Saat ini aku sedang menghadiri pernikahan mantanku.
Tadinya aku biasa-biasa saja sebelum datang ke tempat ini, namun saat melihat ia tertawa bahagia dengan wanita pilihannya, entah mengapa hatiku seperti teriris melihat pemandangan itu.
Ku pandangi wajah tampannya dari jauh, masih sama seperti dulu kita pacaran.
Aku menghela nafas, mungkin melupakan serta melepaskannya adalah cara yang terbaik daripada menghancurkan kebahagiaan yang sudah ada.
-Tamat-