Hei kenalin gue Renia Zergion sering di panggil Renia atau lebih akrab nya Ren gue cuma gadis cupu yatim piatu yang tinggal di panti asuhan tapi belum lama ini gue di usir dari sana karna gue dituduh ngambil gelang emas anak pemilik panti asuhan dan sekarang gue kerja sambilan di sebuah butik yang cukup terkenal dan ngambil sift sore karna pagi nya gue sekola.
Gue kira setelah dapet kerja hidup gue bakal tenang tapi ternyata ngga masalah justru datang bertubi tubi, mulai gue di bully, dijauhin, di tuduh yg ngga ngga, dan akhir nya sampai puncak nya gue. Dikeluarin dari sekolah karna belum bayar uang spp, tapi untung ibu pemilik butik baik dan gue di biayain sekola tapi dengan syarat gue harus gantiin anak nya yang kabur untuk jadi tunangan laki laki yang bahkan gak gue kenal.
Senin, 19 November 2040
Hari dimna gue mulai sekolah, di sekolah baru gue, SMA kartika jaya itu nama sekolah yang sekarang gue tempatin. Disana adalah sekolah swasta favorite dan inceran banyak siswa siswi gue beruntung si bisa masuk di sana, tapi ada hal yg buat gue gak beruntung, murid di sana rata rata dari keluarga terpandang:).
Pagi ini Renia sedang berjalan di koridor SMA Kartika Jaya mencari ruang kepsek
"Huft semoga gue gak di bully lagi🤧" ucap Renia tertekan.
Setelah Renia keliling akhir nya Renia pun menemukan ruangan kepsek lalu tanpa basabasi Renia pun mengetuk pintu ruang kepsek dengan sopan dan sedikit berteriak "Permisi" ucap Renia lalu membuka pintu.
"Renia Zergion ya?" tanya Kepsek didepan nya
"Iya pak" jawan Renia sopan
"Kamu masuk kelas 12 ipa-5 ya? Di lantai 3"
"Baik pak trimakasih, klo begitu saya izin undur diri"
Setelah pamit Renia pun pergi ke kelas nya tak terasa jam sudah menunjukan pukul 9.10 yang menandakankan sudah waktu nya jam makan siang, semua siswa siswi yang ada di sana pun berhamburan keluar kecuali Renia yang memilih di dalam kelas karna ia membawa bekal sendiri dari rumah nya.
Saat Renia tengah asik menyantap makan sing nya terdengar suara teriakan para siswi karana kedatangan primadona sekola ke kelas 12 ipa-5.
"HUAA MY PRINCE"
"PANGERAN MAU JADI PACAR GUE NGGAK"
"NAGARAI WILL YOU MERRY ME"
"NAGARAI, PANGERAN, ALDINO, REEVINO JADIKAN AKU BABU MU PLIS"
Kira kira begitulah teriakan para siswi yang ada di sana.
"Renia?" panggil salah satu dari ke empat primadona sekolah
"Renia yang mendengar itu pun langsung mendongakan kepala nya dan melihat deorang pria yang terbilang cukup tampan menurut nya
"Nagarai panggil Naga" ucap Naga memperkenalkan diri nya
"Mau jadi pacar gue?" lanjut Naga tak ingin bada basi
"Eh?"
Naga pun mendekati telinga Renia dan berbisik "Mine"
"Eh? Hah?" Renia yang tak mengerti apa apa hanua bisa memasang wajah polos nya
"Sh!t, jgn memasang wajah seperti itu" ucap Naga mengalihkan pandangan nya
Kaget? Ya itu yang gue rasain saat itu dan kalian tau ternyata dia adalah cwok yang di jodohin ibu pemilik butik beruntung? Ya itu yang gue rasain tapi kadang gue juga panasaran siapa anak inu butik itu kenapa nolak Cwok baik, ganteng, dan sehumoris Nagarai?
Hari hari berlalu tak terasa sudah hampir 3 bulan Naga dan Ren pacaran.
