Namaku mutiara aliya. aq berkuliah di salah satu
perguruan tinggi negri semester 7 sedang dalam masa pembuatan skripsi.
Setelah pulang kuliah aq kerja paru waktu disebuah cafe. di pusat kota. bersama temanku
nana.sekaligus sahabat yang sana sama dari daerah tapi beda pulau.kami anak peratauan.
yang kuliah dengan jalur beasiswa dari keluargga
yang kurang mampu.
Aq adalah seorang anak yatim, ayah meninggal
dua tahun yang lalu.jadinya aq hanya bersama ibu dan adikku mardi yang masih bersekolah di smp.
Aq tidak tahu bagaimana tentang masa depanku.
aq hanya berharap semua impian dan harapanku bisa terwujud.
Ibu ku menghidupi kami dengan berkebun sayur
sayuran juga berternak ayam dan itik,walau tak banyak namun dapat menghasilkan uang.sepeninggalan ayah .ibu sangat bekerja keras.
untungnya ayah meninggalkan tanah yang cukup luas sekitar 2000 meter.. sekarang jadi andalan ibu untuk terus bertahan hidup.
aq punya mimpi berharap bisa membangun istana
kecil buat ibu dengan kebun buah buahan dan perkebunan. sayur.juga beberapa ternak untuk dimasa tua. maka dari itu.aq lebih giat kuliah nyambi bekerja.agar bisa mengurangi beban ibu
ku tersayang.
Bayangan masa depanku tidak muluk muluk yang penting bisa hidup tenang dan bahagia, apalagi sq hanya gadis desa yang miskin tdan tak punya apa apa .itu tidak membuatku menyerah untuk menghadapi kerasnya hidup dikota dan berbahaya. yang ttertanam dalam hati ialah niat dan tekad yang baik agar bisa sukses suatu hari nanti.
Sore ini aq dan nana bekerja seperti biasanya.
melayani para pelangan seperti biasa dan slalu semangat, apalagi kalo dapat tip lumayan...
" mut ,na nih siap yang mau antar pesanan ke apertement ." kata mb gita bertanya
" sana na kamu aja ,aq masih ada orderan satu meja lagi " kataku
" mending satu meja lah..aq tiga meja nih orderan" kata nana.
" ayo siapa yang antar mumpung hangat nanti pelangan tetap kita hilang bisa komplin bos gawat" kata mb gita.
" akhirnya aq juga yang mengantar orderan na" kataku cemberut.
" yah kan mas fandi ngak masuk ,jadi mau ngak mau" kata nana.
Akhirnya aq mengantar orderan ke senuah apartement mewah sesuai alamat yang diberkan mb gita.
" wah disini apa ya " kata ku bingung maklum
orang desa seperti katro. kata orang jawa.
Akhirnya aq bertanya pada satpam yang berjaga
" pa maaf mau tanya apartement yang no xx dilantai berapa ya pa" kataku .
" oh ini lantai 3 neng .naik lift aja kelantai 3 keluar belok kanan ketemu deck paling iujung " kata pa satpam.
" baik pa ,makasih ya pa" kataku.
" sama sama." kata satp penjaga.
Aq pun naik lift ke lantai 3 dan mencari pintu sesuai nomor. yang memesan orderan.
" syukur lah akhirnya ketemu" kataku sambil memecet bel.
agak lama aq menunggu tapi sang penghuni belum keluar juga.dan kepegang handle pintu.
clek........pintupun terbuka
" ya ampun ngak dikunci toh" kataku.
" permisi ....permisi ada orang " teriakku agak keras.
Deg.........
Keluarlah seorang pria dengan handuk dipingang
dan dada telanjang.
" auw...........maaf pa eh mas....saya antar orderan" kataku sambil menutup mata.takut mataku ternoda.
" oh letakkan saya diatas meja" katanya dengan rambut yang masih basah.
" ini uangnya " katanya seraya memberikan padaku.
" tapi ngak ada kembalian mas" kataku.
" buat tip mu saja" katanya. ingin berlalu
Aq pun ingin beranjak pergi ketika
nrbrakk.......terlihat pria itu terjatuh karna terpeleset
bekas lantai basah. lalu aq pun dengan cepat membantunya.
" mas ngak pa pa " kataku yang mencoba mendudukannya disofa.
" ngak pa pa cuma sedikit pusing. untung pake dalaman barhinku pas melorot bisa terbang tuh.......
" astaga aq mikir apa sih sambil mengelengkan kepala.
" trimakasih mb" katanya lalu beranjak bangun dari sofa dan brukk....... pria itupun terjatuh pingsan.
ya ampun gimana ini. aq pun panik kepegang kepalanya dan ternyata dia demam.
" yah gimana ini. mana harus segera balik" gumanku karna masih punya hati.
Akhirnya aq mengangkat tubuh pria itu kesofa sekuat tenaga ku.dan menidurkanya dengan batal sofa. lalu aq kekamar pria itu tampa izin mencari baju dan kain untuk mengkompres kepalanya.
