Reyna Anindya Febriani gadis yang begitu cantik dan cerdas.
Sayangnya, ia tidak memiliki keluarga yang utuh, seperti teman-temannya. Reyna ditinggalkan oleh Mama ( ALMARHUMAH) ketika Reyna berusia 3 tahun, sedangkan kakak' masih duduk di bangku kelas 1 SD.
Reyna memiliki kakak yang begitu istimewa baginya. Ia bernama Reyhan, ia adalah kakak yang begitu baik dan mengerti dengan diriku. Reyhan memiliki sikap yang begitu tegas cerdas dan tampan. Sifat nya sangat cuek dan dingin, teman-teman sekolahnya sampai merasa sebal dengan kak Reyhan, karena jika di ajak bicara ia hanya diam saja. Terutama para perempuan yang selalu mengejar-ngejar kak Reyhan.
Oh ya, selain memiliki kak Reyhan. Reyna juga memiliki 2 Sahabat yang begitu baik dan peduli terhadap Reyna.
Dia adalah Winda Felisha Oktarani dan Salwa Zahra Apriyani.
EPISODE 1
Reyna bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, bersama teman-teman disekitar kompleks rumahnya.
Ketika Reyna sampai di sekolah,kelasnya masih kosong melompong seperti sebuah Kuburan.
Teman-teman ko belum pada berangkat ya? Apa aku yang kepagian ? Atau teman-teman ku yang kesiangan ?
ahh, sudah Reyna jangan dipikirkan mungkin teman-teman masih diperjalanan menuju ke arah sekolah, kan jalanan macet. (Dalam hati Reyna)
Sebagian teman-temannya sudah datang. Reyna menyapa teman-temannya didepan pintu
"Hai teman-teman" celetuk Reyna menyapa teman-temannya.
Beberapa dari mereka menjawab Reyna dengan senyuman yang manis
"Hai juga Reyna" serentak teman-teman yang disapanya.
EPISODE 2
Ketika jam istirahat tiba semua siswa-siswi kegirangan dan senang. Ribut-ribut didepan pintu hanya ingin keluar untuk membeli jajan.
"Ayo keluar, kita beli jajan" Salwa mengajak Reyna dan Winda untuk keluar kelas, membeli sebuah jajanan.
"yooo..." jawab Winda dengan senyuman yang sangat semringah.
" Yuk, ke kantin udah laper nii.." celetuk Reyna.
Sampai membuat 2 Sahabatnya itu kaget. Yang biasanya Reyna diam saja hanya mengikuti sahabatnya, sekarang ia ikut bicara serentak dengan 2 sahabatnya.
Reyna tersenyum manis ketika melihat 2 sahabatnya yang begitu kaget melihat perubahan Reyna.
"Ayo cepetan nanti keburu ngantri di kantinnya" celetuk Reyna.
" yo lah malas ngantri ni.. hehe" serentak Salwa dan Winda.
Mereka berjalan menuju ke kantin yang luas dan indah di sekolah itu.
"Wah ga nyangka udah lama ga masuk sekolah, sekolah udah berubah jadi bagus aja ya" celetuk Winda ketika di jalan.
"Yaps" serentak Salwa dan Reyna.
Jam istirahat pun selesai, semua siswa-siswi kembali ke kelas masing-masing untuk menunggu pelajaran berikutnya meskipun membosankan bagi teman-teman Reyna.
"Oy sekarang pelajaran apa ?" Tanya salah satu seorang teman kelasnya cowo
" PPKn " jawb serentak teman sekelas.
"Malesnya membuat ngantuk ikh." salah satu seorang teman cowo.
" Kaluar we kah jajan haus." Jawab salah satu seorang teman cowo nya yang lain.
"Yo lah" temannya.
Memang PPKn adalah pelajaran yang membuat teman-teman sekelas malas untuk belajar,karena membuat kita ngantuk dan penat.
"Semoga saja PPKn tidak masuk" Winda berdoa.
" Aamiin... " Teman-teman sekelas nya serentak.
Waktu pelajaran sudah habis, siswa-siswi pulang kerumah masing-masing dan mengikuti pelajaran dihari berikutnya.