The Ghost Likes Me
Tak pernah terbayangkan karna ajakannya, aku bisa mendapatkan kejadian aneh kaya gini. Andai saja waktu itu aku menolak untuk pergi, pasti dirinya tak akan selalu mengikuti seperti ini!
~~~
Jam istirahat pertama, anak" kelasku antusias untuk langsung pergi menuju kantin. Sangat berbeda denganku, waktu seperti ini ku gunakan untuk melakukan hobiku yaitu bermain game. Setiap jam istirahat seperti ini lah, waktu yang tepat untukku fokus bermain karna keadaan kelas yang sepi dan damai tanpa ada yang mengganggu.
Namun entah kenapa orang ini datang dan mengacaukan hari menyalurkan hobiku hari ini.
"Oh ayolah jisungie, temani hyungmu ini". Rengek Jaemin hyung padaku, dia adalah kakel sekaligus hyung ku.
"Buat apa hyung? Jangan buang" waktu ngelakuin hal kaya gitu!!". Tolakku gamau mengikutinya.
"Hah jisungie, ini ga ngebuang waktu. Hyung ngajak kau buat healling sekaligus uji nyali"
"Kau juga pasti bakal bilang seru, kalau malam ini ikut dengan hyung!!".
Hyung mencoba merayu ku sambil meyakinkanku dengan kata 'seru'. Ia tau kalau aku ga akan menolak kalau selalu diperbujuk dengan kata 'keseruan'.
"Jisungie, mau kan nemenin hyung?!"
Huhh~
"Baiklah hyung, akan ku temani" jawab ku dengan wajah datar dan agak males sebenarnya.
"Aha^^, kau tak akan rugi kalau ikut dengan ku malam ini. Yasudah hyung balik kekelas kalau gitu. Semangat belajarnya jisungie ^^". Setelah mendapat jawaban dariku. Akhirnya jaemin hyung pergi _-.
~~~
Walau agak jengkel dan malas menemaninya untuk pergi kerumah tua yang terkenal dengan rumor penampakan vampire dan hantu" apalah itu. Akhirnya dengan terpaksa karna ajakannya itu, aku sampai di tempat ini.
"Huuu benar-benar menakutkan, hawa rumah ini sungguh terasa. Benarkan jisungie?" - Jaemin
"Hmm biasa saja _-. Aku ga ngerasain apapun"
- Jisung
"Haishh kau ini, mungkin karna kau ga peka makanya ga ngerasain apapun 😒" - Jaemin
Hmm!!
"Yasudah ayo kita masuk sekarang!" - Jisung
Aku langsung melenggang masuk kedalam duluan, tanpa peduli dengan hyung.
Eohh
"Kau ga takut?!, Jisungie tunggu!!". Panggil Jaemin hyung.
Padahal awalnya Jaemin hyunglah yang sangat antusias untuk menjelajahi tempat ini. Namun entah kenapa sesampai disini dirikulah yang sangat bersemangat untuk masuk dan berjelajah kedalam. Seperti ada sesuatu yang menarik didalam rumah ini yang membangunkan rasa semangatku.
Hawa dingin yang menusuk sampai tulang memenuhi ruangan didalam rumah kosong ini. Gelap, lembab, dan kotor sungguh pas dengan rumor itu. Makhluk seperti mereka memang suka dengan keadaan seperti ini, ini pun yang kutahu lewat gosip" tentang makhluk halus.
Walau begitu aku adalah orang yang paling tidak percaya tentang hal semacam itu. Bagaimana tidak, menurut ku hal seperti hantu dan vampire hanya ada dicerita fiksi. Cuma orang" bodoh lah yang percaya adanya mereka karna terlalu sering membaca dan menontong kisah mereka. Membenarkan adanya mereka adalah hal mustahil bagiku, tapi karna Jaemin hyung...
Hari ini diriku!!!
Bertemu dengan sosoknya...!
~~~
Kedubrakk...brukk...brukk...
"Huaaaa jisungie apa itu"
Jaemin hyung memeluk ku erat, kala mendengar suara benda berjatuhan entah dimana.
"Akhh hyung lepas, itu cuma kotak yang kesenggol tikus kali" Jawabku asal.
"A-apa iya?!" ia gemetar karna takut.
Hah
Sebenarnya siapa yang ngebawaku kesini, kenapa setelah sampai disini dia malah ketakutan. Mana hal seru yang dia bilang padaku tadi saat ngebujukku. Ini seperti membuang waktuku saja menemaninya ketempat ini.
~~~
Huhh...
"Sungguh berani, dua manusia ini menjelajah tempat ku"
"Mangsa baru tlah datang dan waktunya untuk berganti mainan"
~~~
Ugh...
"Hyung sampai kapan kau terus menempel padaku?!" - Jisung.
Eohh!!
"Maaf jisungie, hyung terlalu takut untuk jauh dari mu. Tempat ini benar" menguras keberanian hyung" - Jaemin.