Bahagia? jawaban nya tidak!! karna selama Renia berpacaran dengan Nagarai banyak fanatik Naga yang membully nya tidak hanya dengan kata kata dan cacian saja tapi juga menyakiti fisik Renia seperti di tampar di guyur di kamar mandi di lempari telur busuk saat pulang sekolah dan lebih parah nya lagi pernah Renia hampir di dorong dari rooftop gedung sekolah untung daja Naga datang dan menyelamat kan nya.
kini jam sudah menunjuk kan pukul 2.27
Siswa siswi kelas 12 ipa-5 baru saja keluar kelas di karnakan ada materi dadakan.
Renia kini sedang berada di belakang sekola menemui Sisil. Sisil adalah salah satu dari sekian fanatik Naga.
"Dateng juga lu. Cupu" ucap Sisil dengan nada mengejek
"Apa mau lu?" tanya si cupu berkualitas tak ingin basa basi yang tak lain adalah Renia
"Santai dong nih minum dulu" Kata Sisil menyodor kan sebuah botol minum dengan sedikit seringaian
tanpa pikir panjang Ren yang tak banyak bicara pun langsung mengambil dan meminum nya air tersebut "Utah mau lu apa?" tanay Ren buru buru karna sudah di tunggu oleh Naga di parkiran
"Heh masuk jebakan, Om tangkep,dan iket dia setelah nya terserah Sisil pergi dulu muach" printah Sisil dan keluarlah 2 orang preman berbadan besar dan langsung menangkap Ren lalu mengikat nya di senuah kursi yang ada di gudang
"SISIL LEPAS"
"SIL"
"SISIL" teriak Rania sambil memberontak meminta pertolongan tapi Sisil hanya diam dan pergi begitu saja
"LEPAS"
"diam" ucap salah satu pria bertubuh besar itu dan mencoba merobek seragam Ren
Brak
terdengar suara dobrakan pintu gudang dan nampak lah pria yang sangat Ren kenal yang tak lain adalah Naga
"BADJING*AN SIALAN" Triak Naga emosi sambil menghantam kedua preman itu dengan tendangan nya lalu memukul kedua wajah preman itu dan memukul kepala mereka dengan tongkat baseball yang ada di sudut ruangan, akhir nya kedua preman itu pun tumbang.
"Ren"
"Hiks Rai panas " ucap Ren sayu badan nya sudah basah dengan keringat. Naga yang melihat itu butu buru melepas ikatan Ren lalu melepas almameter osis nya untuk menutupi bagian baju Ren yang sedikit robek dan membawa Ren ke mobil nya dan pergi ke Apart nya.
Apartemen Nagara
"Rai panas"
"Aduh Ren gue harus apa"
"Nyalain AC nya huft huft"
"Bentar" Naga pun langsung menyalahkan AC yang ada di kamar ny
"Panas Rai"
"Aduh aduh bentar" Naga yang panik malah bolak.balik di depan Ren
"RAI GOBpip ANJpip"
"Heh gabole kasar"
"BACOT LO AH" Rania yang sudah tidak bisa menahan diri langsung menarik Rai dan mengecup bibir Rai
Sore pun berganti malam
"Ugh" terdengar leguhan seorang pria lalu mengerjapkan mata nya pelan
"Kali ini Sisil bener bener keterlaluan" Ucap Rai sambip menguspa surai Renia
"Gue janji abis ini bakal bawa lu keplaminan dan gue bakal pastiin sehabis ini gabakal ada lagi yang gangguin lu" kata Naga lalu bangun dari tidur nya
"Astagfirullah gue jebolin anak orang"
Sakit itu yang gue rasain saat bangun kecewa jijik semua rasa bercampur aduk gue sempet mogok makan dan depresi ringan seperti mayat hidup muka pucat bibir pucat dan rambut acak acakan untung aja ada Rai yang setia nemenin gue sampai gue sembuh dan sekarang gue-
"MOMY" Triak seorang bocah laki laki yang baru saja turun dari gendongan Dady nya dan berlari ke arah Renia
"Sayang jangan lari lari" ucap seorang laki laki yaitu Naga yang tak lain ayah dari bocah itu
"Lho anak momy udah bangun"
"Utah dulu ygy anak gue bangun papay"
(\---(\
(„• - •„)
┏∪∪━━━━━━━┓
┃ TAMAT ┃
┗━━━━━━━━━┛