gala.
" lah benarkan.....dari pada diam dipendam trus
merana sendiri " kata gala cuek.
" menurutku gala benar ken, lho ngomong aja sama jingga,lagian jingga kayanya juga suka sama lho" kata mira ikut menimpali
" buka gitu ra gue takut...........
" takut ditolak....." sela gala memotong perkataan ken.
" ken ditolak itu resiko tapi lho ngak akan pernah tahu jawaban jingga bila lho ngak ngomong.
" jangan cemen lho jadi laki, nih kaya gue terbuka nembak mira .ya kan beb" kata gala sambil menatap mira.
Mira pun tersenyum sambil nengangukkan kepala.
Ken terdiam lalu menghela nafas
" apa lho yakin jingga ngak nolak." kata ken menatap gala.
" mana gue tahu " kata gala datar.
" astaga......" kata ken menepuk jidad nya.
" ha ..ha...ha....keceplosan dia tuh ngaku suka sama jingga" ledek mira
" iya ....ngak ...ngak....tapi berharap." kata gala ikut meledek ken.
Wajah ken langsung berubah merah karena malu.
karna memang slama ini ia slalu menampik bahwa
tak pernah menyukai jingga tapi teryata......
" jangan nyesal bila nanti terlambat ya ,gue gah deh dicurhati orang galau" kata gala yang mulai
menulis tugasnya bersama mira.
Ken diam dan berpikir sejenak lalu ikut mengerjakan tugasnya dengan serius.
.
..........................
" kenapa ji masih galau tuh hati" sindir lara.
" mana ada...." kata jingga cuek.
" hadeh ....yakin iklas tuh gebetan di sambar rissa.
ngak nyesal nanti" kata lara melirik jingga.
" tahu ah rese lho ra" kata jingga sewot.
" idih tuh tugas selesain dulu, kalo besok ngak ingin
di tambahin dosen, nanti galaunya lanjutin dirumah" kata lara yang melihat jingga malas.
" ra .....bisa ngak sih lho diam" kata jingga kesal.
" bisa lah tapi tuh kerjaain dulu " kata lara karna dari tadi jingga belum mengerjain tugas.
" iya iya ...gue kerjain , berisik tuh mulut" kata jingga kesal.
" demi kebaikan lho, ji, kalo ngak sahabat gue
gue sih masa bodo amat" kata lara.
Jingga hanya diam saja.karna apapun yang dikata
kan lara itu benar. walau dia akrab juga dengan rissa tapi lara temannya yang paling mengerti jingga.
..........................
Siang ini gala janjian menjemput mira untuk pergi kepantai dan menyuruh jingga dan lara untuk ikut
tapi tak membertahu rissa. dengan alasan mobil
tak muat. sedang ken bersama bima menyusul pake motor.
" lho harus ikut ...kalo ngak gue ngak mau temanan
sama lho " kata mira yang kadang harus tegas pada jingga karna kadang jingga jadi sangat bodoh
bila tak di ancam.
' tega lho ra sama gue," kata jingga lirih.
" bodo amat, kita masih muda jangan dirumah mulu.perlu nih mata resfresing......" kata mira ketus.
" maklum ra, dia ngak pede maka nya sampai sekarang slalu ditikung teman " kata lara ikut
menyindir.
huh.......kata mira membuang nafas kasar, jingga terlalu baik jadi teman bahkan rela dulu disakiti
bram untuk memacari musuhnya yang suka membully jingga. tapi hari ini mira tak tinggal
diam pada jingga. dia akan berusaha mennyatukan
pasangan bodoh itu bersama gala sang kekasih.
" lho yakin ken ikut mir" bisik lara.
" udah ngak usah dipikirin semuanya sudah diatur
gala" bisik mira membalas.
" mudahan lancar ya mir" kata lara.
" aminn, gue ngak iklas tuh ken diembat rissa yang play girl' kata mira pelan.
" yoi ....gue juga " kata lara.
Sedang jingga sibuk membalas chat diponselnya.
sambil menunggu jemputan gala.
..........................
