Aku 6 Bersaudara...
Dan Aku anak ke 4 (empat)
Aku Dari Kecil Hanya dekat sama BPK
Kemanapun BPK pergi pasti aku yang d ajak
Sampai" saudaraku yang lain merasa iri dg ku
Tapi Tanpa mereka sadari sebenarnya yang memiliki hati iri dan sedih itu aku..
karna mereka selalu canda tawa setiap kumpul apapun yang di inginkan di belikan sama mamak
Gak pernah di marahin meski berbuat salah..
Namun semua itu berbanding terbalik denganku
Aku mulai Umur 6 tahun harus bisa mandiri
Dan harus menjaga ke 2 adiku yang masih kecil..
Aku harus bisa masak sendiri
Cari Kayu sendiri,cuci baju sendiri..
Hingga aku menginjak usia 7 tahun
Aku masuk sekolah dasar..
Dan semakin besar tanggung jawabku
Mengingat usia 7 tahun di mana teman dan adik"ku mereka bisa main canda tawa bersama teman...
Tidak dengan aku
Aku Hanya mengabiskan waktu untuk bantu mamak cari Kayu untuk memasak gula merah
Sampai" waktuku mengaji/belajarpun kadang Harus Aku Korbankan..
Sampai suatu ketika aku merasa lelah dan aku Memberanikan diri tanya ke BPK
Apa aku bukan anak kandung kalian kenapa Begitu Terlihat cara mamak ke aku dengan yang lain
Bapak hanya senyum dan bilang kenapa mikir Kayak gitu??
Bukanya orang bilang kamu sama BPK kayak Pinang di belah 2..
Dari situ aku menghela napas panjang dan aku Bilang sama BPK obat sakitku,sedihku bahkan Lelahku cuma kesabaran BPK lah..
14 tahun Kemudian Aku lulus sekolah dasar..
Aku memilih tidak melanjutkan sekolah dan Memilih untuk merantau
Tujuanku Hanya satu...
Aku ingin membantu Bpku meski aku begitu berat Untuk pergi karna aku g bisa jauh dari BPK..
Tapi Aku juga ingin merasakan Kebahagiaan Yang Sesungguhnya tanpa di dasari kata iri..
4 tahun sudah berlalu
Aku mencoba pulang kampung
Untuk menjenguk BPK dan mamak
Meski Rasa sedih dan sedikit benci itu masih ada Untuk mamak
Tapi aku coba tepiskan karna Hidupku tujuannya Hanya untuk BPK...
Seiring berlalunya waktu kita sama" dewasa
Dan Aku pun Sudah menikah dan Mengalami gagal pernikahan 2 kali
Karna kesalahanku terllu mempercayai keuanganku ke mantan suamiku..
Hingga jerih payahku merantau ke luar negri pun habis...
Dari situ aku muak dan enggan memiliki suatu Hubungan/pernikahan Aku memilih menjanda dan Tidak mau di jodoh"kan lagi karna sudah lelah di Setiap 1/2 tahun pernikahanku dengan mantanku" Aku Baru menyadari mereka hanya butuh uangku Saja..
Tapi Takdir berkata lain 5 tahun kemudian Di Umurku 27tahun aku masih di negri orang
Hingga aku mendapatkan kabar BPK sudah tiada..
Di saat itulah aku merasa hidupku hancur
Tanpa tujuan lagi..
Aku menyalahkan keadaan karna tidak berpihak Denganku.
Aku marah,Aku down Sampai Mentalkupun hancur
Tapi mau bagaimana lagi kontrak kerjaku masih 1tahun lagi..
Aku harus berusaha kuat dan aku jg harus Berusaha ihklas
Karna Aku tidak mungkin larut dalam kesedihan Karna aku masih punya tanggng jwab dengan pekerjaanku
5 bulan kemudian..
Ketika aku mau istirahat dan aku masih Meratapi Kepergiaan Alm BPK..
Tiba" ponselku ada panggilan Vc' dari teman cowok
Dan itu membuat aku kaget dan bingung..
Karna selama 6 tahun berteman di Facebook aku Dan dia tidak pernah ketemu tatap muka, tlfonan/pun vois note..
Hanya real' chat di komentar saja ketika kita iseng" Buat history..
Hingga akhirnya tertera tulisan panggilan tak Terjawab..
Karna aku masih bingung dan takut untuk Menerima panggilan itu...
Tak selang beberapa lama dia tlfn lagi..
Dan aku memberanikan diri untuk menerima
Tapi tidak berani bertatap muka..
10mnt berlalu kita ngobrol ternyata dia tetangga Desaku sendiri..
Tidak terasa waktu sudah larut malam aku yang kerjanya 24jam harus siaga..
Aku pamit untuk melanjutkan kerja..
3 Hari berlalu Tiba" dia tlfn lagi.
Dan langsung mengajaku untuk menikah
Di saat itu aku bingung,masih takut dan belum siap
Karna Aku janda 2 kali rasanya gak mudah Apalagi Pasti cobaan demi cobaan sllu menghampiriku
Tapi dia sllu meyakinkanku
Dan memintaku tidak tambah kontrak lagi
Aku tidak bisa mengiyakan aku serahkan ke Mamaku Dan juga adik bungsuku
Ternyata mereka setuju..
Merekapun melangsungkan lamaran antara orang Tua,Aku hanya menunggu hari H saja..
Tidak terasa 4bulan berlalu di mana janji kontrak Kerjaku habis 2 bln lagi..
Tapi Takdir berkata lain..
Lansia yang aku jaga telah tiada
Terpaksa Aku Harus pulang ke Indonesia
Sesampainya di Indonesia 1bln kemudian aku Menikah dengan suami ke 3 ku..
Dan Alhamdulillah dia membuktikan Apa yang dia Ucapkan dullu Dan tidak terasa sekarang sudah 2th lebih kita bersama...
Inilah kisah Hidupku yang di hadapkan dg keadaan yang begitu melelahkan..
Dengan begitu aku paham apapun yg kita harapkan Belum tentu terwujud.
Tapi yang kita abaikan itulah tujuan hidup..