Hah...
"Kalau begitu, lebih baik kita keluar dari sini"
- Jisung
Ehh?!
"Jangan, kita kesini kan untuk ngevlog. Kita juga belum masuk kedalam tempat itu". - Jaemin
Hm?
"Tempat itu?, maksudnya tempat apa?!" - Jisung
~~~
Ashitt!!
"Gua gblq apa gimana, mau"nya aja disuruh hyung ngeshot ni tempat. Ga ada faedah banget" kesalku kala tau hyung meminta ku untuk masuk sendiri kedalam ruangan yang sangat ia takuti. Walau aku memang ga takut dengan hal itu, tapi setelah memasuki ruangan ini ntah kenapa...
Blamm...!!!
Pintu ruangan itu tertutup keras, kaget?! Tentu siapa yang tak kaget kala mendengar suara keras seperti itu.
"Kamchagi!" - Jisung
Positif thinking saja menurutku itu cuma angin yang berhembus, sehingga pintu itu tertutup sendiri.
Hussshhh~
Angin kencang masuk melalui jendela diruangan itu, tidak dingin namun terasa hangat. Entah kenapa atmosfir seisi ruangan berubah. Aku masih diam dan tak mempedulikan apapun, mencoba ngeshot ruangan itu dan tiba-tiba...
"Oh ayolah kenapa kau ga takut!!" suaranya serak namun terdengar lembut ditelinga ku.
Entah muncul dari mana, namja cantik?! Kulit putih dan berpakaian lusuh. Berdiri dibelakangku dan memandangku dengan tatapan kesal.
"Aaa kamchagi, k-kau?!" untuk kedua kalinya aku kaget.
Huhh~
"Sepetinya kau takut?!" kalimat tanya nya seperti memang menungguku untuk takut!
Hah?!
"Maksudnya? Kau ini siapa, apa kau juga salah satu orang yang mau uji nyali ditempat ini?!"
- Jisung
"Uji nyali?! Heh aku ini..."
Sssttt...
"Kalau kau takut, maka kau boleh ikut bersamaku" kalimat ini tiba" keluar dari mulutku. Dan membuat orang yang ada didepanku merubah ekspresinya.
"Oh benarkah?" tanya nya mencoba meyakinkan.
"Hmm iya, kau bisa ikuti aku dibelakang dan kita jelajahi tempat ini bersama. Sepertinya kau juga datang sendiriankan" - Jisung
"Yaa, jadi aku boleh mengikutimu kan. Apa boleh aku juga mengikutimu pulang" tanyanya sambil tersenyum.
Haahh!!
"Maksudnya..../cup/ uhh!!". Dia mengecup tiba" bibirku dan entah kenapa kepala ku langsung sakit dan pandangan ku "k-kau..." aku langsung jatuh pingsan disana.
Haa
"Kau bisa memanggilku dengan nama Chenle mulai sekarang, karna mulai hari ini jiwa kita bakal terhubung jisungie" ucapnya yang masih bisa aku dengar namun agak samar.
~~~
Ughh...
"Jisungie, kau sudah bangun?!"
"Jaemin hyung!!! Chenle..."
"Siapa?, astaga jisungie maafin hyung udah nyuruh kamu ketempat itu sampai bikin kamu kaya gini"
Huh?
(Apa itu cuma mimpi?, tapi kenapa serasa nyata)
Aku mulai meraba dan mengelus bibirku, karna teringat kejadian itu.
Hmm
"Kau sudah bangun?!" - Chenle
"Kamchagi!" kagetku pelan. "Jadi kau ternyata..." aku melihatnya terbang diatas tubuh Jaemin hyung, seketika napas ini terengah melihat kejadian aneh yang tak bisa dijelaskan dengan kata" ini. "J-jaemin hyung!!"
"Ohh kau sudah terlambat untuk takut, kita udah jadi satu. Aku bakal terus ada disamping mu karna jiwa kau ada jiwaku" - Chenle
"Kau juga akan terbiasa melihatku seperti, jangan takut dan belajarlah terbiasa" senyumnya mencoba menenangkan ku.
~~~
Setelah kejadian itu, kami terus bersama. Benar" bersama, sosoknya mulai memenuhi hariku. Walau tak terlihat orang lain, tapi dia sungguh seperti manusia. Yang mengerti perasaanku dan selalu menemaniku. Kadang aku berpikir kalau dirinya menyukaiku, namun sepertinya malah sebaliknya akulah yang mulai menyukainya. Karna sikapnya lah yang membuatku nyaman. Dan tak dapat dipungkiri juga kalau dirinya bukanlah manusia.
***
Edisi gabut!!
Hanya meminjam visual dan nama
Jangan baper woyy, gua cuma gabut doang bikin ginian. Kalo ga paham gosah dibaca.
By : Derren.Zeyn