"Selamat nona Yura, kau berhasil menjadi wanita paling beruntung di planet ini. Di rumah kamu saat ini, ada kiriman berangkas berisi uang senilai 200 milyar! Dan sebagai bonus, saya Presdir Theo, bersedia menjadi pendaping hidup anda!"
Seorang pria tinggi, tampan menghampiriku langsung ke tempat kerjaku. Aku adalah seorang kasir di sebuah mall terbesar di kotaku. Aku hanya bisa mematung, baru saja pemilik mall tempatku bekerja menjanjikan uang 200 milyar, plus bonus bisa menikahi pria sesempurna Theo.
"Bapak yakin? Kenapa harus saya? Saya bukan IU pak! Apa lagi Suzy! " ucapku sambil menunjuk diriku tidak percaya.
Jujur saja? Bagaimana mungkin? Apa aku menyelamatkan sebuah galaksi sebelumnya? Bagaimana bisa pria muda, tinggi, tampan, mapan, perjaka, wajah tanpa cela dan pesona paripurna mengajakku menikah dan memberiku uang sebanyak ini.
" Ei! Presdir, saya tau saya miskin. Tapi jangan ngeprank saya dongk! "
Theo mempersempit jarak di antara kami. Aku bahkan bisa mencium aroma mint dari parfum ketiaknya.
" Apa kau mempercayai cinta pada pandangan pertama? Yura, kau tahu perbedaan dirimu dengan uang 200 Milyar itu? " bisiknya dengan nada sensual
" T- tidak presdir. Tapi beda saya dengan debu, saya tahu. 100 % identik tanpa cela. " ucapku cepat sambil menggelanglan kepala.
"Uang 200 milyar mungkin mustahil didapat orang-orang halu diluar sana. Tapi bagiku, hal yang paling mustahil adalah menggapai hatimu itu. Aku bukan penghalu, tapi aku dayang untukmu. Jika bersedia, terima aku sebagai suamimi dan akan aku beri hal yang mustahil hanya untukmu... Tai semut misalnya? Bagaimana? "
Aku tidak bisa berkata-kata, Theo langsung menyematkan cincin di jariku. Tidak hanya itu, suara telepon dari ibuku terdengar nyaring. Mungkinkah apa kata Theo benar? Uang serta laki-laki super sempurna didepanku ini hanya milikku seorang?
" Will u marry me, Yura? "
" Yes! Tidak, tidak! Sah! Gasss! "
But,
" Yura! "
" Yura! Udah siang coeng! bangun! "
Aku tiba-tiba terbangun di kamarku. Tanpa sengaja handphone bututku terjatuh dan memperlihatkan foto Cha Eun Woo yang aku yakini sebagai Theo. Tampaknya haluku sudah bernilai 200 milyar
" Aish! Sial, cuma mimpi! "