Suara yang ku nanti dalam mimpiku
Aku memanggil namanya namun tak ada jawaban
Hanya suara gema air mata yang membalas, dan aku sendiri yang mendengarnya
Meskipun sangat dingin, dan seperti akan hancur
Kali ini aku tak akan membiarkannya
Suara yang saat itu slalu menghiburmu sudah sangat jauh
Melintasi malam panjang yang gelap dan sesak
Aku tahu harapan itu perlahan lenyap
Aku tidak akan menunggu, dan kupastikan semuanya akan usai seiring berjalannya waktu
Meskipun kau begitu dekat dan masih terlihat olehku
Aku memilih untuk pergi menjauh menuju tempat di ujung fajar
Meskipun ini sangat menyakitkan
Aku tak akan melupakannya
Kata-kata menyakitkan sebagai pesan terakhirmu kala itu
Terus tersesat dipikiranku bagai hari yang dingin dan kejam
Namun gilanya hingga kini aku masih mencintaimu