𝑴𝒂𝒖 𝒎𝒆𝒓𝒂𝒔𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒓𝒂𝒔𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒖𝒏𝒋𝒖𝒏𝒈 𝒌𝒆 𝒔𝒆𝒌𝒐𝒍𝒂𝒉 𝒈𝒂𝒊𝒃? [𝐾𝑢𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝐴𝑏𝑑𝑖𝑎𝑛 𝐷𝑖𝑟𝑔𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎]
𝙈𝙚𝙣𝙜𝙖𝙢𝙗𝙞𝙡 𝙠𝙖𝙢𝙚𝙧𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙠𝙪
𝙙𝙞 𝙨𝙚𝙠𝙤𝙡𝙖𝙝 𝙜𝙖𝙞𝙗
(𝘒𝘶𝘯 𝘷𝘦𝘳𝘴.)
Malam itu, aku harus mengambil kamera ku yang tertinggal di sekolah.
Kenapa?
Karena aku harus mencetak foto itu besok untuk kepentingan tugas.
Ceroboh sekali aku ini!!
Bisa-bisanya meninggalkan kamera itu di sekolah.
Aku pun terpaksa mengambil kamera ku sendiri ke sana.
🐻📸
Baru sampai di depan sekolah aja aku sudah merasa sangat merinding.
Kenapa?
Karena malam ini, bukan manusia yang menggunakan sekolah itu.
Tapi para "penghuni lama" sekolah ini.
Aku pun berjalan ke pos satpam & terlihat bahwa satpam yang manusia lagi tertidur.
Sedangkan satpam "lain" tengah mengecek buku laporan.
"Dia" yang sepertinya sadar akan kehadiran ku pun menoleh & menutup buku laporan itu.
"Oh? Halo, anak manusia. Apa yang kau lakukan malam-malam begini?" tanya "satpam" itu.
"Aku mau mengambil barang ku yang tertinggal di sini. Apa boleh aku masuk?" Tanya ku.
"Oh? Boleh. Sebentar, ku catat dulu namamu." Ucap "satpam" itu lalu menulis nama ku di buku laporan itu.
Setelah dia menuliskan namaku, dia pun berjalan ke arah gerbang & membukanya, lalu menyuruh ku untuk langsung masuk saja.
Aku pun masuk ke sekolah dengan berjalan biasa.
Sepanjang perjalanan, aku selalu dilihatin oleh "mereka". Tapi, entah mengapa aku merasa biasa saja.
Aku pun sampai di kelas ku & mengetuk pintu itu. Takut kalau kelas ini lagi ada yang belajar.
Pintu kelas ku terbuka dengan sendirinya & menampakkan "beberapa murid & seorang guru wanita" tengah melakukan kegiatan belajar-mengajar di situ.
"Oh? Ada manusia. Apa yang kau lakukan disini, nak?" tanya "guru" itu.
"Aku mau mengambil barang ku yang tertinggal di sini. Apa boleh aku masuk?" tanya ku.
"Guru" itu memandang "murid-muridnya" seakan minta persetujuan "mereka".
"Boleh. Ambillah barang mu. Kalau gak ketemu, nanti kami bantu." ucapnya.
Aku pun bernapas lega. & langsung berjalan menghampiri salah satu bangku yang memang kosong.
Aku merogoh laci itu & menemukan kamera ku.
Ku cek dulu kamera ku apakah ada yang kotor atau rusak.
Setelah selesai, aku pun memandangi mereka & menunduk sambil berucap "Terima kasih telah mengijinkan ku untuk ke sini. Ku harap kalian betah sekolah di sini."
Mereka pun mengangguk & tersenyum.
Aku pun keluar kelas & menutup pintu itu perlahan agar tidak menggangu "mereka" belajar.
Aku langsung berlari keluar dari sekolah ini dengan perasaan yang campur aduk.
Ternyata begini rasanya masuk ke sekolah yang dihuni sama "penghuni lain".
𝗘𝗻𝗱....?
Thanks for reading this short story.