Aq lalu mengambil air dingin didapur apartement
" gila apartement nya bagus" kataku.
tampa banyak bengong aq cepat cepat membuka kulkas didapuruntuk mengbil ais es dan membawanya keluar .lalu aq pun mencari kamar
untuk memasang bajunya.
setelah aq mendapatkanya. aq pun keluar. dan langsung mengompres kepalanya sambil memasang baju pria itu biar tak masuk angin.
dan lalu kembali lagi mengambil selimut. untuk menyelimuti pria itu.
Sekitar limas menit. mengompresnya demanya pun mulai turun.
" syukur lah , biar bisa kutinggal" kataku. lalu kulihat wajah pria itu.
" ya ampun ganteng banget kaya idola koreaku" bathinku.mana bibirnya seksi lagi.
kurapikan selimutnya dan posisi tidurnya.sambil bemgambil bantal batal sofa agar dia aman kalo jatuh kataku.meletakkan disamping badanya.
setelah itupun aq beranjak pergi. kembali ke
cafe karna takut nanti dikira berbuat mesum.
Dua hari setelah kejadian itu . ada pesanan lagi
ke apartement yang sama dan sipemesan minta
aq yang mengantarnya.
" lho ngak mas fandi aja mb" kata ku protes.
" eh yang minta kamu yang antar,nanti kan tipnya buat kamu lagi mut" kata mb gita.
" tapi mb......
" sudah sana antar " kata mb gita yang takau aq beralasan.
" yah.......semoga saja ngak drama kaya kemaren "
bathinku.
.............................
akhirnya aq pun sampai diapartement kemaren
dan lansung memecet bel.
pintunya terbuka.
Clek. .........masuk kata pria itu telihat tampan masih dengan jas biru dangker.sepertinya habis pulang bekerja.
" totalnya 450 000 ribu mas " kataku.
pria itupun mengeluarkan isi dompet dengan uang ratusan 100 ribu lima lembar.
" sisanya buat tip " kata ya .
aq pun menerimanya dan langsung memasukkan kedalam saku celanaku.
" trima kasih mas" kata ku berlalu namun
" srek..........hampir saja tubuhku oleng karna dia menarik tanganku. tampa kusadari aq sudah dal dekapannya.
Deg..........
jantungku pun serasa meraton karna terkejut.
aq berusaha berontak tapi tak bisa di membuat mundur dan mentok kedinding.
" apa yang anda lakukan " kataku takut karna
wajah kami hanya berjarak 2 centi saja.
" aq mau bertrimakasih nona. atas pertolongaan kemaren.
" tapi tak begini juga tuan" kataku gugup takut
dia berbuat mesum .
Dia menatapku dalam lama matanya menatap manik mataku. lalu cup....
"lepas kataku seketika dia mencuimku...medadak" aq pun berontak ingin menparnya tapi fia menahan tanganku
" anggap saja ini balasan trimakaih ku" katanya berbisik ketelinga ku yang membuat aq merinding mendengarnya.
" gila....." kata ku berontak ...dan ketika terlepas aq berlari ke pintu untuk keluar. namun terkunci.
" apa yang anda lakukan" menatapnya tajam.
" aq akan membuka pintunya dengan satu syarat
kamu jadi pacarku." katanya tersenyum sinis.
" gila .....kenapa anda memaksa" kataku.
" karna kemaren nona sudah melihat semua tubuhku" katanya.
" hah.......maaf saya hanya menolong anda " kataku takut.
" tapi sebelumnya tak seorangpun yangelihat tubuhku" katanya melangkah maju. hendak mendekatiku.
" baik baik saya bersedia jadi pacar anda tapi mohon buka kan pintunya " kataku tampa berpikitr
yang penting bisa keluar.
pintunya terbuka otomatis, aq pun segera kabur dari sama. takut dia berbuat mesum dan menciumku. ditolong bukan trimakasih malah
minta hati kataku dalam hati.dasar pria aneh.
Sejak saat itu aq jadi pengantar makanan setiap hari ke apartement itu. walau takut tapi terpaksa ku lakukan karna aq masih ingin bekerja.
pria itu berubah jadi ramah setelah aq mau jadi pacarnya, walau hati ku menolak tapi pesonanya cukup tak bisa kuhindari. dalam sebulan dia sudah
bisa membuat tergida.
ya....apa salahnya jadi pacarnya sementara.selain ganteng dan tajir toh lumayan slalu dapat tiap setiap hari bonus cogan tampan. buat gebetan selama dia tak berbuat macam macan.
tak lama setelah wisuda aq melamar pekerjaan
dibeberapa perusahaan besar.. dan aq berharap ini lah harapan dan mimpiku yang akan jadi nyata.
bisa membantu ibu dan menyekolahkan adikku.
dan juga memperbaiki hidup ibu didesa beserta
memperbaiki rumah bobrok menjadi istana kecil.
