The Moon Embraces the Sun (2012)
Pemain utama:
Kim Soo Hyun sebagai Raja Lee Hwon.
Han Ga In sebagai Wol (Heo Yeon Woo).
Jung Il Woo sebagai Pangeran Yang Myung.
Drama Korea The Moon Embrace the Sun memiliki seting cerita pada masa Dinasti Joseon dan memiliki episode sebanyak 20.
Drama Korea ini bercerita tentang seorang raja muda dan tampan yaitu raja Lee Hwon yang jatuh cinta pada seorang peramal kerajaan bernama Wol, dimana nama Wol tersebut diberikan sendiri oleh sang raja padanya. Meskipun Wol hanya seorang peramal, namun kenyataan yang sebenarnya bahwa ia adalah seorang anak bangsawan di era itu.
Ketika keduanya masih remaja, mereka sudah saling mengenal dan memiliki ketertarikan masing-masing. Hingga pada akhirnya, raja Lee Hwon yang kala itu masih remaja diharuskan untuk bisa melakukan pernikahan dengan seorang anak bangsawan sesuai peraturan yang berlaku.
Singkat cerita, pada akhirnya Wol yang kala itu masih memakai nama sebagai Yeon Woo terpilih sebagai calon ratu masa depan setelah melalui proses yang sangat panjang dan ekstrem.
Keduanya sangat bahagia dan berharap bisa bersama selamanya.
Namun naas, sebelum perayaan pernikahannya, Yeon Woo harus mengalami kejadian menyakitkan karena diracuni oleh ibu suri yang sangat menentang pernikahan tersebut. Ia juga harus diusir secara tak hormat dari istana karena dianggap membawa nasib sial bagi kerajaan Joseon.
Yeon Woo yang kala itu masih remaja, harus merasakan sakit diseluruh tubuhnya akibat racun yang sangat berbahaya menggerogoti tubuhnya dengan cepat. Hingga suatu malam, ia harus merenggang nyawa dipelukan ayahnya sendiri.
Kabar meninggalnya calon ratu, langsung menyebar luas diseluruh pelosok negeri dan membuat pangeran Lee Hwon sangat terluka.
Kesedihan datang bertubi-tubi, ketika akhirnya ayah Yeon Woo memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri. Ia merasa sangat bersalah karena telah mengizinkan sang putri kesayangannya untuk mengikuti pemilihan calon ratu tersebut.
Yang sangat memilukan lagi, seharusnya pada hari pernikahan sang calon ratu digantikan oleh orang lain, yang mana ia merupakan keponakan ibu suri yang sangat haus kekuasaan. Berbekal taktik yang sangat licik, membuat semua rencana ibu suri berjalan lancar.
Banyak konflik yang terjadi di drama ini. Mulai dari pembunuhan, peperangan, pengkhianatan serta cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Pembunuhan yang terjadi pada Yeon Woo dan beberapa orang penting lainnya diantaranya adalah paman dari pangeran Lee Hwon yang bernama Iu Seong, anak dari seorang selir dan merupakan adik dari ayahnya yaitu raja Seong Jo, membuat sang ayah sangat tertekan dan dianggap lemah oleh musuh karena dinilai tak sanggup melindungi keluarga kerajaan.
Seperti ayahnya, pangeran Lee Hwon juga memiliki seorang kakak bernama pangeran Yang Myung yang terlahir dari seorang selir. Kakaknya yang kala itu lebih memilih meninggalkan istana dan hidup hebas, jatuh cinta pada Yeon Woo yang merupakan adik dari temannya sendiri.
Namun seperti judulnya, The Moon Embracing The Sun yang memiliki arti bulan (ratu) memeluk matahari (raja) mengisyaratkan, bahwa bulan dan matahari saling melengkapi. Dan menurut kepercayaan istana pada waktu itu, bahwa hanya boleh ada satu matahari dan satu bulan di kerajaan Joseon. Banyak pertikaian yang terjadi antara pangeran Yang Myung dan raja Lee Hwon, meski begitu keduanya selalu saling melindungi.
Yeon Woo yang kala itu telah dianggap meninggal, kembali lagi ke istana ketika ia dewasa. Pada waktu malam hari setelah dikuburkan, jasadnya diambil dan dibawa oleh seorang peramal kerajaan yang ternyata merupakan suruhan ibu suri untuk membunuh calon ratu tersebut. Berpegang pada pesan terakhir sahabatnya, peramal itu hanya memberi racun yang membuat Yeon Woo mati suri. Hal itu ia dilakukan karena masa depan kerjaan Josen yang ia lihat, akan lebih baik dibawah pimpinan Raja Lee Hwon dan Yeon Woo.
Sayangnya, hal tak terduga terjadi. Racun tersebut membuat ingatan Yeon Woo hilang dan sejak saat itu ia tak bisa mengingat masa lalunya. Akhirnya ia diangkat sebagai anak oleh peramal tersebut dan membawanya ke kuil peramal.
