Eh? Di mana buku PR ku? ~ Hana membongkar tas dan meja belajarnya. Tapi ia tidak menemukan buku yang dimaksud.
Astaga! Pasti ketinggalan di sekolah. ~ Hana melihat jam. ~ Sudah malam. Tapi besok PR nya harus dikumpul pagi-pagi. Mana gurunya killer lagi.
Hana memberanikan diri untuk pergi ke sekolah. Ia memasuki gedung sekolah dengan penuh rasa takut. ~ Ada yang bilang kerangka di laboratorium itu bergerak saat malam.
Angin tiba-tiba bertiup. Bulu kuduk Hana berdiri. Ia cepat-cepat memasuki kelasnya dan mengambil buku PR yang tertinggal di kelas.
Dengan berlari ia pulang ke rumah. Dalam hati ia bersyukur semua rumor menakutkan tentang sekolahnya tidak terjadi.