Dan akhirnya aq lulus disebuah perusahaan bonafis
setelah melewati beberapa interview dengan hrd.
luar biasa senang hatiku. nama sahabatku ikut senang karna dia juga berhasil lulus tes di perusahaan yang sama.
3 bulan sudah kami bekerja, aq dan nana slalu semangat dalam bekerja apalagi gajinya lumayan besar. bisa untuk ditabung.
" mut ayo makan siang , nanti lanjut lagi setelah isi tenaga" kata nana setelah merampungkan satu desainku.
" bentar nih tinggal dikit." kataku.
" ok ngak pake lama ya" kata ya dambil membereskan meja kerjanya.
Tak lama desainku selesai aq merapikan mejaku
dan menemui nana yang metapikan rambutnya.
" mau makan kok pake dandan segala" kataku protes.
' wajib dong biar ada cogan terpesona " kata nana dengan pedenya.
" ish....ish ....mau tebar pesona dong
" iyalah kalo dikantin kan cogannya pada lumayan" kata nana.
" modus ....kamu na" pas punya bini gimana" kataku.
" yah lihat orangnya dulu dong , ayo ...." katanya berdiri.
Kami kekantin kantor yang lumayan ramai. dan mencari tempat duduk yang kosong. untuk bisa makan dengan tenang.
Setelah mengambil makan siang sq dan nanapun
kembali ke tempat duduk yang tadi..ada beberapa
padang maya yang sinis menatap kami.entah aq pun tak tahu. aq hanya berpikir disini hanya niat bekerja bukan untuk tujuan yang aneh aneh.
" karyawan baru ya" kata seseorang wanita karyawan lama menyindir.
" iya emang kenapa mb, ada yang salah" kata nana
cukup mrani menjawab.
" wah ....punya nyali juga ya, padahal cuma karyawan baru" katanya lagi dengan sinis.
" mb kami kerja disini, bukan car ribut " jawab nana
tegas tak takut.
Aq hanya diam merasa tak enak hati..padahal kami mau makan.
" wah jangan jangan kalian ini merayu hrd ya bisa masuk kerja disini, modal tampang " katanya judes.
" astagfirullah " jawab ku kaget.
" mb bisa dikondisikan ngak tuh mulut" kataku angkat bicara karna mulai bicara tak karuan saja.
" ck.........dasar cewe gatel pasti mau tebar pesona disini ya" katanya lagi yang membuat kupingku panas
" maaf mb, ada masalah apa mb sama kami ' kataku mulai emosi.
" ck......jangan pura pura.... kalian ini paling simpanan pa eko kabag hrd kan " katanya memfitnah aq dan nana.
" mungkin mb kali simpanan, pas bosan di buang jadi lempar kesalahan pada kami" kata nana yang
terpancing emosi.
" kurang ajar ya mulutmu" katanya mengangkat tangan untuk menamparku dan nana.
namun belum sempat itu terjadi sebuah terikan menghentikannya.
" via...............teriak suara bariton seorang pria yang kukenal.
aq pun menoleh kepada pemilik suara dan.....
deg........astaga tuan pemaksa itu kenapa disini.
" ada apa" katanya tajam melihat kearah wanita yang dipanggil via.
" maaf pa aska hanya salah paham " kata lalu menjauh dari aq dan nana..
" lanjutkan makannya " kata tuan pemaksa itu julukanya dariku.
" iya pa trimakasih" kata nana. dan kami berduapun kembali melanjut kan makan.
" na kamu kenal pria itu" kataku bertanya pada nana.
" ish masa kamu ngak tahu dia direktur dikantor ini" kata nana.
" ha.........aq pun langsung menutup muliutku yang sempat ternganga karna kaget.
" gantengkan, macho lagi" kata nana sambil menaikan alisnya.
aq pun hanya diam tampa komentar lagi kini bayanganku bagaimana bisa tuan pemaksa itu jadi
direktur di perusahaan tempat ku bekerja.
aq tak ambil pusing memikrkanya. yang penting
aq bekerja saja untuk drama tuan pemaksa. aq bisa jadi pacar benaran saja ngak masalah toh
dia yang mulai bermain drama.
Sejak itupun aq bisa membayangkan alur mada depanku jadi bagaimana mungkin nasipku sedang beruntung saja kebetulan bertemu tuan permaksa yang jadi pacar palsu.
Tapi paling tidak jadi pelengkapan bagian rencana masa depan yang kurancang ..tampa sengaja aq
kini bisa membayangkan mada depanku bagaimana nantinya.
harapan itu slalu kuhiias dalam doa semoga apa yang kudapat adalah yang terbaik dari yang terbaik. dan menjadi masa depan yang jadi kenyataan.
Tamat.
nt :: maaf pembaca kalo ada judul yang sama tapi cerita kura kura karna ada tempat ku menulis dalam ssistemnya. aq minta maaf. dan banyak trimakasih atas pengertiannya.