Pandemi di tahun 2019 memang begitu fenomenal. Virus tersebut mampu melumpuhkan hampur tiap bidang yang sangat dasar di lakukan dalam menjalani aktivitas.
Sekolah di tutup, pertokoan sepi, perkantoran pun ikut terseret senyap di masa itu. Bahkan tak hanya di tahun itu, tetapi selanjutnya hingga sampai kini pun masih terdampak.
Aku bukanlah tipe orang yang suka berpangku tangan, justru berbanding terbalik.
Aku adalah orang yang senantiasa menciptakan segala apa saja untuk menyibukkan diri.
Awalnya aku hanya terlena dengan sebuah aplikasi karaokean pada gawai bututku sampai gendang telingaku infeksi karena terlalu sering menggunakan headset.
Sehingga hobi bernyayiku pun beralih pada awal tahun 2021 yaitu mulai gemar membaca novel online. Namun, lagi-lagi aku bukanlah pembaca yang baik. Imajinasiku merontah, protes dengan jalan cerita beberapa karya orang lain yang menurutku tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan logika ku sendiri.
Berawal dari iseng dan penasaran Ku pencet tanda pena di sebuah aplikasi biru noveltoon tercinta ini. Pelan-pelan aku pun menjadi penulis online di aplikasi biru. Waktu demi waktu aku lewati dengan kesibukan baru menjadi penulis baru.
Oh Tuhan ternyata menjadi penulis online tidak semudah yang aku kira, jatuh bangun mencintaimu... eh, bukan. Aku jatuh bangun menjadi seorang penulis. Karya pertama ku autis alias tidak berkembang, gagal produk. Tak lolos kontrak, echeemm. Bahkan aku tak mengerti PUEBI.
Aku tidak menyerah, ku tak malu untuk bertanya, dan terus berusaha mengembangkan diriku. Dengan membaca novel Femous, juga berkenalan dengan author lain yang menurutku patut menjadi acuanku. Suesanti SW, adalah author panutan, idola, bagiku dia adalah teman rasa saudara. Pasang surut karya kami selalu kami hadapi dan tepis bersama.
Saat otakku buntu, dialah penyemangatku. Demikian juga dia, dengan hanya melihat wajahku dan seharian mendengar celotehanku, akan melahirkan inspirasi untuknya.
Pelan tapi pasti karya ku yang berikutnya pun mulai dilirik pembaca.
Aku tak henti berusaha dan terus belajar sampai akhirnya karyaku yang paling booming adalah OB MILIK CEO.
Salahkah ku berharap, sekaligus meminta andai saja karyaku yang berjudul OB MILIK CEO itu akan dibuat menjadi web series.
Ini mimpi terbaruku, cita-citaku walaupun ku tau, mungkin itu hanya sebuah keajaiban.
Thank you❤️