Namaku kharina saat ini aku benar benar ingin menghilang dari dunia ini, masalah bemi masalah terus muncul pada ku.
Kedua orang tua ku meninggal karena kecelakaan yang ganas dan orang menyalahkan aku sebagai sumber dari musibah itu.
Sahabatku membenciku mereka menganggap aku sebagai pembawa sial hingga kakak ku satu satunya orang yang menyayangiku memutuskan untuk pindah.
Aku berusaha keras untuk mendapatkan beasiswa di sebuah kampus terbaik. Dan di sana aku mendapatkan sahabat baru yang tulus baik padaku.
Tapi suatu hari aku mengetahui kenyataan bahwa ternyata aku memiliki sodara kembar khirana dan karena dialah aku bisa melihat. Ternyata aku terlahir buta aku juga tidak tau kenapa dia meninggal dan mendonorkan retinanya padaku. Karena itulah paman dan bibiku semakin membenciku.
Aku memiliki seorang teman pria dia selalu baik dengan ku karena hari ini ulang tahunnya dia mengundangku ke pestanya.
Tapi saat ku sampai rumah itu sepi hanya ada dia dan bahkan aku hampir terkurung olehnya , aku tidak bisa membayangkannya.
Untunglah aku berhasil kabur karena dia mabuk , dan sekarang entahlah aku juga tidak tau aku hanya berjalan di jalanan yang sepi.
Sampai saat aku bertemu beberapa orang dan lagi aku hampir di lecehkan. Tapi syukurlah ada orang baik yang menolongku sebelum aku benar benar pingsan karena di beri obat yang entah aku juga tidak tau.
Kesadaran ku tidak begitu baik penglihatan ku kabur dan aku merasa sangat tidak nyaman. Seperti aku sudah di beri obat perangsang.
Aku tidak ingat apa apa lagi tiba tiba aku sudah berada di sebuah kamar hotel dengan keadaan tanpa memakai apapun hanya selimuti yang menutupiku.
Dan aku mendapati seorang pria di kamar hotel ini.
Aku hanya menoleh kearaahnya dia langsung memberitahuku bahwa dia hanya membantuku menghilangkan efek obatnya.
Untunglah aku masih perawan tapi dia sudah melihat semua tubuhku bahkan menyentuhnya.
Aku sudah kotor begitu kotor ada alasan apa lagi untuk ku tetap bertahan.
Aku berteriak kepadanya untuk mengeluarkan kekesalan ku dan rasanya beban diri ini berkurang.
Wajah pria yang ada di depan ku ini begitu tenang tanpa dan tajam membuatku segan. Jika di perhatikan lebih dia sangat tampan tetapi di pikiran ku saat itu hanya ingin mengakhiri hidup ku.
Tanpa sadar aku memecahkan gelas kaca di meja samping kasur. Aku mencoba mengakhiri hidupku dengan beling pecahan gelas ini.
Di luar dugaan pria itu menahanku dan merebut pecahan kaca itu dengan tangannya. Dia memeluk tubuhku mengelus keplaku membuatku tenang.
Setelahnya ia memberikan bajuku dan berjalan menjauhiku berbalik membelakangiku.
Setelah selesai aku berpakaian dia berkata padaku
" Aku sudah menolongmu kau hanya perlu membalasnya dengan menjauh dari ku dan anggap ini tak pernah terjadi ku harap kau tak berpikir untuk memintaku menikahimu karena itu tidak mungkin" tegasnya padaku yang membuatku sadar orang yang di depanku ini begitu dingin dan tak berperasaan heh kehangatannya tadi itu hanya ilusiku saja yang entah mengapa membuatku menjadi lepas kendali.
Aku sempat berdebat dengannya hingga kakaku datang dan aku mengetahui semua kebenarannya dia berbeda agama dengan ku. Dan bahkan dia pergi dengan begitu saja.
Aku memutuskan untuk melupakan masa lalu dan memulai hari hariku yang baru. Tidak apa aku pernah dengan banyak orang yang gagal dalam cinta pertamanya jadi aku bukanlah satu satunya.
Cinta pertama pertemuan pertama dan sakin hati yang pertama. Okeh hari hari berjalan dengan lancar seperti biasa sangat biasa.
Sampai saat kakak ku nazira mengajakku ke restoran dan disana aku bertemu lagi dengannya.
Setelah beberapa percakapan dia memintaku memberinya waktu dua bulan untuknya berpikir.
Dia ingin berubah dan bertanggung jawab rasanya perasaan yang sudah terkubur kini tumbuh. Aku hanya berharap perasaan ini tidak begitu dalam jika setelah dua bulan dia tidak memilih untuk berpisah dan mengakhiri semuanya secara damai aku tidak begitu sakit.
Dan bodohnya aku perasaan ini semakin lama semakin dalam. Sampai saat waktu 2 bulan sudah hampir habis ternya aku mengetahui dia orang yang aku cintai mencintai kakak ku.
Memang dari segi mana pun kakak ku lebih cocok denganya. Umurku dengan umurnya terpaut jauh aku hanya perempuan biasa tidak terlalu cantik hanya anak kuliahan.
Kakak ku nazira begitu beruntung di sukai kedua pria. Pria yang ku cintai memiliki sahabat dan sahabatnya juga menyukai kakaku.
Tiba tiba kak nazira memutuskan untuk menikah dengan sahabatnya pria yang kusukai namanya Zhafar dan pria yang ku sukai bernama tristan.
Kak nazira dan kak zhafar menikah dadakan dan tidak di ketahui oleh kak trsitan. Dan setelah pernikahan itu kakak tinggal di rumah suaminya begitu pula aku.
Kak zhafar memiliki keluarga yang baik dan sangat kaya aku bisa tahu hanya dengan melihat rumahnya.
TBC.