Namun, kalau sudah jodoh tak akan kemana, mau dipisahkan seperti apapun tetap akan bersatu kembali.
Lee Hwon yang kata itu telah dewasa dan menggantikan posisi sang ayah menjadi seorang raja, bertemu kembali dengan Yeon Woo di sebuah gubuk tua. Awalnya, raja Lee Hwon sangat terkejut mengira bahwa Yeon Woo adalah "Yeon Woo" miliknya. Namun akibat ingatan yang hilang, Yeon Woo tak mengenalinya.
Namun, kembali lagi seperti perkataanku di atas "kalau sudah jodoh tak akan kemana".
Pada episode ke 15, Yeon Woo mendapatkan ingatannya kembali setelah ia dikurung di Eunwolgak (salah satu rumah di istana). Ketika semua ingatan itu kembali, ia menjadi wanita yang lebih kuat. Dan pada episode selanjutnya, raja Lee Hwon akhirnya mengenali Wol sebagai Yeon Woo. Mendapati kenyataan tersebut, membuat keduanya seketika lengket.
Menjelang episode-episode terakhir, aku tak berhenti menangis. Sangat menguras emosi dan penuh kesedihan. Ketika terjadi peperangan antara kubu raja dan kubu ibu suri, pangeran Yang Myung mengorbankan dirinya demi melindungi sang adik yaitu Raja Lee Hwon. Bisa saja ia membiarkan adiknya meninggal dan menggantikan posisinya sebagai raja dan mendapatkan Yeon Woo walaupun cintanya bertepuk sebelah tangan, namun ia tak ingin membiarkan adiknya terluka sedikitpun. Dan meskipun ia sempat dicap sebagai pengkhianat (pemberontak) pada raja Lee Hwon, namun ia gugur dalam kondisi terhormat.
Drama Korea ini sungguh memiliki tempat teristimewa dihatiku. Aku sudah menontonnya berulang kali namun tak pernah membuatku merasa bosan. Akting yang diberikan oleh semua aktor serta seting latar istana, membuatku terhayut ke dalam ceritanya. Sungguh film ini patut diberikan sepuluh jempol, yang mana akhirnya membuat drama ini memiliki rating tertinggi pada masanya.
Setiap aktor memainkan peran yang sangat epic. Raja Lee Hwon dan Yeon Woo merupakan 2 toko utama yang sangat aku sukai. Selain sangat tampan dan juga cantik, chemistry antar keduanya sangat terasa.
Selain itu, aktor yang memainkan peran ketika mereka berdua masih remaja, yaitu Yeo Jin Goo sebagai raja Lee Hwon kecil dan Kim Yoo Jung sebagai Yeon Woo kecil. Akting keduanya pun tidak bisa dianggap enteng. Diusia yang masih remaja, mereka berdua mampu menyuguhkan peran yang sangat keren diawal-awal episode. Chemistry diantara keduanya pun terasa sangat nyata.
Menurutku, untuk bisa membuat penonton menyukai suatu film atau drama sangat penting adanya chemistry antar kedua toko utama.
Menonton drama ini, juga akan memberikan kita pengetahuan seputar Korea jaman dinasti Joseon. Dinasti Joseon sendiri merupakan dinasti terakhir sebelum Korea menjadi negara republik. Menelaah dari drama ini bahwa ketika dinasti ini masih berjaya, sesungguhnya hampir mirip dengan peraturan-peraturan yang memang ada di jaman Dinasti Joseon kala itu. Misalnya, pelarangan adanya pernikahan untuk gadis-gadis yang berusia sekitar 12-16 tahun ketika akan digelar pernikahan untuk putra mahkota. Selanjutnya, apabila diantara kandidat calon ratu tersebut didapati sesuai kriteria, maka ia akan terpilih menjadi ratu masa depan. Sebaliknya, jikalau kenyataannya bahwa raja menyukai seorang diantara calon kandidat namun sudah terpilih seorang calon ratu, maka ia bisa mengangkat wanita yang disukainya sebagai selir.
Adapun hukuman yang harus diterima oleh mereka yang melakukan kesalahan, seperti hukuman cambuk, hukuman gantung dan hukuman penjara. Hukuman seperti ini sangat umum pada saat jaman dinasti Joseon.
SELESAI
Jadi pesan yang aku dapat setelah menonton drama ini adalah :
"Walaupun terpisah bertahun-tahun atau bahkan ratusan tahun sekalipun, kalau memang berjodoh akan menemukan jalan untuk kembali. Tak peduli sebanyak atau seberat apa rintangan dan halangan yang menghalangi, maka akan selalu menemukan cara untuk bisa bersama"
Drama ini aku beri rating 10/10 🤩
Sangat rekomendasi bagi teman-teman yang menyukai drama berlatar kerajaan.