Ombak pantai saling bersaing untuk menghempas
pantai ....angin semilir terasa sejuk ketika hari beranjak sore.
gala dan mira juga bima dan lara sedang asyik
main kejar kejaran dipinggir pantai setelah sampai.
sedangkan jingga duduk sendiri menatap lautan lepas sambil menatap keempat temannya yang
tertawa lepas bahagia bersama pasangan masing masing
Ken baru saja memarkirkan motornya dan menuju
kearah pantai karna tadi harus mengisi bensin terlebih dulu. jadi bima meninggalkannya.
Langkah ken terhenti melihat sosok yang ia kenal
duduk sendiri menatap dua pasang manusia yang sedang asyik bercengkrama dipinggir pantai.lalu
ken pun menghampiri gadis yang termenung itu.
" sendiri " sapa ken lalu duduk di sebelah jingga.
" ka....kamu....ken, tapikir siapa" kata jingga tergagap karna tak menyangka ken akan datang
karna mira dan lara sengaja tak memberi tahu nya
" kenapa ....kaget....." kata ken
" mau gabung kesana" kata ken menawarkan jingga
" ngak enak ken nanti menganggu" kata jingga lirih.
" ngak akan kan ada gue juga " kats ken.
" tapi.........
" gue ...gue....cinta sama kamu jingga" kata ken
yang tak bisa lagi terus berbohong.
" ken......tatap jingga terkejut tak percaya.
" ya gue suka sama lho ji gue serius" kata ken
memastikan sekali lagi.seraya menatap dalam mata jingga.
jingga terdiam kaku, ada rasa getaran aneh dalam
dada yang membuat lidahnya kaku seketika.dan membuat mata nya berkaca kaca. karna pria
yang slama ini diam diam ia sukai juga menyimpan rasa.
" mau kan kamu jadi.....
" aq mau" potong jingga cepat .
" serius......." kata ken lalu meraih tangan jingga.
jingga tertunduk malu. tak bisa berkata kata lagi.
entah semuanya membuatnya tak mengerti dan tak pernah ia duga
" mhem......dehem jingga.
" itu sudah cukup bagiku" kata ken lalu mengengam tangan jingga erat dan menciumnya.
" trimakasih...." kata ken
" mhem....." kata jinggu mengangguk kan kepala.
" ayo kita.....gabung kesana" ajak ken pada jingga
menunjuk teman temannya.
" tapi......aq ....
" hei... kita sudah jadian " ngak perlu malu" ujar ken tersenyum senang.
jingga pun ikut berdiri dan melangkah mengikuti ken yang menyeretnya kearah teman temannya.
" woi.....pasangan bodoh " teriak gala....
" lama amat nembaknya , kesal nungguin" kata gala.
" rese lho "teriak ken datar..
" ha....ha....ha......keempatnya pun tertawa lepas dan menyiram pasangan itu.
" cie.....cie.........yang baru jadian" ledek mira
" wah....lagi angat angat tahi ayam nih" ledek lara.
" ih......bau tuh tahi ayam dibawa" kata jingga dengan wajah merona merah.
" ha.....ha ....ha ....akhirnya merekapun bercanda ria
dengan bahagia.
sejak saat itu kedua pasangan bodoh itu pun bisa saling mengerti dan terbuka satu sama lainnya.
Kini semuanya sudah jelas kenapa kita harus menyimpan rasa tampa mengungkapkannya.
bahkan harus mengalah demi orang lain. tak perduli dengan diri sendiri.
Tapi kita kadang terlihat bodoh karna harus berbohong. tapi satu hal yang pasti jujurlah pada diri sendiri, bahagiakan diri kita sendiri sebelum membahagiakan orang lain. karna hidup itu rumit
jangan dibuat lebih rumit lagi.
Cinta adalah hak untuk setiap hati sesorang tak kan bisa dipaksakan dan kita takkan bisa lari darinya. maka dari itu cintai lah dirimu sebelum
mencintai orang lain itu yang paling utama dan
Allah pun pasti mengirim yang terbaik untuk umatnya.
Tamat.
.