Aku mencintaimu terlalu lama dalam diam, hingga mencoba untuk menerima dengan ihklas semua perbuatanmu. namun, kamu melukaiku begitu dalam hingga aku mencoba untuk melepaskanmu. dan sudah kutanyakan pada hatiku jelas disana tidak ada lagi jawaban tentangmu, hanya ada kegelapan yang menutupi seluruh mata hatiku dan kuputuskan jangan terpikat dihati yang sama karena rasaku telah mati untuk mu.
🦃🦃
Aku Arabella, anak pertama dan satu - satunya dalam keluarga. berada didalam keluarga yang saling mencintai dan melengkapi tanpa kekurangan satu apapun sungguh sesuatu hal yang diinginkan oleh semua mahkluk hidup. semua ini juga termasuk keberuntungan terbesarku karena terlahir ditempat ini akan tetapi dalam satu hal aku kurang beruntung dan itu tentang hati dimana aku mencintai seorang lelaki selama bertahun - tahun dalam diam.
Barak, adalah seorang lelaki dengan pesonanya yang memikat juga tubuhnya yang sispek membuatku begitu sangat mendambakan dirinya selama bertahun - tahun dan setiap tahunnya tidak ada lagi laki - laki lain yang kudambakan selain dirinya. bahkan aku sering sekali membayangkan berdiri disampingnya, memeluknya juga tidak tanggung - tanggung aku membayangkan menjadi istrinya kemudian pergi berbulan madu dan melewati malam pertama dimana aku menyerahkan kesucianku serta kehormatanku untuk memuaskan nya ketika bergelut diatas ranjang empuk yang bernuansa mewah.
Setiap harinya aku dan dia selalu bertegur sapa bahkan juga aku bersedia menjadi pendengar setia dan juga menjadi penderita yang setia setiap kali ia bercerita tentang dua wanita yang sudah ia setubuhi dan keduanya memberikannya kenikmatan juga kepuasan sekaligus kesucian sebagai seorang wanita.
Tidak kupungkiri aku semakin mencintainya setiap kali mengatakan bahwa ia sangat mencintai dua wanita itu sampai ia bingung wanita mana yang akan ia jadikan sebagai calon istrinya sedangkan Barak begitu mencintai keduanya, hingga akhirnya aku mengutarakan perasaan ku secara tiba - tiba padanya dan berharap ia bisa memilihku sebagai calon istrinya.
Namun yang kudapatkan adalah sebuah petaka yang tidak bisa kujelaskan, ia melecehkan ku dengan setengah badan dan membuat robek hatiku dengan perkataan nya, hingga luka dibibirku berdarah dan rasanya begitu pilu dan menusuk.!
Sekarang aku sudah tidak bisa lagi merasakan cinta dari dalam hatiku karena cintaku telah kuberikan seluruhnya dan semuanya kepadanya dan pada akhirnya hatiku telah mati tapi, meski aku sangat mencintainya aku harus bisa melepaskan dirinya, dia bukan yang terbaik untuk kudambakan karena dengan melepasnya aku bisa menemukan diriku lebih bahagia
Tak mengapa jika hatiku tertutup untuk sementara waktu, kelak aku membaik dan percaya akan ada hati yang terbuka dari orang lain untukku. karena aku sadar bahwa pelangi hanya terjadi saat hujan turun, kesabaran ada saat hatiku diuji, ketabahan hanya terbentuk saat luka menusuk jiwa dan cinta akan tumbuh ketika kedua insan saling mencintai.